
Setelah puas telponan dengan Ziva, Revan mengambil jaket kesayangan nya dan bergegas turun ke lantai bawah. Ia berpapasan dengan Gio yang juga baru keluar dari kamar nya dan sudah rapi dengan jaket kebanggaan mereka.
"Wow!!! Mau kemana bang??" Tanya Gio.
"Sirkuit!!" Tandas Revan.
"Sama donk, yuk bareng!!" Seru Gio yang di balas dengan anggukan kepala.
"Yang lain kemana??" Tanya Revan.
"Udah duluan ke sirkuit, ada juga yang jalanin aktivitas nya masing masing" Jelas Gio.
Mereka segera melajukan motor nya membelah jalanan malam yang sedikit lenggang. Tak butuh waktu lama, mereka telah sampai di arena sirkuit kebanggaan White Eagle. Di sana sudah ramai baik peserta yang mengikuti sirkuit atau pun staff yang bekerja di sana. Ada juga yang sengaja datang hanya untuk menonton.
"Hooyyy bang!! Tumben Dateng!!" Seru Farel salah satu pengurus sirkuit di sini.
"Suntuk gue gak ada kerjaan!!" Seru Revan menatap ke sekeliling.
"Kebetulan hari ini, ada sirkuit spesial bang!! Mau join??" Tanya Farel yang membuat Revan mengernyitkan dahi.
"Spesial??"
"Iya bang, Lo tau kan Mike, itu loh King nya Warrior!! Dia hari ini ikut balap bang!!" Jelas Farel yang membuat Revan dan juga Gio melotot tak percaya.
"What??!!!"
"You sure??" Tanya Revan tak percaya.
Bukan apa apa, itu karena biasa nya walaupun anak Warrior sering ikut di sirkuit mereka tetapi King mereka tak pernah turun tangan. Mike di kenal sosok yang sangat dingin dan tak tersentuh, mereka mau melihat wajah nya pun susah. Hanya segelintir orang saja yang pernah melihat wajah nya.
"Iya bang!! Nah tuh dia orang nya!!" Tunjuk Farel ketika melihat Mike tak jauh dari nya.
Deg
"Dia kan??" Batin Revan berpikir keras.
"Cowok itu?? Dia yang sama Ziva waktu itu kan??" Batin Revan.
"Jadi dia King Warrior?" Tanya Gio.
"Iya!! Gimana bang?? Lo ikut gak??" Tanya Farel memastikan.
"Hmm lumayan buat hiburan!!" Seru Revan.
__ADS_1
Hal itu membuat Farel tersenyum dan bersemangat karena itu arti nya Revan akan ikut balapan. Dan ini akan menjadi balap yang sangat seru pasti nya. Karena dua andalan Genk ternama akan beradu, kira kira siapa yang akan menang.
"Oke kalo gitu gue, ke sana dulu!!"
Setelah kepergian Farel, Revan meminta Gio untuk mengecek mesin motor nya. Hanya untuk memastikan semua baik baik saja dan takkan terjadi masalah.
"Semua oke bang!!" Seru Gio saat tugas nya sudah selesai.
"Oke!! Gue ke sana, kayak nya dah mau mulai!!"
Betul sekali, terlihat Mike dan juga beberapa orang lain nya sudah menuju garis start.
"Huuuuuuuu.... Mike...... I LoVe You.... Mike...."
"Suami gue tu..... Mike.... Mike..."
Begitu lah teriakan gadis gadis di sana begitu melengking menyebut nama idola mereka.
"Bang jangan kalah!!" Teriak Alqan yang hasil nya malah mendapat tatapan tajam dari Mike.
"Pe'a, Lo pikir Bang Mike bakal kalah!!" Seru Bastian menggeplak kepala Alqan.
"Ya elah, gue kan cuma pengen ramein suasana doank nyettt!!" Seru Alqan.
"Lo berdua diem Napa?? Jodoh baru tau!!" Seru Rega yang membuat Alqan dan juga Bastian melotot tak percaya.
"Nah tuh kompak banget!!" Ledek Rega.
"Diem somplak!!" Bastian menonyor kepala Rega membuat sang empu meringis.
