Most Wanted School

Most Wanted School
Nonton Bareng


__ADS_3

Sementara di Vila Revan, terdengar suara yang begitu bising. Itu adalah suara tv, setelah melihat bintang di roof top Revan segera mengajak Ziva masuk ke dalam Vila. Karna cuaca yang mulai dingin, dan seperti nya akan turun hujan. Ziva belum ingin tidur karena suasana hati nya belum terlalu stabil. Jadi Revan memutuskan untuk mengajak Ziva menonton film di ruang tengah.


"Waahhhh.... Tuh kan tuhhhh kannn... Aaaaa..." Rengek Ziva sembari mengintip dari sela sela jari nya.


Ya Ziva sedang menutup kedua mata nya dengan telapak tangan nya. Ia sendiri yang tadi ngotot ingin nonton film horor. Tapi malah dia sendiri yang merengek ketakutan kala hantu nya muncul di layar. Sementara Revan hanya tersenyum geli melihat tingkah menggemaskan dari Ziva itu. Ia tak menyangka seorang Ziva, Queen Warrior yang gak kenal takut menghadapi masalah tapi sekarang malah menjerit waktu melihat hantu di film.


"Hahahaha, Lo aneh banget deh Zi!! Lu yang minta nonton film horor, eh malah Lo yang ketakutan!!" Kekeh Revan melihat Ziva yang masih menyembunyikan wajah nya di balik sela sela jari nya.


"Issshhh, ya kan seru tegang tegang gitu!!" Timpal Ziva sembari menurunkan telapak tangan nya dan menatap Revan.


"Hahahaha seru!! Terus kenapa dari tadi teriak teriak!! Ehem ehemmnz gimana ya!! aaaaaa... Tuh setan sialan, aaaaaa... kenapa muncul di situ... yaaakkkk!!" Seru Revan sembari menirukan suara teriakan Ziva.


Ziva yang merasa malu pun memukul bahu Revan. Ia kesal karena sedari tadi Revan terus saja menggoda nya. Sedangkan Revan yang di pukul justru tambah tertawa terpingkal pingkal. Ia memegangi perut nya yang sakit akibat terlalu banyak tertawa.


"issshhh ngeselin lu!!" Tukas Ziva memanyunkan bibir nya.


"ah ciee cieee ngambek nih Yee!!" Ledek Revan sembari menoel dagu Ziva.


"Aaaaa... Revan...." Rengek Ziva sembari memukul Revan dengan bantal sofa yang ada di samping nya.


Revan pun hanya bisa tertawa mendapat perlakuan seperti itu dari Ziva. Dalam hati nya, ia sangat senang setidak nya pikiran Ziva sudah teralihkan. Tugas ia sekarang hanya menjaga agar kondisi nya tetap stabil. Ia akan melakukan segala cara agar Ziva melupakan apa yang tadi menyakiti nya. Jujur Revan tak sanggup melihat air mata mengalir di pipi gadis pujaan hati nya itu.


"Dah abis!!" Seru Revan saat hendak mengambil minuman soda di meja.


Ya sembari menonton film mereka menyiapkan beberapa keripik dan Snack lain nya untuk menemani mereka. Tak lupa Revan juga menyiapkan dua kaleng minuman soda. Tapi ternyata masih kurang, ia melirik ke arah Ziva. Ya seperti nya minuman soda itu benar benar ampuh untuk menenangkan suasana hati nya.


Itu lebih baik bukan, minuman soda itu halal dan tidak membuat mabuk mau minum lebih dari dua botol pun. Karna tidak mengandung alkohol dan hanya soda rasa lemon lime. Revan pun hendak berdiri untuk beranjak ke dapur.


"Lo mau kemana??" Tanya Ziva saat melihat Revan berdiri.

__ADS_1


"Ngambil minuman lagi!!" Seru Revan.


"Yang dingin ya!!" Sahut Ziva.


"Oh ya, sama bawain apel ya!!" Tambah Ziva yang di balas senyuman oleh Revan.


"Gak papa nih, di tinggal??" Tanya Revan.


"Gak, udah gak ada tuh hantu nya!!" Seru Ziva yang asyik menonton film.


