Most Wanted School

Most Wanted School
Musnah Sampai Ke Akar Akar nya


__ADS_3

"Jangan sampe ada yang tersisa!!" Titah Mike pada seluruh anggota Warrior.


"Siap!!"


"Serang!!" Seru Bastian.


Semua anggota Warrior menerobos masuk ke base camp WBT, membuat anggota WBT kalang kabut. Setiap anggota Warrior seperti kesurupan, mereka membuat anak anak WBT tak berdaya.


Menghajar dengan membabi buta, tak kenal ampun. Terasa begitu mencekam.


"Sialan!!" Teriak Ando dan Jordy melihat seluruh anggota WBT sudah terkapar tak berdaya.


Mereka berdua beserta beberapa anggota WBT yang masih tersisa segera melakukan perlawanan. Namun di hadapan kekuatan yang lebih kuat mereka hanya seekor semut yang bisa di injak kapan saja.


Bugghhh


Bugghhh


Bugghhh


Serangan Mike begitu brutal ketika berhadapan dengan Ando, karena sacara tak langsung Ando lah yang membuat Ziva seperti sekarang.


"Gue bakal bikin Lo cacat seumur hidup" Ujar Mike sembari menginjak dada Ando.


Krakkk


"Aaaaaaarrrhhgggghh aagghhhhh aargghhhh" Teriak Ando ketika Mike menginjak pusaka nya.


Teriakan itu seketika membuat semua perhatian terarah menuju mereka.


"Mampus!" Seru Zico melihat keadaan Ando.


"Hahahaha impoten tuh anak!!" tawa Zein.


"Ckckck berani berurusan dengan Bang Mike, udah bosen idup dia!!" Reynan hanya menggeleng kan kepala nya.


"Bakar semua atribut mereka, sekarang gak ada lagi yang namanya WBT!!" Seru Bastian.


"Cabut!!" Ujar Mike segera keluar dari base camp WBT.


Mereka pun segera kembali ke base camp, untuk mengobati luka luka mereka. Ya mereka bukan nya orang super yang tak bisa terluka. Mereka bertarung untuk menghabisi seluruh anggota WBT dalam waktu satu jam itu adalah hal yang luar biasa. Tapi mereka juga manusia biasa, ada yang sampai babak belur sekarang.


"Makasih buat semua nya!!" Mike menundukkan kepalanya.


Ia tahu kali ini dia egois dan hampir membahayakan teman teman seperjuangan nya.


"Santuy Bang! Cuma luka kecil!" Seru Zein.


"Iya bang, kita juga udah Gedeg liat tingkah anak anak WBT yang makin ngelunjak!" ujar salah satu anggota Warrior.


"Iya Bang, Queen itu bukan cuma batasan Abang, tapi kita semua!" Seru Bastian.


"Bang, kita semua keluarga! Kalo ada salah satu anggota kita di tindas apalagi terluka kita gak segan segan musnahkan tuh orang!" Zico mengepalkan tangan nya saat mengingat kondisi Ziva.


"Thanks!" Mike tersenyum lega.


"Bang, apa kita perlu kasih tau Nathan soal Queen??" Tanya Reynan yang membuat pandangan seluruh anggota Warrior jatuh pada nya.


"haiissshhh, kalo gak kita kasih tau pun dia bisa tau. tapi kalo sampe dia tau sendiri atau dari orang lain abis kita semua!!" Seru Zein.

__ADS_1


"Gue sendiri yang bakal hubungin Nathan." Mike mengambil ponsel nya dan segera menghubungi Nathan.


Di sisi lain,


Base Camp White Eagle


"Gila!!" Teriak Gio yang memancing perhatian dari Revan, Reno dan juga Randi.


"Lo kenapa?" Tanya Randi.


"WBT..." Belum sempat melanjutkan ucapan nya Reno sudah memotong ucapan Gio.


"Biasa kan tuh, mereka emang suka bikin masalah! Apa perlu sekaget itu?" Reno memutar bola mata nya malas ketika mendengar nama salah satu Genk motor itu.


"Masalah nya lain!" Seru Gio yang mengundang rasa penasaran dari anggota White Eagle lain nya, mereka pun mendekat untuk mendengarkan.


"Jangan bertele tele!!" Dengus Revan.


"WBT musnah!!"


"WHAT?!" Teriak seluruh anggota White Eagle termasuk Revan, Randi dan juga Reno.


"Kok bisa?!" Tanya Randi penasaran.


"Mereka di bantai habis oleh anak Warrior!!" Seru Gio merinding.


"Hah?!" Seluruh anggota White Eagle seperti nya setengah tak percaya.


Secara selama ini Genk Warrior tak pernah berkonflik apalagi konfrontasi langsung dengan Genk motor manapun. Tapi ini mereka membantai salah satu Genk motor terkuat di daerah itu. Terdengar mustahil, karena Warrior mempunyai prinsip tak akan menggangu kalau tak di ganggu.


Warrior biasa nya tenang dan tak pernah suka cari masalah.


