
Baby El tumbuh Dnegan aktif bahkan saat ini usianya menginjak usia satu tahun saja dia sudah sangat aktif sudah mulai belajar bicara membuat siapa pun pasti akan terkejut karena setiap ia melihat pistol mainan pasti langsung di rebutnya membuat Sheila sedikit was was takut jika pekerjaan sang deddy akan menurun ke anaknya.
"Sayang, aku takut deh." sahut Sheila saat berada di dada bidang sang suami, sedangkan El sang anak sudah tertidur di kamarnya, waktu waktu seperti ini adalah me time bagi Sheila dan juga Brian yang sudah lama tidak pernah bercengkrama karena Sheila sibuk dengan sang anak dan Brian sibuk dengan pekerjaan nya.
"Takut kenapa hm?" tanya Brian mencoba untuk bertanya ketakutan sang istri.
"Tadi aku kan sama El ke mall terus dia ngelihat mainan pistol pistolan, aku langsung ke sana dan El langsung ngerebut mainan tersebut bri, dia sangat menakutkan sekali bri kayak kamu aku takut kalau nanti El akan jadi seorang mafia juga bri," sahur Sheila sudah meneteskan air matanya takut jika benar benar terjadi.
Sedangkan Brian yang mendengarkan hal itu pun tak kaget lagi, dia sudah bisa menebak kalau sang anak pasti akan memiliki sifat seperti sang deddy, Brian tidak bisa menolak karena bagaimana pun dia juga butuh penerus di dunia mafianya jadi sebisa mungkin Brian akan mengajarkan Elard untuk berlatih menjadi seorang mafia sama seperti sang papi yang dulu mengajarinya bahkan di usianya yang baru saja empat tahun.
"Sayang, dengarkan aku! Kita tak bisa menghilangkan gen dari aku dan juga papa kamu, kami ini anggota mafia jadi pasti Elard memiliki sifat itu jadi kamu tidak akan bisa mengubah hal itu yang harus nya kita lakukan adalah mengendalikan sifat tersebut di mana Elard akan tetap menguasai hal tersebut tetapi kita hanya bisa mengontrol nya saja sama seperti papi yang melakukan nya kepadaku," sahut Brian jujur karena dia tidak ingin sang istri mereka di khianati karena sudah membohonginya.
Sheila memikirkan hal itu karena bagaimana pun yang di ucapkan oleh sang suami adalah benar, dia tidak bisa menghindari fakta tersebut sehingga mau tidak mau Sheila setuju dengan ucapan sang suami bagaimana pun dia ahrus menerima keadaan sang anak bagaimana pun keadaanya bukan.
"Sayang, bagaimana kalau kita mulai mempertimbangkan untuk membuat adik untuk Elard!" sahut Brian menggoda sang istri.
"Ih kamu apaan sih, kita kan sedang membicarakan soal El kenapa malah ngomongin adik buat El sih," sahut Sheila malu mendengar hal tersebut.
__ADS_1
Brian pun mencium kening sang istri menyalurkan rasa rindunya kemudian berganti ke mata dan terakhir ke bibir tipis sang istri, rasanya sangat lama sekali ia tak menikmati menyentuh sang istri dan juga sebaliknya membuat Brian menikmati hal tersebut, tangan nya sudah tak tinggal diam dia sudah menyentuh apa pun yang bisa Brian sentuh membuat Sheila merasakan geli di seluruh tubuhnya.
Dan proses membuat adik buat Elard pun tejadi bahkan sudah beberapa ronde tetapi masih Beluma ada kepuasan dari keduanya mungkin karena sudah lama tak melakukan hubungan suami istri sehingga mereka menyalurkan semua rasa rindu satu dengan yang lainnya, Brian berharap semoga saja akan ada adik untuk Elard karena Brian ingin sekali memiliki banyak anak karena dia tidak mau sang anak merasakan hidup sendirian tanpa saudara seperti nya.
