Menikahi Mafia

Menikahi Mafia
Asal Usul


__ADS_3

Pagi harinya Sheila berangkat ke kantor sendirian karena Brian bilang ada meeting penting di luar dengan karyawan padahal dia harus segera ke markas karena Aldo menelpon nya tadi saat Sheila sedang mandi.


"Ada apa?" tanya Brian to the point saat dia baru saja sampai dengan yoga di sampingnya.


"Tuan, Jeffry seperti nya dia tahu kalau kita sengaja mencari keberadaan anak dari tuan Bastian!" sahut Aldo.


"Bagaimana bisa?!" tanya Brian sedikit frustasi karena jika Jeffry tahu maka usahanya yang ia lakukan beberapa bulan ini akan sia-sia saja bukan.


"Kami juga tidak tahu tapi sepertinya saat ke Jepang waktu itu mereka sepetinya sudah mencurigai kita karena Martin memberikan kita petunjuk dan juga orang yang pernah memberikan kita foto anak dari tuan Bastian," sahut Aldo.


"Foto?!" ucap Brian yang baru mengingat soal foto yang di berikan oleh orang yang membawa anak uncle Bastian waktu itu setelah mereka pergi dari Jepang.


"Iya, tuan." ucap Aldo dengan memberikan foto tersebut, di mana di sana ada foto anak uncle Bastian namun yang membuat Brian salah fokus ialah kalung yang di pakai oleh bocah tersebut yang sangat Brian ingat, itu adalah kalung yang sama persis dengan kalung yang kemarin yang ia temukan di laci kamarnya bukan di mana itu adalah milik sang istri.


"Sebentar!" ucap Brian sambil memegang foto tersebut.


"Ada apa tuan?" tanya yoga yang melihat bos nya itu sangat terlalu menghayati dalam melihat foto kalung tersebut.


"Kamu bilang kalau ini adalah petunjuk untuk menemukan anak dari tuan Bastian?!" tanya Brian dan di angguki oleh Aldo.


"Aldo, yoga seperti nya aku baru saja melihat kalung yang sama seperti ini kemarin," ucap Brian membuat yoga dan Aldo pun terkejut pasalnya meskipun sebagai bahan pencarian namun susah untuk mencari kalung tersebut ia kalau masih di tempat yang tepat tapi bagiamana kalau harus berada di tangan orang yang salah.

__ADS_1


"Kalau boleh tahu siapa ya tuan?" tanya Aldo.


"Sheila," ucap Brian dengan percaya, dia mencoba untuk menyingkronkan otaknya agar berfungsi dengan baik karena ini mempertaruhkan klan mafianya dan juga persahabatan antara papi nya dan juga uncle Bastian.


Brian pun mencoba menyusun beberapa puzzle yang berada di otaknya tentang sang istri, dia menjadi sangat penasaran dengan asal usul sang istri yang memang jarang Brian tahu.


"Yoga segera cari asal usul Sheila dengan lengkap, saya mau hari ini juga semua informasi nya sudah terkumpul," sahut Brian kemudian dia pun pergi meninggalkan markas menuju ke mansion uncle Steven, dia ingin sekali menanyakan soal hidup sang istri sebelumnya yang pasti uncle Steven tahu lebih banyak karena yang melihat pertama kali adalah uncle Steven.


"Hai, bri. Ada apa?" tanya uncle Steven saat tahu Brian datang ke mansionnya.


"Uncle, aku mau tahu kehidupan Sheila sebelumnya," ucap Brian dengan tegas.


"Maksudnya." tanya uncle Steven sedikit bingung dengan ucapan mendadak sang ponakan.


"Ada apa emangnya, kenapa ku sangat penasaran bri padahal dari waktu kalian menikah semuanya biasa biasa aja, apa kah ada masalah bri?"


"Enggak uncle,Brian hanya merasa ada sesuatu hal yang aneh di Sheila." sahut Brian.


"Apa itu?"


"Brian menebak kalau Sheila adalah anak dari uncle Bastian tapi Brian belum bisa memastikan jadi uncle tolong kerja samanya ya," sahut Brian membuat uncle Steven sedikit terkejut bagaimana bisa Sheila menjadi anak dari Bastian sahabatnya dan juga sahabat dari adiknya itu.

__ADS_1


"Oke, akan uncle ceritakan bagaimana uncle bisa memilih Sheila menjadi istri mu," sahut uncle Steven.


