
Di sebuah hutan terlihat beberapa orang sedang menyusuri setiap sudut di sana. Matahari semakin naik ke atas singgasana nya membuat suasana hutan menjadi semakin terik. Keringat yang memgucuri dahi mereka, tak menghalangi langkah mereka sedikit pun. Mereka tetap melanjutkan perjalanan mereka dengan harapan segera menemukan pentunjuk. Sekecil apapun itu!!
"Istirahat dulu Vid!!" Seru Reynan.
"Tapi..."
"Kasian yang lain, mereka pasti dah capek banget!! Kita makan dulu, kumpulin tenaga baru lanjutin pencarian!!" Ujar Reynan berusaha membujuk David.
"Oke!!" Dengan berat hati David pun menuruti yang di katakan oleh Reynan karna ia tidak bisa egois.
"Guys, istirahat dulu!!" Teriak Reynan yang membuat anggota Warrior lain nya berhenti dan berkumpul di sana.
"Vid, bagiin bekal nya!!" Seru Reynan.
Kemudian David pun membagikan bekal yang mereka bawa, mereka pun dengan segera memakan makanan mereka.
"Udah Vid, lu tenang aja!! Bang Rega pasti baik baik aja!!" Seru salah satu anggota Warrior yang melihat David hanya mengaduk ngaduk makanan nya saja.
"Iya Vid, lo harus semangat donk!! Biar kita semua juga ikut semangat!!" Seru anggota Warrior yang lain.
"Iya, makan gih lo butuh tenaga extra buat teriak lebih kenceng!!" Kekeh Reynan mencoba mencair kan suasana.
"Nah bener tuh bang!! Ya kali ntar teriiak nya gini.... Bang... Reeeeegaaaaa" Seru alah seorang anggota Warrior yang di akhir nya ia memanggil nama Rega dengan nada mendayu dayu.
Hal itu spontan membuat yang lain nya tertawa tak tertahan begitu pun David yang tak mampu menahan senyum nya.
"Iya, ya kali ntar di sangka bang Rega penunggu nih hutan jadi ngabur dia bukan nya mau di tolongin" Ujar anggota Warrior lain.
"Iya, pasti gini inih.... Hiii tuh suara apaan!! Gak mungkin orang kan?? kabur lah!!" Seru nya dengan nada yang di buat buat yang membuat anggota lain nya kembali tertawa.
"Setan kali ah!!" Tawa Reynan.
"Mana ada bang Rega gitu woyyy hahahha.." Seru anggota Warrior lain di sela tawa nya.
"Yah bisa a kan... Oh ya lu dah nyari di batu yang lumutan belum!!" Tanya nya tiba tiba.
"Hah?? Batu lumutan??" Ujar Reynan bingung yang lain nya pun sama ikut menoleh ke arah orang itu karna bingung.
"Iya, siapa tau kan bang Rega ada disitu!!" Seru orang itu menatap serius yang lain.
"Iya tapi kenapa malah bahas batu lumutan??" Tanya Reynan penasaran.
"Ya ntar tiba tiba bang Rega nongol dari balik tuh batu, woyy lumutan gua maen petak umpet sama lu pada!!" Ujar nya dengan nada serius.
"hah?" Beberapa detik mereka mencoba mencerna ucapan orang itu, dan di detik berikut nya.
"Aannjjjaayyyy!! Gua kira beneran..." Seru Reynan menepuk jidat nya.
__ADS_1
"Hahaha frik lu ah..." Timpal anggota Warrior yang lain.
"Yah dari pada serius serius amat kan wee!!" Seru nya menampilkanderetan gigi nya.
"Eh aku ada lagu nih mau denger kagak!!" Seru anggota lain secara tiba tiba.
"Lu mau nanyi??" Tanya David.
"Boleh, hiburan sebelum melanjutkan ekspedisi!!" Seru orang itu.
"Boleh!!" Ujar Reynan.
Mereka sudah menghabiskan makanan masing masing jadi mereka memilih untuk merehatkan tubuh mereka sebentar.
"Oke karna kagak ada gitar, cuma ada kaleng nih gua isiin batu dulu biar bunyi!" Seru orang itu.
"Hah harus banget yah??" Tanya David penasaran dengan apa yang sebenarnya ingin di lakukan oleh temen satu genk nya inj.
