Most Wanted School

Most Wanted School
Terungkap


__ADS_3

Randi mengangkat hp nya dan langsung menelpon seseorang.


"Lo bisa lakuin sekarang!!" Seru Revan.


Dengan secepat kilat, banyak siswa dan siswi yang sedang memegang hp mereka menjadi gempar.


"Wahhh... Ya ampun!!"


"Iyuhhh jijik banget!!"


"Yakkkk nih orang gila banget!!!"


"Dih, cantik cantik minus!!"


"Iyuhhh di pikir cuma sombong doank ehhh minus akhlak juga ternyata..."


"Dih jauh jauh yuk takut ketularan, jangan jangan dah ada penyakit aneh iyuhhh"


Seketika satu sekolah menjadi ladang pergunjingan. Wah heboh banget!! Ini karna baru saja IP tak di kenal mengunggah sebuah postingan di web sekolah. Yang isi nya sebuah foto dan video tak pantas seorang gadis yang sangat terkenal di sekolah mereka.


Ya siapa lagi kalau bukan Jessy, duh semua siswi menatap nya jijik. Bahkan para siswa laki laki pun ikut menjauh dari nya. Jessy dan antek antek nya menjadi bingung kenapa seolah mereka yang sedang di bicarakan.


"Ehh, apa Lo liat liat!! Gak pernah liat cewek cantik!!" Teriak Maurin pada sekelompok siswa laki laki yang memandang mereka dengan tatapan yang sulit di artikan.


"CK CK... Percuma cantik kalo dah jebol!!" Ledek salah satu siswa di sana, ia adalah Gio Anggota White Eagle.


"Apa Lo bilang??" Maurin mengencangkan suara nya mendengar pernyataan dari Gio.


"Jaga mulut Lo bangsattttt!!" Seru Jessy tak terima.


"Wow santay santay!! Dia cuma bilang apa ada nya kok marah!!" Ledek Vito, ia juga merupakan anggota White Eagle.


"Lo!!"


"Mulut Lo bangsattttt!! kalo gak ada bukti gak usah Ngadi Ngadi !!" Jessy semakin kesal di buat nya.


"Ohh mau bukti!!" Ucap Gio meremehkan.


"Liat aja di web sekolah!!" Tambah Gio.


Secepat kilat Jessy menyambar ponsel nya dan langsung membuka web sekolah.


"Ini... Ini... Gak... ini gak bener... gak..." Teriak Jessy saking terkejut nya melihat foto dan video nya terpampang jelas hanya wajah cowok nya yang di blur.


"Gue... gue di jebak.. gak itu bukan... bukan gue..." Teriak Jessy semakin menjadi jadi.

__ADS_1


"Ya ampun, di kira cuma sombong dan suka bully tapi nyata nya bener bener ******!!" Seru seorang siswi yang berada di dekat mereka.


"Iyuhhh bener bener deh, masa dia di biarin sekolah di sini sih!!"


"Iya, ****** kayak dia mana bisa sekolah di sini!!"


"Usir dia!!"


"Keluarin dia, keluar keluar keluar..."


"Pelacur gak pantes di sini, keluar!!!"


"Keluar, keluar, keluar..."


"Brengsek, diemmm!!!" Teriak Jessy.


Angle dan Maurin pun menjauh dari Jessy, mereka benar benar takut terseret juga.


"Heh kalian pikir bisa lolos!!" Seru Ziva mengedipkan mata nya pada Randi.


Ting


Notifikasi kembali masuk di web sekolah, dengan segera seluruh siswa membuka nya. Dan betapa terkejut nya mereka melihat video yang di kirimkan. Di video itu terlihat dua orang gadis yang saling bergumul, melihat hal itu ada beberapa siswi yang hampir muntah karna mual. Dua gadis itu adalah Maurin dan Angle, melihat video mereka ada di web sekolah sungguh tamparan keras di wajah mereka.


"gak... gak... ini editan.. gak..." Teriak Maurin histeris sedangkan Angle sudah jatuh terduduk ia tak tahu harus melakukan apa.


Melihat itu semua membuat suasana hati Ziva sangat senang.


"Ini baru permulaan say!!" Seru Ziva sembari menyeringai.


"Selanjutnya?" Tanya Randi dan Ziva tersenyum.


Ting


Seketika akun media sosial mereka semua mendapatkan postingan baru dan langsung menjadi trending topik. Itu adalah foto foto tak pantas Jessy, Angle, dan juga Maurin. Tak hanya itu, di sana juga ada video yang berisi di mana tiga gadis itu memakai pakaian minim untuk minum dengan beberapa pria paruh baya. Dan salah satu pria itu adalah ayah dari Jessy.


