Menikahi Mafia

Menikahi Mafia
Terbongkar


__ADS_3

"Santai bon, aku di sini hanya untuk mengucapkan selamat saja atas pembukaan resort mu dan juga...." jeda Jeffry dan menuju ke arah Sheila yang masih duduk di kursinya dengan teman temannya dan juga pastinya Laura di sana membuat Brian sedikit ketar ketir akan tingkah Jeffry.


.


.


"Selamat atas pernikahan kalian!" ucap Jeffry saat dia sudah sampai persisi di depan Sheila untungnya saja Laura langsung menghadang tangan Jeffry yang akan menyentuh tangan Sheila juga di sana.


"Oh santai dong, saya di sini hanya ingin mengucapkan selamat atas pernikahan tuan Brian dan juga nona Sheila." ucap Jeffry dengan santainya.


Sedangkan orang orang lainnya yang mendengarkan hal itu pun di buat terkejut atas ucapan Jeffry salah satu pesaing bisnis Ard Company, meskipun perusahaannya tidak sebesar Ard Company tapi perusahaan selalu saja mencoba untuk menjatuhkan perusahaan Brian namun sayangnya karena kekokohan Ard Company sehingga berkali-kali pula Jeffry terjatuh dan akan sudah bangkit lagi, namun juga di dunia mafia maka Jeffry hanya lah seorang yang iri dan dengki dengan kesuksesan orang lain.


"Aldo segera bawa Jeffry pergi!" perintah papi Boni karena sudah merasa sangat geram namun tetapi mencoba untuk menahan Brian karena di sini masih banyak orang takutnya nanti jika Brian tidak bisa meredam emosinya maka situasi bisa kacau apa lagi di sini juga ada Sheila istri Brian yang belum tahu tentang identitas sang suami dan juga keluarga besarnya.


"Bri kamu tahan dulu di sana sudah ada Laura dan juga teman temannya mereka pasti akan menjaga Sheila, sekarang ini kita fokus dulu ke Jeffry dan bawa dia ke markas." sahut papi Boni keluar nada dinginnya menandakan bahwa ia sekarang ini sedang dalam mode mafianya bahkan mami Salma saja takut jika mode kejam sang suami sudah muncul.


"Tapi, Pi." ucap Brian langsung mendapat tatapan tajam dari papi Boni.


Sedangkan Sheila yang rahasianya di bongkar begitu saja hanya bisa terduduk tegang dan tak berani untuk bicara apa pun, semua orang sedang memandangi nya dengan tatapan yang tak bisa diartikan membuat Sheila sedikit ketakutan.


"Sheila, apa yang di ucapkan orang ini beneran?" tanya jovanka yang kebetulan berada di sampingnya namun Sheila lagi lagi diam membisu tak berniat untuk menjawab pertanyaan dari temannya itu.


"Aku bisa jelasin semuanya Mon, jov." sahut Sheila dengan bergetar.


Sedangkan Maya yang melihat situasi buruk itu pun segera menggenggam tangan Sheila dan meminta Laura untuk melindungi mereka karena Maya ingin membawa Sheila menghindar dari ruangan ini, Laura yang juga melihat isyarat dari Brian pun akhirnya melindungi Sheila di belakang tubuhnya sebagai tameng jika ada sesuatu hal.

__ADS_1


"Hai tunggu cantik mau kemana?!" pekik Jeffry saat melihat Sheila sudah akan pergi namun di urungkan karena Aldo dan juga beberapa anak buah klan elang sudah menyeretnya.


Tak terima di perlakukan seperti itu Jeffry pun memberontak hingga salah satu anak buah klan Rajawali menembakkan satu tembakan keras ke arah anak buah klan elang yang untungnya bisa di tepis.


DOR


Suara tembakan itu pun membuat tamu yang lainnya terkejut hingga jongkok di tempat karena suara tembakan tersebut, tak beda halnya dengan Sheila yang juga sangat terkejut hingga ia berteriak.


"Aaaaa!" pekik Sheila dan banyak orang lainnya.


Baku hantam pun tak bisa terelakkan hingga anak buah dari klan Rajawali dan klan elang pun ada yang terluka, bahkan anak buah dari klan Rajawali ada yang tewas di tempat kejadian membuat semua orang ketar ketir.


Sedangkan semua kejadian itu di saksikan oleh Maria dan juga Tiffany yang sedikit terkejut akan kehadiran Jeffry di sana karena pasalnya Tiffany meminta pertolongan dari Jeffry yaitu untuk menyewakan satu atau dua bodyguard nya untuk melakukan hubungan se*s karena rencana awalnya adalah ingin menjebak Sheila di tempat paling kotor namun ternyata gagal dan ternyata mereka malah mendapat kejutan lainnya yaitu di mana mereka juga baru mengetahui tentang Sheila adalah istri dari Brian dan selama ini berarti mereka terkecoh karena mengira bahwa Sheila adalah istri dari tuan Steven.