"Kreng... kreng... Nah dah nih" Terdengar suara kaleng yang cukup nyaring.
"Oke, kreng lreng kreng kreng,, kreeengg..." Terdengar suara alunan musik yang mulai bersenandung (Anggap aja nada nya sama kayak lagu koi mil gaya, yang lagu india itu lho).
"Minjem duit paling bisa....." Ia mulai bernyanyi, tiba tiba di lanjut oleh anggota yang lain.
"kalo di tagih, marahan dia....."
"Sifat manusia aaaaaa..." Terjadi lah sahut menyahut bernyanyi di antara kedua orang itu.
Sedangkan yang lain nya, malah melongo karna lagu yang di nyanyikan kedua orang ini. Ada pula yang justru malah ikut berjoget ria meramaikan suasana.
"Aaasssekkk lanjotttt!!" Seru anggota yang berjoget.
"Banyak utang di mana mana...." mereka kembali melanjutkan lagu nya dengan beriringan.
"Sampe miskin, jualin banda...." Sekarang Reynan pun ikutan ketularan somplak nya, ia ikut berjoget sambil duduk.
"Itu udah biasa... itu udah biasa..... "
"Sifat manusiaa aaaa...."
"Tarekkk mang!!" Seru Anggota yang lain.
"Miskin banyak gaya....." Reynan pun semakin gencar berjoget ria, sedangkan David dan anggota yang lain sudah tertawa jumpalitan.
"Miskin banyak gaya...." Yang nyanyi malah makin semangat.
"Tidak tau malu...."
__ADS_1
"Ohhh tidak tau malu...."
"Miskin banyak gaya aaa...."
"Banyak gaya lu....."
"Gaya.... gaya..."
"Banyak gaya lu...."
"gaya... gaya...."
"Miskin banyak gaya........"
"Oke oke terima kasih antusiasme nya, cinta kalian adalah penyemangat bagi ku...." Dengan bangga ia berkata seperti itu.
Sedangkan David yang awal nya masih sedih seketika ia sekarang tertawa sampai terjungkal. Bahkan Reynan yang biasa nya kalem menjadi celamitan, yang lain nya pun tak kuasa menahan tawa nya.
"Gila lu! Hahhaha dapet inspirasi dari mana hahhahaha..." Ujar salah seorang anggota Warrior di sela tawa nya.
"Dari warga +62" Ia kembali menunjukkan deretan gigi nya.
"Dan para penghutang yang lebih galak dari yang di utangin!!" Seru temen bernyanyi nya tadi.
Pernyataan itu membuat anggota Warrior yang lain nya semakin tertawa jumpalitan. Bisa bisa nya di situasi yang begini malah tercipta lagu begitu an. Yah di kira kan lagu sendu atau semangat perjuangan gitu. Eh malah ngomongin utang piutanv dan sindir menyindir. Gimana gak senam perut tuh pada yang denger, mana ekspresi nya dapet banget lagi yang nyanyi. Makin sakit tuh perut karna kebanyakan ketawa.
"Somplak lu pada!!" Ujar Reynan yang kemudian lanjut tertawa.
"Lah emang lu kagak!! Perasaan yang paling heboh tadi ahahahah" Seru David kemudian kembali tertawa.
"Eh iya juga yah..."
Peristirahatan mereka pun berakhir dengan tawa mereka yang meledak akibat tingkah laku absurd dari dua anggota mereka sendiri. Sampai sekarang pun mereka masih sulitmenghentikan tawa nya. Bahkan beberapa dari mereka sampai mengeluarkan air mata.
"Udah udah, tawa mulu lu!!" Seru orang itu.
"Lhah , gara gara elu sommplaakk!!" Kekeh Reynan.
"Ya biar kagak tegang wee!!" Sahut nya.
"Kagak tegang sih kagak tegang, tapi nih perut yang jadi tegang karna kebanyakan senam..." Ujar David sembari memegangi perut nya yang sudah keram karna kebanyakan ketawa.
"Hehe mangap mangap..." Seru nya.
"Lu kate ikan, mangap mangap'''" Pernyataan dari Reynan sontak mengundang gelak tawa kembali.
Suasana hening dan tegang seketika menjadi mencair dengan ada nya mereka.
__ADS_1