Uncle Steven pun menceritakan kejadian awal saat ia mengunjungi rumah Aris Angkasa untuk menagih hutang mereka namun saat itu kamu sedang kesusahan dengan permintaan mami mu soal menikah Andi entah mengapa uncle punya ide gila untuk mencari jodoh di rumah tersebut karena sepengetahuan uncle di sana aris memiliki anak perempuan yang umurnya tak jauh berbeda namun uncle tak tahu kalau ternyata Aris memiliki dua anak perempuan karena dari foto yang berada di ruang tamu foto istri mu sama sekali tidak ada dan hanya ada foto sang kak, dan setelah uncle selidiki ternyata kamu tahu sendiri bukan kalau Sheila di perlakukan sangat tidak adil, dari mulai dia di perlakukan seperti pembantu hingga dia yang harus menggantikan kakaknya yang kabur untuk menikah dari sini pun kita bisa tahu mengapa mereka di perlakukan berbeda sekali kalau memang mereka kakak beradik kandung bukan kah seharusnya kasih yang diberikan sama, tapi kalau melihat dari kejadian Sheila ini sepertinya tebakan kamu benar bri," sahut uncle Steven.


"Brian berdoa semua benar uncle, kamu begitu Brian pamit dulu uncle karena Brian sudah menyuruh yoga untuk menyelidik lagi tenang hal ini," sahut Brian.


"Oke, uncle doakan semuanya saja semua ini benar adanya," ucap uncle Steven dan di angguki oleh Brian.


Setelah itu Brian pun pergi meninggalkan mansion uncle Steven dan kembali ke markas untuk menerima informasi yang sudah di dapatkan oleh yoga dan Aldo juga ikut membantu yoga mencari informasi agar semuanya segera terselesaikan.


Tak lama yoga dan Aldo pun sampai saat Brian juga baru saja masuk ke dalam ruangan tersebut, yoga dan Aldo sudah mencari semua informasi yang dibutuhkan bahkan mereka sampai harus bekerja sama dengan Brandon anak buah dari tuan Steven untuk meminta informasi kepada keluarga Aris Angkasa dan juga informasi yang sebenarnya dengan memberikan beberapa jumlah uang, orang seperti mereka cukup kasih uang saja maka mulutnya akan berbicara.


"Bagaimana?" tanya Brian to the point.


"Tadi kami sudah ke orang tua nona muda dan mereka memang mengatakan bahwa nona muda sebenarnya bukan lah anak mereka, mereka membawa nona muda karena mereka ini mencari anak yang bisa di manfaatkan seperti seorang pembantu dan juga karena dulu Aris dan juga Ketty menginginkan seorang anak lagi namun tidak bisa karena sang istri dinyatakan tidak akan pernah bisa hamil lagi sehingga mereka memilih untuk mengadopsi anak dan ternyata di beberapa tahun anak yang di adopsi tersebut mencuri perhatian banyak orang dan parasnya mengalahkan sang kakak sehingga anak tersebut pun dibenci oleh orang tuanya dan juga sang kakak dan anak itu adalah nona muda tuan." ucap yoga menjelaskan panjang lebar dengan brain yang terus melihat ke sebuah kertas di mana semua informasi di muat.


"Kalian sudah bekerja keras, untuk foto ini biar saya bawa dan kalian kembali bekerja saja. Yoga kamu segera ke kantor saya akan berada di markas untuk mengawasi pergerakan Jeffry yang sepertinya sebentar lagi dia akan melakukan penyerangan kepada markas elang karena dia tahu kalau kita sedang membantu mencari keberadaan anak dari uncle Bastian," shut Brian dan di angguki oleh yoga.


Setelah itu yoga pun kembali ke kantor dengan Sheila yang terus bertanya-tanya mengapa sang suami tidak ikut dengannya namun yoga menjawab bahwa Brian sedang ada urusan di luar dengan klien dna mungkin sore saat pulang kantor dia baru kembali langsung ke mansion.


Sore harinya Brian pun memilih untuk kembali pulang dengan Sheila yang pastinya udah balik terlebih dahulu, Brian membawa foto tersebut untuk memastikan kepada sang istri bahwa anak kecil dalam foto tersebut adalah dirinya dan semoga saja semuanya akan segera terungkap dengan nyata.

__ADS_1


Bersambung..........


__ADS_2