Menikahi Mafia

Menikahi Mafia
Bersenang-senang


__ADS_3

FOLLOW IG: @LALA_SYALALA13


.


.


.


Sedangkan di tempat lain keluarga Aris sedang bersenang senang dengan uang yang di berikan oleh Brian, mereka sebenarnya ingin menutup informasi tersebut tetapi karena Brandon memberikan penawaran yang tinggi soal uang sehingga mereka tidak bisa menolak untuk tidak mengambil uang tersebut, lagi pula sekarang Sheila juga tidak berada di rumahnya juga jadi tidak akan ada pengaruhnya juga bukan untuk memberikan informasi yang mereka tahu.


"Wah, mama gak nyangka ya pa ternyata anak yang kita ambil waktu itu ternyata memberikan keberuntungan bagi kita, bisa dapet uang sebegitu banyaknya!" ucap Ketty dengan antusias.


Yang mereka tidak tahu adalah siapa orang tua dari Sheila sebenarnya, kalau mereka tahu maka bisa di pastikan mereka akan menyesal karena telah memperlakukan Sheila dengan kejam.


"Iya, ma. Papa juga gak nyangka tapi yang papa bingungin itu siapa sebenarnya orang tua asli dari Sheila yang harus rela membayar kita berjuta-juta dollar hanya untuk mengetahui identitas sang anak yang sudah menikah dengan om-om itu!" ucap Aris dengan penasaran atau lebih tepatnya mengejek Sheila yang mau menikah dengan seorang om-om, iya uncle Steven karena kan mereka belum tahu yang sebenarnya.


"Entah lah pa, udah gak usah di pikirin lebih baik kita bersenang senang hari ini!" pekik Ketty.


Mereka berdua pun memilih untuk menghambur hamburkan uang tersebut dengan membeli banyak barang dan juga menghadiri berbagai acara mewah yang hanya untuk memperlihatkan kasta mereka tanpa mereka sadar bahwa cara itu membuat uang mereka habis terkuras.


"Ma, pa." panggil Maria saat menemui orang tuanya.


"Hai sayang, akhirnya kamu datang juga." sahut Ketty dengan bangganya.


"Ada apa kalian panggil aku ke sini, ini kan tempat mewah memangnya kalian punya uang buat bayar makanan di sini?!" tanya Maria ketar ketir karena kalau tidak bisa membayarnya maka mukanya akan taruh di mana.


"Udah kamu gak usah khawatir soal uang, mama sama papa baru aja dapetin buang segepok," ucap Ketty dengan senangnya membuat Maria mengerenyitkan dahinya.

__ADS_1


"Uang segepok, emangnya dari mana?" tanya Maria.


"Kemarin Brandon anak buah dari tuan Steven dan juga seseorang lagi yang entah siapa, mereka menanyakan soal asal usul Sheila," ucap Ketty.


"Apa! jadi mereka udah tahu tentang asal usul Sheila?!" tanya Maria.


"Iya, mereka sudah tahu semua nya lagi pula hal tersebut tidak ada untungnya buat kita bukan." ucap Ketty.


"Ya udah lah kalau gitu kayaknya hari ini waktunya kita berfoya-foya kan ma, pa!" ucap Maria.


Dasar emang ya keluarga gi*a yang mencari keuntungan dengan berbagai hal bahkan mereka tidak merasa sedih sama sekali karena kehilangan anak mereka yang telah mereka rawat bertahun tahun lamanya hanya karena uang.


Mereka pun memesan makanan termahal di restoran tersebut dan memamerkannya di media sosialnya apa lagi sekarang ini Maria sedang gencar gencarnya berkecimpung di dunia keartisannya, dengan memamerkan kegiatan mewahnya maka bisa di pastikan bakalan banyak teman teman artis yang mempertimbangkan untuk berteman dengan Maria bukan dan itu bisa membuka lebar jalan Maria untuk naik ke atas.


"Ma, pa. Emangnya kalian tahu siapa orang tua kandung dari wanita sok alim itu?" tanya Maria yang penasaran dengan siapa sebenarnya orang tua dari Sheila karena bagiamana pun dia menebak kalau orang tua Sheila sepertinya dari keluarga kaya karena mereka berani membayar orang tuanya dengan berjuta juta dollar.


"Entah tapi tadi papa coba bertanya kayanya sih orang tuanya ternyata sahabat dari tuan Steven," ucap Aris menjawab pertanyaan dari sang anak padahal dia sendiri juga penasaran bagiamana bisa kebetulan sekali Sheila menikah dengan tuan Steven dan ternyata orang tuanya adalah sahabat dari tuan Steven pula.


