Most Wanted School

Most Wanted School
Makan Malam


__ADS_3

Sejak dari pemakaman Ziva hanya berdiam diri di dalam kama nya. Bahkan sampai sore hari ia tak menyentuh sedikit pun makanan nya. Hal ini membuat mama nya begitu khawatir dengan keadaan putri nya itu. Mike pun begitu sudah banyak cara ia lakukan untuk membujuk adik kesayangan nya itu. Namun al hasil justru ia yang di lempari barang barang karna tetlalu memaksa. Dan di sini lah Mike dan mama nya berada di ruang tamu sembari bergelud dengan pikiran masing masing. Papa nya yang melihat itu hanya menghela nafas kasar. Yang satu putri nya yang keras kepala nya melebihi batu di sisi lain istri dan anak laki laki nya yang tingkat ke khawatir an nya level dewa.


Tiba tiba terdengar suara hentakan sepatu menuruni tangga, ke tiga nya pun segera menoleh ke asal suara. Terlihat Ziva sudah rapi dengan setelah jaket jeans nya dengan rambut yang terikat satu. Serta tas kecil menyelempang di pinggang nya, ia tersenyum manis ke arah orang tua dan juga kakak nya.


"Mau kemana sayang??" Tanya papa nya sedangkan mama dan juga kakak nya masih di buat melongo.


"Makan..." Sahut Ziva sembari tersenyum.


"Makan??" Ujar papa nya sembari mengernyitkan dahi nya.


"Boleh kan ma??" Tanya Ziva pada mama nya.


"Tunggu tunggu mama masih gak ngerti nih..." Ujar mama nya sembari memijit pelipis nya.


"Ara, mau ajak kak Mike makan di luar sambil jalan jalan boleh??" Tanya Ziva dengan antusias.


"Mau jalan sama gua??" Tanya Mike memastikan dan langsung di angguki oleh Ziva.


Saat ingin menjawab, tiba tiba papa nya langsung menyela ucapan Mike.


"Boleh kok sayang!! Udah sana!!" Ujar papa nya sembari menarik tangan Mike.


"Pa..." Mike ingin protes.


"Udah ajak aja dari pada dia di rumah malah stress, lagi pula bagus kan dia mau makan!!" Bisik papa nya.


"Eh iya juga yah..." Batin Mike.


"Ya udah Mike ambil jaket dulu!!" Seru Mike.


Mike segera naik ke lantai atas untuk mengambil jaket nya yang ada di kamar, dengan segera ia kembali menuju ruang tamu.


"Mau naik motor atau mobil??" Tanya Mike pada Ziva.


"Motor aja, pengen cari angin...." Ujar Ziva sembari menunjukkan deretan gigi nya.


"Ya udah sana buru, ntar kemaleman!!" Seru papa nya.


"Iya pa..." Ujar Mike.


"Kalo kemaleman Mike ajak Ara nginep di base camp gak papa kan pa??" Tanya Mike.


"Iya, ntar masalah seragam sama buku kalian ntar papa suruh orang buat nganter ke sana!!" Seru papa nya sedangkan mama nya hanya bisa diam melihat interaksi anak dan bapak itu.


"Ya udah Mike sama Ara pergi dulu pa, ma!!" Seru Mike sembari menyalami kedua orang tua nya di ikuti oleh Ziva.

__ADS_1


"Assalamualaikum..." Ujar Ziva dan Mike.


"Wa'alaikumusalam.." Sahut papa dan mama nya.


Setelah Ziva dan Mike keluar, ke dua nya berpelukan.


"Semoga Mike bisa ngehibur Ara yah pa!!" Seru mama Ziva.


"Iya ma..."


Sesampai nya di depan rumah Ziva bersenandung sembari menunggu Mike mengeluarkan motor nya dari bagasi.


"Mau kemana??" Tanya Mike pada Ziva.


"Cari makan!!" Ujar Ziva santai.


"Iya kemana??" Tanya Mike lagi.


"Udah jalan aja dulu" Seru Ziva.


Mike oun menaiki motor nya, begitu pun Ziva yang lamgsung naik di belakang Mike. Ziva memeluk Mike dari belakang, ia menyandarkan kepala nya pada punggung Mike. Hal itu membuat Mike tersenyum senang, sangat jarang adik nya ini memeluk nya dengan suka rela saat berboncengan motor seperti ini. Mike pun melajukan motor nya dengan kecepatan sedang, Ziva pun tak protes dengan laju motor Mike. Mike mengajak Ziva berkiling kita menggunakan motor nya, sesekali ia menawar kan tempat makan pada Ziva namun langsung Ziva tolak. Sampai di sebuah rumah makan sederhana yang menyediakan ayam geprek dengan sambal spesial baru lah Ziva meminta Mike untuk berhenti.


"Mau makan di sini??" Tanya Mike.


"Umm..." Angguk Ziva.


"Hmm aku mau ayam gepreknya dua nasi nya satu aja, telor dadar nya satu, banyakin sambel nya yah mbak... Hmm minum nya lemon tea ice...." Seru Ziva menyebutkan pesanan nya.


"Kalo aku nasi ayam geprek nya satu, ati ampela nya satu... Minum nya es teh manis..." Ujar Mike sembari menyerahkan buku menu pada mbaknya.


"Di tunggu yah mbak, mas!!" Seru mbak itu.