"Jadi selama ini kita udah salah mengartikan, ternyata Sheila itu istri dari pak Brian!" ucap Tiffany tak percaya.


Rasanya Maria sangat marah karena gara-gara Sheila dia harus batal menikah dengan Brian dan malah harus susah payah untuk membalas dendam kan perasaannya.


Untungnya saja anak buah Brian berhasil membawa Jeffry yang sudah tertembak kakinya keluar dari ruangan tersebut dengan paksaan dan juga dengan sedikit pukulan, Jeffry memang tidak sekuat dulu, mungkin karena faktor usia membuatnya tidak terlalu bugar dan juga jangan lupa dengan bodyguard Brian yang lebih banyak sehingga bisa mengepung anak buah dari klan Rajawali meski pun ada beberapa yang bisa melarikan diri namun selama bos mereka sudah berada di tangan klan elang maka bisa dipastikan hidup mereka juga akan segera tamat sepeti bos mereka.


Setelah ballroom terasa aman tamu undangan semuanya pun di persilahkan untuk pulang karena memang acara sudah selesai dan mereka juga sebenarnya tadi ingin pulang tetapi malah di tahan oleh anak buah Rajawali tadi, namun sebelum pergi semua tamu dilarang untuk menyebarkan semuanya jika sampai ada berita tentang kejadian buruk malam ini maka bisa di pastikan hidup mereka tidak akan tenang begitulah ancam dari klan elang dan semua orang pun menurutinya karena mereka juga sangat ketakutan akan kejadian tadi.


Sedangkan Sheila sedang jongkok di pojokan dengan Maya yang terus memeganginya dan juga Laura yang terus melindungi Sheila sehingga orang orang yang pada melihat Sheila pun tidak bisa melihat Sheila dengan jelas, Aldo segera memerintahkan semua tamu untuk keluar dan membiarkan keluarga Ardolph berada di sana namun entah mengapa Monica dan jovanka ternyata juga ada di sana karena ikut melindungi Sheila tadi.


"Sayang!" pekik Brian saat ruangan sudah kosong dan dia berlari menuju ke arah sang istri dan segera menanyakan keadaannya.

__ADS_1


"Sayang, kamu gak papa kan? Apa ada yang sakit?!" tanya Brian terus dan mengecek keadaan sang istri.


"Aku gak papa kok," ucap Sheila dengan badan sedikit lemah karena mungkin dia terkejut akan kejadian tadi.


"Sayang, kamu gak papa kan?" sekarang mami Salma lah yang merasa khawatir dengan sang menantu.


"Sheila gak papa kok mi." ucap Sheila.


Kemudian Brian pun membawa Sheila ke kamar hotel di mana keluarga Ardolph sudah mengosongkan semuanya, Brian mengendong Sheila ala bridal style keluar dari ruangan.


Sedangkan Monica dan jovanka hanya saling berpandangan saja karena merasa tak mengerti dengan situasi sekarang ini yang semakin tak karuan.


Maya yang melihat kebingungan dari teman teman sahabatnya itu pun mencoba menenangkan mereka berdua.


"Kalian tenaga aja Sheila pasti bakalan ngejawab kalian semuanya jadi tolong jangan berfikir negatif dulu sama Sheila ya," ucap Maya memohon dan hanya di angguki saja oleh mereka berdua.


Sheila masih terbengong tak percaya ternyata semua rahasianya sudah terbongkar dengan mudahnya, apa lagi semuanya terbongkar di depan banyak orang, dia sudah tidak tahu lagi bagiamana nanti nasib nya di kantor tetapi karena kejadian ini sudah terjadi ya sudah lah lebih baik di jalani saja, begitu lah fikir Sheila dalam gendongan sang suami sambil menghirup aroma wangi tubuh sang suami membuat Sheila merasa lebih tenang lagi.


.


.


Bersambung..........


HAI READERS SEMUANYA 👋👋👋

__ADS_1


MAAF YA MUNGKIN CERITANYA AGAK SEDIKIT NGAWUR JADI MAKLUMI SAJA YA KALAU ADA KESALAHAN ATAU PUN PENEMPATAN KATA HANG KURANG PAS YA🙏🙏😊


SALAM HANGAT DARI AUTHOR 🙏🙏😊😊🥰🥰♥️♥️


__ADS_2