"Udah gak usah di pikiran lagi tuh anak, lebih baik sekarang kita mencoba untuk berbagai bisnis saja pa karena bisnis kita yang sebelumnya sudah bangkrut kalau kita tidak membuka bisnis baru maka setelah uang ini habis kita tidak akan punya uang lagi," ucap Ketty entah mengapa dia berbicara seperti itu.


"Iya, benar apa kata mama. Kalau begitu papa akan menelepon rekan papa siapa tahu dia mau membantu kita," ucap Aris dan di angguki oleh Ketty.


"Ma, pa. Jangan lupa Maria juga di transfer uang itu," ucap maria.


"Iya, kamu tenang aja sayang nanti pasti papa transfer," ucap aris dengan senyum lembutnya yang hanya ia berikan kepada Maria dan juga Ketty.


Setelah itu mereka pun pulang ke rumah dengan berbagai kantong belanjaan yang mereka beli, entah sudah berapa dollar yang mereka habiskan tetapi bisa di pastikan bahwa mereka sangat senang tapi sebentar lagi juga akan sengsara karena tidak adanya uang lagi.

__ADS_1


Malam harinya di tempat lain Sheila sudah meminum susu hamilnya sebelum tidur, sekarang dia sudah berbaring di tempat tidurnya menunggu sang suami yang tadi izin keluar sebentar namun tak kunjung kembali.


"Sayang, deddy kok gak pulang pulang ya." gumam Sheila bermonolog sendirian tanpa tahu apa yang sedang di lakukan oleh sang suami.


Di sisi lain Brian yang meminta izin pergi sebentar kepada sang istri pun sekarang sudah berada di markas, dia menerima kabar kalau anak buahnya dia erang oleh klan Rajawali dan sekarang berada di rumah sakit dalam kondisi kritis.


"Bagaimana?!" tanya Brian to the point saat dia baru saja sampai.


"Sekarang reksa sedang kritis tuan dan sedang dalam penanganan dokter di sana sudah ada Brandon yang menemani nya, dan untuk siapa penyerang nya bisa di pastikan kalau tidak salah salah satu anak buah dari Jeffry tuan." ucap Aldo yakin 100%.


"Sekarang dia di mana?" ucap Brian sudah sangat marah karena berani beraninya ada yang menyerang anak buahnya.


"Ada di ruang bawah tuan," jawab Aldo, Brian segera turun ke bawah di mana orang tersebut berada.


Ya, anak buahnya tadi berhasil membekuk orang yang telah menyerang anak buahnya dan dia juga sudah bisa mengidentifikasi kan bahkan dia adalah anak buah dari klan Rajawali.


"Oh, jadi ini yang sudah menyerang anak buah klan elang!" ucap Brian dengan seringai kejamnya.


DOR DOR DOR


Tanpa ba-bi-bu Brian langsung menembakkan beberapa tembakan di arah pelaku tersebut yang langsung ambruk di tempat dengan bersimbah darah, bahkan darah nya juga berceceran ke arah lain dan mengenai pakaian Brian namun ia tak perduli karena sekarang yang ingin ia lakukan adalah membalaskan dendam kepada pelaku tersebut karena sudah membuat anak buahnya kritis di rumah sakit.


"Rasakan itu, sudah aku peringatkan kepada tuan mu bahwa siapa saja yang berani menyerang klan elang maka bersiap-siaplah kalian juga akan mati seperti orang itu!" pekik Brian menakut nakuti beberapa tahanan lainnya yang kebetulan menyaksikan secara langsung keberingasan dari Brian yang membu*uh tanpa pandang bulu.


Bersambung..........


HAI READERS SEMUANYA πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹

__ADS_1


GIMANA KABAR KALIAN SEMUANYA SEMOGA TETAP SEHAT SELALU YA😊 JANGAN BOSAN BOSAN UNTUK TERUS PANTENGIN CERITA SHEILA DAN JUGA BRIAN INI YA READERS, MUNGKIN CERITANYA SEDIKIT ANEH TAPI INI HANYALAH KARANGAN CERITA AUTHOR SEMATA YANG MUNGKIN DARI READERS SEKALIAN BEBERAPA TIDAK SESUAI EKSPEKTASI, TAPI AUTHOR MOHON UNTUK TIDAK BERKOMENTAR BURUK TENTANG CERITA AUTHOR INI YA READERS, MEMBERI SARAN DAN KRITIK SANGAT AUTHOR PERBOLEHKAN TETAPI TETAP DENGAN BAHASA YANG SOPAN DAN TIDAK MENYINGGUNG PIHAK LAIN, MOHON KERJA SAMANYA YA READERS SEKALIANπŸ™πŸ™πŸ˜ŠπŸ˜Š


SALAM HANGAT DARI AUTHOR UNTUK READERS SEKALIAN πŸ™πŸ™πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ₯°πŸ₯°β™₯️β™₯️


__ADS_2