Most Wanted School

Most Wanted School
Menarik


__ADS_3

"Apa dia sepenting itu buat Lo?? Sampe Lo jatuhin ego Lo kek gini!!!" Seru pemuda itu tersenyum miring.


"Gue gak mau dia kenapa kenapa!!" Sahut Mike.


Pemuda itu langsung melemparkan sebuah kunci pada Mike. Dengan reflek yang cepat, Mike menangkap nya dengan sempurna. Senyum yang begitu merekah terbit di wajah Mike. Ia menggenggam kunci itu dengan sangat erat seperti itu barang yang sangat penting dan berharga.


"Thanks bang!!" Seru Mike.


"Gak usah bilang makasih!! Gimana pun juga Lo tetep adek gue!!" Seru pemuda itu.


"Lo bebas merintah anggota gue dengan kunci itu, buat lengkap nya Lo tanya Fajar aja!!" Ujar pemuda itu.


"Oke!!" Sahut Mike.


Mike langsung bergegas ke luar dari sana, ia turun ke bawah. Lebih tepat nya menuju ke lantai satu, ia berlari ke sebuah ruangan. Tanpa basa basi ia langsung membuka pintu itu, sehingga menampakan ruangan kerja seseorang. Terlihat seorang pemuda berambut biru hitam yang sedang duduk di kursi singgasana nya.


"Gak punya sopan santun Lo!!" Seru pemuda itu.


Tanpa basa basi Mike langsung melemparkan kunci itu ke meja kerja pemuda itu.


"Haaaiissshhh tuh orang emang nyusahin amat yah!!" ujar pemuda itu.


"Lo mau apa buruan dah!! Gak liat nih kerjaan gue numpuk!!" Seru pemuda itu sembari menunjuk tumpukan kertas di hadapan nya yang sudah seperti gunung.


"Sorry bang tapi ini urgent!!" Ujar Mike.


Mike segera duduk di hadapan pemuda itu, ia ingin langsung menyelesaikan masalah ini.


"Tuh orang gak bisa apa gak nyusahin gue, Lo kenapa juga malah minta tolong sama gue!! Kan yang lain ada?" Tanya pemuda itu frustasi.


"Gue di minta buat nemuin elo bang!!" Ujar Mike.


Ya pemuda yang di hadapan Mike sekarang adalah Fajar yang tadi di sebut. Fajar mengusap wajah nya frustasi, slalu saja ia yang jadi tumbal.


"Oke, apaan??" Tanya Fajar tanpa basa basi.


"Temen gue di sekap!! Gue belom dapet pemberitahuan apapun soal mereka, tapi dari TKP gue nemuin lambang Winter Blezz!!" Seru Mike yang membuat Fajar tersedak lidah nya sendiri.


"Winter Blezz??" Tanya Fajar memastikan bahwa pendengaran nya masih bagus.


"Iya bang, gue khawatir mereka ada maksud lain atau mereka udah tau sesuatu!!" Seru Mike serius.


"CK, bentar!!" Ujar Fajar kemudian mengambil ponsel nya, ia terlihat menghubungi seseorang.


"Woyy banggsaaatt!! Turun gak Lo ke bawah, atau gue bom atom tuh Tempat kerja Lo!!" Ancam Fajar yang membuat Mike tertegun.


Tanpa menunggu jawaban dari sang penerima telpon Fajar langsung mematikan sambungan telpon itu.


"Beres!!" Seru Fajar yang membuat Mike tercengang.

__ADS_1


"Hah?? Beres maksud nya??" Tanya Mike bingung.


Tak berapa lama, pintu ruangan itu di buka secara kasar.


Braakkkk


Kini munculah pemuda yang pertama bicara dengan Mike. Mike tertegun melihat wajah marah yang terpampang jelas pada pemuda itu. Pemuda itu langsung mendekat ke arah Fajar, ia langsung menggebrak meja kasar. Duh kasian banget yakk tuh meja nya!!


"Lo mau apa sih!!" Kesal pemuda itu.


"Harus nya gue yang nanya, Lo mau nya apa nyuruh dia ke sini!!" Sahut Fajar menatap tajam pemuda itu.


"Ya urusin lah, masa masalah kek gini aja Lo gak bisa!! Pake acara ngancem bawa bawa bom segala!!" Ketus pemuda itu.


"Woyy mikir, gue mana bisa nyelesain masalah ini sendiri pe'a!!" Kesal Fajar sedangkan Mike hanya terdiam melihat keributan di hadapan nya.


"Masalah cewek aja Lo gak bisa selesaiin masih pantes Lo jadi tangan kanan gue!!" Cecar Pemuda itu.


"Winter Blezz Lo bilang masalah cewek, yang pe'a tuh Lo apa gue!!" Kesal Fajar.


"Winter Blezz doank..." Ucapan pemuda itu terputus ketika merasa ada yang aneh.


