
Sementara di tempat lain, Mike dan Anggota Warrior sudah berkumpul di gudang otomotif White Eagle. Namun tidak dengan Alex, Fajar dan juga anggota Tiger Moon. Yang sudah pergi dari lokasi, Alex tidak mau kalau terlalu banyak orang yang tau mengenai hubungan nya dengan Mike.
"Gimana sekarang bang??" Tanya Bastian.
"Kita gak bisa leluasa bergerak karna kepolisian pasti memantau tempat kejadian!! Jadi kita cuma bisa bergerak perlahan dan mencoba mendapat informasi sebanyak mungkin!!" Jelas Mike yang di angguki oleh anggota Warrior yang lain nya.
"Jadi kita diem aja gitu??" Tanya David yang sedikit terbawa emosi.
Dengan segera Reynan merangkul David untuk menenangkan nya.
"Tenang Vid kita gak bisa emosi dalam kondisi kayak gini!!" Seru Reynan.
"Iya vid, lagi pula dengan emosi kita gak bakal bisa dapet apa apa!!" Ujar Zico.
"Udah gak usah pada ribut!! Sebenernya ada yang masih ganjel di hati gue!! Gimana cara nya Winter Blezz bisa tau kalo kita lagi gak di base?? Gimana bisa mereka tau semua titik lemah kita??" Tanya Mike sembari menatap satu per satu anggota Warrior.
Deg
Semua orang langsung terdiam, kecuali Alqan yang tiba tiba teringat akan satu hal.
"Bangsattttt!!! Mana tuh orang!!" Teriak Alqan dengan tiba tiba sehingga membuat semua orang yang ada di sana menjadi terkejut.
"Tenang Qan!! Siapa yang Lo cari!!" Seru Bastian.
"Si bangsaaatttt Zein itu!! Keparaattt gak tau diri!!" Alqan semakin emosi, mata nya sudah memerah karena amarah.
"Zein?? Maksud Lo??" Tanya Mike yang masih belum menyadari ucapan Alqan.
"Tunggu!! Zein penghianat nyah??" Tanya Vino yang membuat tatapan semua anggota Warrior tertuju pada nya.
"Qan??" Tanya Mike untuk memastikan kebenaran nya.
Alqan menitikan air mata dan kemudian menendang kursi yang berada di samping nya. Mike pun yang langsung mengerti keadaan nya, mengacak rambut nya frustasi. Ternyata ia menyimpan mata mata di tempat yang begitu dekat dengan nya. Bahkan ia tak pernah menyadari nya, ia slalu menganggap nya saudara. Anggota inti yang slalu berkontribusi untuk Warrior tapi nyata nya adalah orang yang menghancurkan semua nya.
"Aarrrggghhhh siaalll!!" Teriak Mike frustasi.
Bastian tak tinggal diam, ia segera menenangkan Mike.
"Bang, udah sekarang kita harus pikirin gimana cara nya supaya kita bisa ngatasin ini semua!! Dan fokus kita buat cari informasi tentang keadaan Rega yang sampe sekarang belum ada perkembangan!!" Seru Bastian.
Mike yang mendengar itu merasa sedikit jauh lebih baik.
"Ya, Bastian bener!! Gue gak boleh kayak gini!! Kasian yang lain,!!" Batin Mike.
"Lo semua tenang aja, kita pasti bantuin kalian kok!!" Seru Bang Zack yang sedari tadi mendengarkan percakapan mereka.
__ADS_1
"Thanks bang!!" Seru Mike dan Bastian.
"Oke sekarang kita pikirin gimana cara nya supaya kita bisa dapet informasi lebih dari tempat kejadian!!" Seru Zico.
"Itu udah ad....." Belum sempat menyelesaikan kalimat ucapan Bang Zack sudah di potong oleh teriakan seseorang.
"Bang,....." Teriak seorang pemuda dari pintu sana.
"Lo apaan sih teriak teriak!!" Ketus Bang Zack pada pemuda itu.
"Dah sorry sorry... Gue ada berita besar!!" Ujar Gibran, yah pemuda itu adalah Gibran.
"Berita apaan??" Tanya Bang Zack.
Semua perhatian pun teralihkan pada Gibran.
"Gue barusan ke TKP!! Terus gue dapet berita, di bawah tempat Rega loncat kemaren ternyata ada dahan pohon melintang!!" Ujar Gibran antusias.
"Hah?? Serius??" Tanya Bang Zack.
Gibran mengangguk pasti, Mike pun mulai mendekati Gibran.
"Terus??" Tanya Mike.