Sembari menunggu pesanan mereka, Ziva mengeluarkan ponsel nya dan memilih untuk memainkan game di hp nya. Mike pun sedari tadi terus menatap lekat Ziva dengan tatapan yang sulit untuk di artikan. Mike tersenyum ketika Ziva terus saja mengomel saat ia kalah dalam bermain game. Kekehan Mike terdengar jelas di telinga Ziva yang membuat sang empu melirik tajam ke arah Mike.


"Apa??" Tanya Mike.


"Kagak usah tawa!!" Kesal Ziva.


"Hehe abis nya lu lucu banget suh masa iya bisa kalah mulu!!" Kekeh Mike.


"Aiisssshhh au ah...." Kesal Ziva menutup hp nya karena kalah lagi.


"Utu tuu tuu kesian amat nih kesayangan nya Mike...." Ujar Mike gemas sembari menarik kedua pipi Ziva.


"Aawww sakit kaka!!" Ujar Ziva cemberut sembari mengusap kedua pipi nya.

__ADS_1


Dan akhir nya Ziva mampu ceria lagi seperti biasa nya di hadapan Mike. Tak lama pesanan mereka sampai, dengan lahap Ziva langsung memakan makanan nya, Mike hanya terkekeh seperti nya adik nya itu tengah kelaparan. Bagaimana tidak kalau sedari semalam bertemu malam lagi ia ak menyentuh sesuap nasi pun. Awal nya Mike kira akan sangat sulit membujuk Ziva, namun ia tak menyangka seperti nya Ziva sudah mampu mengatasi rasa sedih nya sendiri. Mike hanya tersenyum memandangi Ziva makan, bahkan makanan nya pun di anggurkan.


"Makan kak!! Emang kenyang liatin gua makan!!" Seru Ziva dengan mulut penuh makanan.


"Telen dulu baru ngomong... Ntar keselek!!" Baru selesai mengatakan hal itu, ucapan Mike menjadi kenyataan.


"Uhuk.. Uhuk..."


Dengan sigap Mike membantu Ziva minum tak lupa ia memijit tengkuk belakang Ziva. Setelah Ziva lebih tenang ia pun kembali duduk.


"Nah kan apa gua bilang!!" Seru Mike.


"Hehe iya iya maaf!!" Sahut Ziva kembali meneruskan acara makan nya.


Begitu pun dengan Mike, ia mulai memakan makanan nya. Tak butuh waktu lama mereka sudah menyelesaikan acara makan nya.


"Mau kemana lagi??" Tanya Mike.


"Balik ke base aja kak!!" Sahut Ziva.


"Oke!!" Mike pun kembali melajukan motor nya ke base camp Warrior.


Sesampai nya di sana, Ziva dan Mike langsung di sambut oleh Alqan dan juga Bastian. Sebelum berangkat ke base camp, Mike memang sempat mengirim pesan ke Bastian agar anak anak Warrior yang lain melakukan aktivitas nya seperti biasa. Jangan ada yang terlihat sedih karna dia dan Ziva akan menginap di base camp malam ini. Seketika Bastian yang awal nya duduk termenung di kamar nya langsung berlari keluar. Ia mengusap wajah nya frustasi karna keadaan base camp yang begitu berantakan. Dan juga anggota Warrior yang lain yang terlihat tak bersemangat hidup. Apalagi David, yang bahkan tak mau makan sama sekali.


"Haisshhh woiii sadar!! Lu mau queen tambah drop karna liat kita kayak gini!!" Ujar Bastian dengan nada yang sedikit tinggi dan David langsung mengalihkan perhatian pada Bastian.


"Maksud lu bang??" Tanya Alqan yang baru saja dari dapur.


"Kata Mike, dia sama queen lagi di jalan mau ke sini!! Queen drop banget dia lagi butuh hiburan!! Dia mau nginep di sini!!" Ujar Bastian.


Deg


"Bang Rega sayang banget sama queen!! Gak, gue gak boleh bikin queen sedih!!" Batin David.


Dengan segera mereka membagi tugas, mereka seperti kalang kabut membereskan kekacauan yang mereka buat. Tak lama terdengar suara derungan motor, Bastian dan juga Alqan langsung keluar melihat nya.


"Queen!!" Panggil Alqan dan Ziva hanya tersenyum.


Mereka pun langsung masuk ke dalam dan untung nya semua orang sudah berhasil membersihkan base camp. Terlihat David yang sedang tidur di pangkuan Reynan sembari memainkan ponsel nya. Sedangkan Reynan dan beberapa anggota Warrior yang lain sedang asyik menonton tv. Ziva tetsenyum melihat itu, hal ini pun di lihat oleh Alqan, Bastian dan Mike mereka bertiga saling pandang dan tersenyum.


"Ehemm.." Dehem Mike yang membuat Reynan dan kawan kawan menoleh.


"Eh Bang, Queen!!" Ujar Reynan pura pura kaget.


"Lanjutin aja!!Gua mau langsung istirahat di kamar!!" Seru Ziva sembari menuju kamar nya.

__ADS_1


Melihat hal itu semua orang yang ada di sana langsung menarik nafas lega, begitu pun dengan Mike.


"Inget, jangan ada yang nunjukin kesedihan di depan Ziva!!" Ujar Mike kemudian ia juga masuk ke kamar nya.


__ADS_2