Gio yang mengerti maksud pertanyaan Revan langsung menjawab.


"Kata nya ini bersangkutan dengan Queen nya mereka! Mereka gak terima terus langsung nyerang markas WBT!" Jelas Gio.


Deg


Jantung Randi seakan berhenti berdetak mendengar pernyataan dari Gio.


"Ara?" Batin Randi.


"Kata nya Queen mereka sampe masuk rumah sakit dan bahkan Rega tangan kanan nya Mike terkena luka tusuk di lengan nya.!" Tambah Gio.


Seluruh anggota White Eagle terpelongo mendengar cerita Gio, bahkan ada yang menutup mulut nya karna tak percaya. Sudah tersebar kemana mana pamor Queen dari Warrior itu, ia selain cantik tapi juga jago bela diri. Sampai harus di larikan ke rumah sakit berarti kondisi nya tidak baik baik saja.


Selain itu, Rega yang biasa nya slalu menang dalam bertarung tanpa lecet sedikit pun malah terluka cukup parah. Ini adalah hal yang sangat sulit di percaya.


"Gila!! WBT bener bener cari mati!!" Ujar Reno.


"Iya, kita semua tau, Queen Zi adalah batas kesabaran Anggota Warrior!! Bisa bisa nya mereka malah buat kayak gitu!!" Ujar salah satu anggota White Eagle.


Brakkkk


Tiba tiba Randi menggebrak meja dengan cukup keras. Terlihat aura nya sangat berbeda, mata nya juga memerah dan Revan yang melihat itu langsung berdiri.


"Are you okey?" Tanya Revan yang khawatir dengan kondisi sahabat nya yang satu ini.


"Bansatttttt!!!!" Teriak Randi yang langsung menendang meja di hadapan nya.

__ADS_1


Pranggg


Bruukkk


"Woyy, Di!! Lo gila ya!!" Seru Revan yang tak menyangka dengan apa yang barusan Randi lakuin.


"Gue bakal lebih gila lagi kalo gue gak marah!!!" Teriak Randi mengacak ngacak rambut nya frustasi.


Bisa bisa nya dia kecolongan, bisa bisa nya dia enak enak kan duduk santai di sini padahal Ziva sedang terbaring di rumah sakit. Bisa bisa nya dia gak kepikiran kalo Ziva dalam masalah pas dia liat kalo Rega menjemput nya di sekolah tadi.


"Sial!!!" Randi meninju dinding.


Reno beranjak dari posisi nya mencoba menenangkan Randi meskipun ia masih bingung apa yang membuat sahabat nya itu marah besar.


"Di, tenang dulu!" Seru Reno.


"Gimana bisa tenang hah??! Adek gue lagi di rumah sakit, gue malah enak enak kan di sini!!" Emosi Randi.


"Adek??" Revan dan juga Reno saling pandang.


"Gue gak tau gimana kondisi nya?? Bodoh bodoh bodoh!! Gue bakal Musnahin tuh WBT sialan!!" Amuk Randi.


Deg


"WBT??"


"Di, ini...."


"Zi, itu adek sepupu gue!!" Potong Randi ketika Reno ingin bertanya.


"WHAT???!!!" Seluruh anggota White Eagle tercengang dengan pengakuan Randi.


"Maksud nya gimana nih?" Tanya Revan yang masih oleng dengan pernyataan sahabat nya yang satu ini.


"Queen Zi itu Zivara adek sepupu gue yang pernah gue ceritain ke Lo pada!!" Jelas Randi yang mulai bisa mengontrol emosi nya.


Tes


Air mata luruh dari kelopak mata Randi, ia merosot ke lantai.


"Sial!! Sial!! Sial!! Gue gagal jagain dia!!" Ujar Randi sembari memukul lantai.


Ya elah bang, lantai nya salah apa coba, Auto :v


Miris, satu kata yang terngiang di kepala anggota White Eagle melihat anggota inti mereka seperti ini. Sosok yang biasa nya cuek dan tegas menjadi sangat rapuh.


Sedangkan Reno sedang mengatur detak jantung nya, ia memang baru kenal dengan Zivara namun ia sudah cukup dekat dengannya. Membuat perasaan nya gusar ketika mendengar bahwa Queen Zi itu adalah Zivara yang ia kenal. Apalagi saat tau gadis itu sampai harus di rawat di rumah sakit.


"Tenang! Kita bakal bales mereka!" Seru Revan.


"Warrior udah bales kan!" ujar Randi yang merasa tak berguna.


"Mereka cuma ngancurin base camp nya!! Kita Musnahin sampe ke akar akar nya!!" Seru Revan yang membuat Randi langsung bangkit.


"Lo yakin??" Tanya Randi karna dia tau di balik WBT masih ada penyokong kuat di belakang nya.


"Keluarga Lo, keluarga kita juga" Seru Revan.


"Iya Bang, kita bakal bales dendam buat abnag!!" seru Anggota White Eagle lain nya.

__ADS_1


"Thanks"


__ADS_2