"Ya Tuhan!!!"


Ting


Lagi lagi notifikasi berbunyi, terlihat video tak senonoh, Jessy, Angle dan Maurin dengan para pria paruh baya itu. Yang ternyata adalah rekan bisnis ayah nya Jessy, ia mengorbankan putri nya sendiri untuk mendapatkan koneksi.


"Ya ampun!! Iyuhhh sumpah pengen muntah gue"


"Dihh jahat banget tuh bokap nya!!."

__ADS_1


"Ya elah kalo anak nya gak mau, gak bakal jadi kek gitu kalik!!"


"Dih bapak sama anak sama sama bejat!!"


Banyak lagi komentar yang di keluarkan oleh siswa siswi yang ada di sana. Jessy sudah putus asa seketika melihat Ziva yang tersenyum berada tak jauh dari nya. Ia langsung menghampiri nya, dan hendak menamparnya namun di hentikan oleh Randi.


"******!!! Pasti Lo kan, ini ulah Lo kan!!" Teriak Jessy sembari mengerang kesakitan karena Randi mendorong nya kuat.


Sebenarnya Ziva tak ingin terlibat namun saat melihat Revan berjalan ke arah nya ia menjadi berubah pikiran.


"Kalo iya kenapa??" Seru Ziva yang membuat semua orang di sana tercengang mendengar nada bicara Ziva yang tak seperti biasa nya.


"Ohh dah gak lagi pake kedok Lo hah!!" Teriak Jessy.


"Dan Lo Van, Lo semua juga apa sih yang kalian liat dari cewek kayak dia!! Kurang gue apa, apa yang di punya yang gak gue punya!!" Teriak Jessy putus asa.


"Yang Lo gak punya!! Buka mata Lo baik baik!!"


Ziva mengeluarkan sebotol micellar water dan beberapa kapas dari tas nya. Ia mulai menghapus semua jejak lotion dan juga make di tubuh nya. Hal itu membuat semua orang tercengang melihat kulit putih bersih nya Ziva. Begitu pula Revan, Reno dan Anggota White Eagle yang lain. Setelah itu Ziva membuka kepangan rambut nya, sehingga menampilkan rambut Curly nya yang terurai indah. Tak lupa ia melepaskan kaca mata nya, dan juga almamater nya ia lepas dan ia ikat di pinggang nya.


"Lo... Lo..." Semua orang tercengang melihat penampilan asli Ziva.


"Zivara!!!"


"Ya, gue Zivara William Melson!! Gue cantik, gue pinter, gue famous, gue selebgram dan satu lagi gue Queen nya Warrior!! Jadi gue yang kayak gini apa pantes di bandingin sama cewek kayak Lo yang cuma ngandelin kekuasaan Bokap yang pake cara nista kek gitu!!" Ejek Ziva dengan senyum miring nya.


Deg


Jantung Revan berhenti berdetak, ia benar benar kaget melihat hal ini.


"Jadi, dia itu..." Batin Revan.


Sementara di sebelah nya juga ada Reno, yang menatap hal itu tak percaya.


"Jadi, Zi!! Ya Tuhan kenapa gue gak sadar!!" Gerutu Reno dalam hati.


"Apa gue terlambat Zi!! Gue mulai nyaman sama Lo!!" Seru Reno yang menyesal mengacuhkan si cupu padahal ia sebenarnya adalah cewek yang dia kagumi belakangan ini.


Sementara Ziva tak bisa mengontrol hati nya, jujur ini berat untuk nya. Tapi ia harus melakukan ini, mungkin dengan cara ini Revan akan menjauhi nya.


"Sorry Van, gue gak bisa bikin Lo terlibat dengan gue" Batin Ziva.


"Mungkin Lo bakal benci sama gue karna gue dah bohongin Lo!!"


Semua orang masih syok, namun tiba tiba semua pengurus sekolah muncul dan langsung membawa Jessy dan antek antek nya pergi. Sudah di pastikan mereka pasti di keluarkan dari sekolah. Dan yang pasti nya akan mendapat hujatan dari netizen yang mulut nya gak bisa di jaga Ini semua hanya bisa menyalahkan diri mereka sendiri.

__ADS_1


Randi menarik tangan Ziva untuk pergi dari sana, ia benar benar tak habis pikir dengan jalan pikiran adik nya ini.


__ADS_2