"Menurut polisi pasti ada orang yang jatuh di sana!! Dia juga pasti lagi terluka, kayak nya orang itu berusaha turun dari pohon itu!! Jejak darah nya gak berenti di situ, tapi ngarah ke hutan belakang!! Tapi sayang jejak nya ilang gitu aja di tengah hutan!!" Seru Gibran mengakhiri cerita nya.
"Jadi maksud Lo bang Rega masih ada kemungkinan selamet gitu!!" Seru David antusias.
"Yah kalo DNA orang yang di temuin kemarin itu gak cocok sama DNA yang kita kasih berarti kemungkinan besar yang berhasil selamat itu Rega!!" Seru Gibran.
Semua anggota Warrior serempak menengadah kan kepala ke atas, mereka menarik nafas lega. Setidak nya mereka masih punya harapan.
"Kalo gitu tunggu apalagi, kirim orang buat ke hutan sekarang!!" Seru Bastian antusias.
"Tenang aja, gue dah nyuruh beberapa anak White Eagle buat nyari nya!! Vano juga ikut sama mereka!!" Seru Gibran.
"Thanks ya!! Gue bener bener gak tau harus gimana kalo gak ada kalian!!" Seru Mike sembari menggenggam tangan Gibran.
"Slow aja bang!! Temen nya Bang Revan, berarti sohib kita juga!! Lagi pula Queen Zi juga banyak nolong kita!! Dan lagi Queen Zi juga bawa pengaruh positif buat Bang Revan jadi kita juga sangat menghargai dia bang!!" Seru Gibran.
"Bener tuh, setidak nya Ziva mampu menutup sisi gelap nya Revan!! Jadi gak ada salah nya kalo kita ikut bantuin kalian!!" Jelas Bang Zack.
"Oh ya kalo mau ikut nyari kalian bisa mulai dari arah Timut hutan!! Karna Vano bergerak dari barat!! Dan polisi dari Selatan!!" Ujar Gibran.
"Oh oke, biar gue, David sama yang lain aja yang bergerak bang!! Lo harus fokus ke yang lain!!" Seru Reynan.
__ADS_1
"Tapi apa kalian gak papa??" Tanya Mike cemas.
"It's oke bang!! Yang penting Lo harus segera ngamanin pengkhianat itu dan juga mastiin keadaan nya Queen!!" Seru Reynan dan Anggota Warrior yang lain ikut mengangguk menyetujui.
"Oke, Bas lu ikut gue!! Dan Bang gue titip Alqan yah di sini!!" Seru Mike.
"Gue gak ikut bang!!" Ujar Alqan tak terima.
"Qan, gue gak mau ambil resiko, cukup Rega aja!! Dan kalo sampe Lo kenapa kenapa gue gak bakal bisa maafin diri gue sendiri!!" Seru Mike meyakinkan Alqan.
"Gak, pokok nya gue mau ikut!!" Seru Alqan.
"Apa Lo mau liat Queen tambah sedih??" Pertanyaan dari Reynan itu membuat hati Alqan mencelos.
Yah, Ziva adalah salah satu cara jitu untuk meruntuhkan tembok keras kepala nya Alqan.
"Qan, Lo harus pulih dulu!! Abis itu Lo susul Revan, bantuin jagain Ara buat gue!!" Seru Mike.
Alqan terdiam sejenak memikirkan kata kata dari Reynan dan Mike.
"Oke!! Kalo gue udah gak papa gue bakal susulin Queen!!" Tandas Alqan yang membuat semua orang tersenyum.
"Inget Qan!! Tugas kita sekarang bukan cuma mencari Rega tapi juga ngamanin Queen!! Karna orang itu masih berkeliaran di luar sana!!" Seru Bastian yang membuat Alqan mengangguk mantap.
"Tenang aja bang!! Gue gak bakal biarin siapapun menyentuh Queen walaupun cuma seujung kuku!!" Ujar Alqan dengan tegas.
"Gue percaya sama Lo!! Sekarang kita bagi tugas!! Tetep saling kontak, jangan sampe ilang komunikasi!!" Seru Mike.
Hai Hai Readers ku yang setia π
Mohon maaf sebesar-besarnya dari Author untuk kalian ππ
Karna mungkin beberapa hari ini gak aktif update nyah,ππ
Karna kondisi tubuh yang kurang fit jadi auto susah nyari ideππ
Mohon pengertiannya dan terima kasih karena setia menunggu up ku ππ
Author akan bekerja keras untuk menulis lebih giatπͺπͺ
Jangan lupa tambahkan favorit, like, vote dan komen yang slalu Author nantikan...
Komen kalian adalah penyemangat ku ππ
See you next eps....
__ADS_1