"Win win winter Blezz??" Ulang pemuda itu sembari menoleh ke arah Mike memastikan pendengaran nya.


Mike hanya mengangguk sebagai jawaban nya, pemuda itu membulatkan mata nya tak percaya.


"Nah Lo aja panik kan!! Gimana gue!!!" Seru Fajar.


"Gue gak tau bang!! Gue tiba tiba aja dapet telpon darurat dari temen gue, dia minta tolong dan gue cuma denger suara orang berantem!! Pas gue udah di sana, temen temen gue udah gak ada, gue cuma nemuin ini!!" Mike menyerahkan sebuah kain merah bercorak awan berwarna hitam dan putih.


"Astaga!! Beneran Winter Blezz!!" Ucap Fajar tak percaya.


"Lo ada ngelakuin hal mencurigakan??" Tanya pemuda itu pada Mike.


"Gue aja gak pernah bergerak lagi bang, Lo tau itu!!" Seru Mike.


"CK.. Lo bener!! Terus tuh cewek??" Tanya pemuda itu.


"Bang please!! Dia adek gue, dia punya nama!! Nama Ziva!!" Ketus Mike.


"Hmm ya ya Ziva!! Tuh dia gak ngelakuin hal aneh aneh kan??" Tanya pemuda itu.


"Dia gak seceroboh itu bang!!" Seru Mike yakin.


"Haaaiissshhh jadi apa penyebab nya temen Lo bisa di incer sama Winter Blezz??" Tanya pemuda itu.


Tiba tiba Fajar yang ada di antara mereka seperti mendapat sebuah pencerahan.


"Wait!! Warrior ya kan??" Tanya Fajar.

__ADS_1


"Jangan jangan mereka takut kalah saing sama Genk kalian jadi mereka mau pake cara ekstrim buat nekan pengaruh Warrior!!" Pernyataan dari Fajar membuat Mike tertegun.


"Emang Warrior kenapa??" Tanya pemuda itu.


"Lha Lo gimana sih ogeppp!! Genk adek Lo sendiri Lo gak tau!!" Fajar menepuk dahinya.


"Warrior belakangan ini emang lagi masa jaya nya, mungkin di mata orang lain itu cuma perkumpulan anak anak jalanan.... Tapi di balik itu Warrior udah diriin berbagai bidang bisnis!! Dan yang paling melonjak itu di bidang properti, tapi gak selain anggota Warrior gak ada yang tau soal bisnis properti ini soal nya nama nya emang sengaja jauh di plesetin!!" Jelas Mike.


"Ctikkk, nah itu dia!! Mereka kayak nya tertarik sama bisnis properti kalian!! Tapi yang jadi pertanyaan nya adalah kalo emang cuma Anggota Warrior yang tahu soal ini gimana cara nya mereka bisa tau??" Tanya Fajar sembari menjentikkan jari nya.


"That's right!!" Seru pemuda itu.


"Jangan jangan...."


"Ada pengkhianat!!" Seru mereka bertiga serempak.


"Astaga!! Gimana Lo bisa seceroboh ini!!" Ucap Fajar tak habis pikir dengan Mike.


"Sial! Gue bener bener gak tau!!" Maki Mike frustasi.


"Oke jangan panik!! Karna ini masalah nya hhmmm menurut gue cukup ekstrim, kita harus bikin persiapan yang matang!!" Ujar Fajar.


"Gue setuju, ya walaupun kita jauh melebihi mereka dari bidang manapun, tapi kita juga harus hati hati jangan sampe identitas kita ketauan!!" Seru pemuda itu.


Mike menarik nafas dalam dalam, pikiran nya sekarang benar benar kacau.


"Dia di mana sekarang??" Tanya pemuda itu tiba tiba.


Awal nya Mike bingung namun ingat mengingat sesuatu dan menyadari pertanyaan dari pemuda itu.


"Gue udah nempatin dia di tempat yang aman!!" Seru Mike.


"Yakin??" Tanya pemuda itu sedikit tak percaya.


"Ya, gue yakin mereka bisa jagain Ziva dengan baik!! Karna setau gue buat ngelenyapin genk besar di kota ini dalam waktu semalem aja gak bakal jadi mustahil di mata mereka!!" Seru Mike yakin.


"Hah?? Sehebat itu??" Tanya Fajar tak percaya.


"White Eagle!!" kalimat itu mampu membuat pemuda itu dan Fajar terbungkam.


"Hah?? Ternyata banyak juga dekengan Lo!!" Seru Fajar.


"Bukan gue, tapi Ziva!!" Sahut Mike.


"Maksud Lo?" Tanya Fajar.


"Yah, ketua White Eagle suka sama Ziva dan gue pastiin dia bakal ngelakuin apa aja demi Ziva..." Jelas Mike.


"Menarik!!" Seru pemuda itu menarik sudut bibir nya.

__ADS_1


__ADS_2