"Lah elu mah..." Rega terdiam ketika melihat Revan maju ke garis start.
"Lah dia??" Tunjuk Rega.
"Kenal Lo??" Tanya Alqan.
"Temen sekolah nya Queen!!" Seru Rega.
"Ohh, dia tuh ketua nya White Eagle!!" Sahut Bastian.
"Lo juga kenal??" Tanya Alqan, mengapa cuma dia yang gak kenal.
"Yg pernah beberapa kali ketemu dan balap!!" Seru Bastian.
__ADS_1
"Sama Lo??" Tanya Rega penasaran dan Bastian hanya mengangguk.
"Terus??" Tanya Alqan.
"Gue bukan lawan nya!!" Tandas Bastian.
Deg
"Bukan lawan!!" Ulang Alqan meneguk air liur nya dengan susah payah.
Baik Alqan maupun Rega sangat mengetahui kemampuan dari Bastian. Ia adalah raja nya track di Warrior ya meski pun tidak bisa di bandingkan dengan Mike dan juga Queen Zi mereka. Namun kemampuan Bastian sudah melebihi ekspektasi orang lain. Bahkan tak jarang orang yang berani menantang nya akan berada di rumah sakit. Dan kali ini Bastian bilang dia bukan lawan nya Revan selaku ketua dari White Eagle, sungguh membuat mereka syok.
Rega ingin menanyakan hal lain, namun pertandingan akan segera di mulai.
"Oke, tiga, dua, satu" Sapu tangan pun jatuh ke tanah.
Saat itu lah semua peserta langsung tancap gas, namun baik Revan maupun Mike belum menarik gas ke mode maksimal.
Mike melihat permainan dari Revan, ia menunjukkan smirk nya di balik helm.
"Akhir nya ketemu lawan!!" Seru Mike dalam hati.
"Dia??" Pikir Revan.
Mike awal nya hanya ingin melampiaskan kekesalannya saat mengingat kondisi adik kesayangannya Ziva. Tapi sepertinya ia juga akan sedikit bermain malam ini.
Setelah beberapa waktu, di saat yang bersamaan baik Revan maupun Mike sama sama mempercepat laju motor nya. Mereka tak peduli bahkan ketika tingkungan tajam sama sekali tak menurunkan gas nya.
Revan menyalip beberapa orang di depan nya, begitu pula dengan Mike. Yang berbeda Mike begitu brutal, ia dengan sengaja menjatuhkan lawan nya satu per satu. Dan sudah di pastikan bahwa mereka semua harus di rawat di rumah sakit. Berbeda dengan Revan yang lincah tanpa berkonflik dengan pembalap lainnya.
"Dia gila!!" Pikir Revan ketika melihat cara main Mike.
Ya memang tak melanggar aturan karna itu bisa di sebut kecelakaan, namun itu sama saja menempatkan diri sendiri dalam bahaya. Karna kalau salah sedikit saja dia yang akan terpental dan terluka lebih parah.
Aksi salip menyalip pun terjadi, hingga akhir nya Revan berhasil menjadi posisi pertama namun Mike tak membiarkan nya terlalu lama. Saat Tikungan tajam ia menambah kecepatan motor nya dan melakukan belok yang menimbulkan suara deritanya aspal. Membuat para penonton menjerit histeris, saat Mike berhasil menyalip Revan dengan cara yang spektakuler.
Revan pun di buat takjub, namun ia masih fokus untuk melanjutkan pertandingan. Sampai sudah hampir mencapai garis finish dan akhir nya Mike yang menjadi juara pertama.
Revan menepikan motor nya tak jauh dari Mike, ia segera melepas helm nya dan berjalan ke arah Mike.
"Selamet bang!! Lo keren!!" Revan mengulurkan tangan pada Mike.
Mike melepaskan helm nya dan menyambut uluran tangan dari Revan.
__ADS_1
"Lo juga, rapi tapi gak mengurangi fokus, cara Lo nyalip, gue aja gak bisa!!" Puji Mike.
"Hahahaha Lo bisa aja bang, gue malah minder liat kemampuan Lo tadi!!"