Revan tersenyum dan segera beranjak ke dapur. Sampai di dapur ia mengambil beberapa buah apel dari kulkas, menaruh nya kedalam wadah plastik sedang. Tak lupa ia juga mengambil beberapa kaleng minuman soda dari kulkas. Ia menaruh semua itu dalam nampan besar dan kemudian membawa nya kembali ke ruang tengah.


Ziva yang mendengar suara langkah kaki, segera menengok. Ia tersenyum melihat Revan membawakan apa yang ia mau. Revan segera menaruh nampan itu di meja. Tanpa basa basi Ziva langsung mengambil sebuah apel dan memakan nya. Revan terkikik geli melihat tingkah Ziva seperti anak kecil yang di beri jajanan. Revan mengambil sekaleng minuman soda dan membuka nya.


"Nih!!" Seru Revan sembari menyerahkan minuman soda yang sudah ia buka.


Dengan senang hati Ziva menegak minuman soda itu. Ia memang pecinta minuman soda terutama yang rasa lemon lime ini. Setelah itu ia menaruh kaleng minuman nya di hadapan nya, kemudian kembali fokus pada film yang ia tonton sembari sesekali memakan apel di tangan nya. Revan pun sama ia meneguk minuman soda itu dan menaruh nya kembali. Beda nya ia memakan keripik singkong sebagai cemilan nya.


"Dah gak ada lagi hantu nya??" Tanya Revan.


"Belom... Nanti ada lagi mungkin!! Nih lagi cerita nya!!" Sahut Ziva yang masih fokus pada film di hadapan nya.


Revan hanya mengangguk, ia kembali menegak minuman nya. Bukan nya fokus menonton Revan malah lebih fokus melihat ke arah Ziva. Ia memperhatikan setiap gerak gerik gadis pujaan hati nya itu. Ia bahkan tak berkedip melihat wajah Ziva yang sedang tertawa. Karena film horor yang ia tonton juga terdapat berbagai adegan yang lucu menurut nya. Revan terus memperhatikan Ziva sembari meminum minuman soda nya. Sampai ia tak sadar sejak kapan minuman kaleng nya kosong.


Saat hendak meminum nya lagi, namun Revan tak lagi merasakan dingin nya soda menyentuh mulut nya. Ia mengernyitkan dahi nya, ia terkekeh sendiri melihat kaleng nya sudah kosong.


"Gue bener bener gila karna Lo Zi!!" Batin Revan.


"Lo kenapa??" Tanya Ziva karna Revan tiba tiba terkekeh.

__ADS_1


"Ah? Hm?? Itu film nya agak lucu ya!!" Ujar Revan sembari menggaruk belakang kepala nya.


Ziva hanya mengangguk dan kembali melanjutkan acara menonton nya. Ia kembali meneguk minuman soda nya, namun saat asyik minum justru hantu nya tiba tiba muncul di layar. Itu membuat nya sedikit tersedak.


"Uhukkk uhuukk uhuukk..." Ziva sampai terbatuk batuk.


Revan yang khawatir langsung memijit leher belakang Ziva. Tak lupa ia menyerahkan air putih, yang dari awal memang sudah ada di meja itu. Ziva meneguk air itu hingga tandas.


"Ahhhh" Lega Ziva.


"Thanks" Seru Ziva tersenyum ke arah Revan.


"Pelan pelan Zi!! Gak ada yang rebutan sama Lo!!" Goda Revan sembari terkekeh.


"Duhhh, bukan salah gue!! Salahin tuh setan nya ngapain nongol tiba tiba!!" Seru Ziva sembari mengerucut kan bibir nya.


"Hahahaha!! Duhhh emmeezzz banget sih!!" Seru Revan sembari mencubit kedua pipi Ziva.


"Reeevaannn..." Rengek Ziva tak terima Revan terus saja menggoda nya.


"Abis nya Lo gemesin banget sih!!" Kekeh Revan.


"AU ah!!" Seru Ziva memalingkan wajah nya ke arah lain.


"Ulu ulu... My Queen ngambek nih!!" Ledek Revan.


"Vaaannnnn...." Kesal Ziva karna terus terusan di ledek oleh Revan.


"Hahahaha oke oke!! Gak lagi!!" Tawa Revan sembari mengusap pinggir mata nya yang mengeluarkan air saking ia tak tahan melihat ekspresi menggemaskan dari wajah gadis pujaan hati nya itu.

__ADS_1


__ADS_2