Kebahagiaan tersendiri bagi Brian bisa menikahi seorang gadis baik cantik dan bijaksana yang mau menerima semua kekurangannya bahkan pekerjaan sebagai mafia yang terkenal kejam bahkan sampai sekarang pun Brian masih di juluki sebagai mafia kejam yang tak segan untuk membunuh musuhnya.
Sheila juga merasa sangat bahagia karena bisa menikah dengan seorang yang tampan dan sayang akan dirinya, dia tak pernah menyangka bahwa pernikahan ini akan membawa hidupnya seperti ini, bahkan hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat saat menikahi seorang Brian Albern Ardolph.
Mereka berharap semoga saja kisah cinta mereka bisa selalu terkenang di lubuk semua orang bahkan bisa membuat siapapun tergerak, seorang mafia kejam juga tetap seorang mafia yang akan luluh akan cinta walau pun tetap menjadi mafia tetapi di depan keluarga mereka ialah seorang pria sejati yang hanya mencintai seorang wanita.
Cinta memang indah tetapi ingat bahwa masih banyak orang yang tidak mengerti akan arti cinta karena terlalu lama menunggu hujan mencari jadi mulai mencari arti cinta yang kalian inginkan.
Sama seperti kisah Brian dan Sheila yang mencari cinta tanpa sengaja bahkan karena Sheila mengganti kan sang kakak untuk menikah dia bertemu dengan jodoh nya, serumit itu memang tetapi jodoh siapa yang tahu bukan.
Akhirnya akhir cerita kisah Sheila dan Brian tuntas sudah, dengan berbagai rintangan dan cobaan Merkea berdua lalui membuat cinta mereka menjadi kuat dan tak terpisahkan bahkan saat semua orang ingin menghancurkan nya mereka berdua berusaha untuk tetap bersama.
.
__ADS_1
.
........THE END........
HAI READERS SEMUANYA πππ
AKHIRNYA SEKARANG AUTHOR BERADA DI ENDING CERITA NIH GIMANA SERU GAK YA ENDINGNYA?? AUTHOR MINTA MAAF KALAU ENDING NYA ENGGAK SESUAI DNEGAN KEINGINAN KALIAN KARENA JUJUR INI MEMANG PEMIKIRAN AUTHOR JADI MOHON DI MAKLUMI YA, NANTI PASTI AKAN ADA REVISI JADI DI TUNGGU SAJA GA UNTUK REVISIANNYA.π
JANGAN PULA TERUS DUKUNG AUTHOR YA BIAR AUTHOR SEMANGAT BUAT UPLOAD CERITA BARUππ
UNTUK CERITA SHEILA DAN BRIAN CUKUP SAMPAI DI SINI YA READERS SEMUANYA JADI AUTHOR MOHON MAAF KALAU SELAMA BEBERAPA BULAN DALAM PENAYANGAN CERITA SHEILA DAN BRIAN BANYAK KESALAHAN KETIK DAN JUGA ALUR YANG MUNGKIN MEMBOSANKAN MAKA AUTHOR MINTA MAAF YA.πππ
AUTHOR ADA RENCANA UNTUK MELANJUTKAN CERITA ELARD FREY ARDOLPH ADA HANG SETUJU GAK YA?? NANTI KALAU ADA BANYAK MAKA AKAN AUTHOR PERTIMBANGKAN BUAT KELANJUTAN CERITA ELARD NIH JADI JANGAN LUPA KOMEN YAπ
SEKIAN DULU YA READERS SEMUANYA SEMOGA KITA BISA BERTEMU DI LAIN WAKTU DENGAN SEMANGAT YANG MEMBARA DAN JUGA KESEHATAN YANG MELIMPAH,, BYE SEMUANYA ππ
SALAM HANGAT DARI AUTHOR UNTUK READERS SEMUANYA πππππ₯°π₯° β₯οΈβ₯οΈ
__ADS_1