Most Wanted School

Most Wanted School
Golden Voice


__ADS_3

Setelah menyanyikan beberapa lagu Ziva pun mengakhiri penampilan nya dengan senyum merekah. Ia sangat senang jika orang lain ikut hanyut dalam lagu yang ia nyanyikan. Itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi nya. Ia segera berjalan menuju meja Revan, di sana terlihat Revan yang tersenyum menyambut nya.


"Gue baru tau Lo K-Pop lovers!!" Seru Revan ketika Ziva duduk di hadapan nya.


"Hehe emang gak keliatan gitu??" Kekeh Ziva pelan.


"Hmm keliatan sih dari style Lo, tapi gue pikir Lo cuma suka desain style nya doank tapi ternyata woww!!" Ujar Revan tersenyum.


"Ya gitu lah, awal nya gue cuma iseng nonton drakor eh malah keterusan... Sampe akhir nya gue gak sengaja dengar lagu nya B*ngt*n dan ternyata enak di denger... Lama kelamaan jadi kebiasaan terus gue mulai nge idolain mereka deh..." Seru Ziva.


"Terus makin lama jadi kepo sama apapun yang mereka lakuin dan makin cinta, jadi punya bias gue di sana nama nya JM, sumpah dia tuh dah ganteng, cute, suara nya keren, dance nya itu lho duhh pokok nya woww banget!! Ya gue keterusan jadi Arm* deh sampe sekarang!!" Jelas Ziva antusias.


"Arm*??" Ulang Revan.


"Iya, fans nya mereka itu di kasih nama Arm*!!" Sahut Ziva.


"Lo kayak nya ngefans banget ya sama mereka??" Tanya Revan.


"Oh jelas, setiap orang pasti punya idol nya masing masing!! Gue suka ngeliat penampilan dan prestasi mereka!! Gak cuma itu, terkadang tingkah kocak mereka jadi penghibur tersendiri buat para Arm*" Jelas Ziva sembari menyeruput jus jeruk yang di pesan oleh Revan untuk nya.


"Bukan nya mereka bakal ngadain konser ya di sini??" Tanya Revan.


"Ya gitu, tapi buat dapet tiket nya susah!! Secara mereka kan idol terkenal dan banyak banget Arm* di Indonesia yang bakal rebutan tiket nya!!" Ziva menghela nafas, sebenarnya ia ingin pergi namun entah bisa atau tidak.


"Ya udah gak usah sedih lagi!!" Revan berusaha menghibur Ziva.


"By the way, gila tadi Lo sama Bang Zidan keren banget!! Apalagi di bagian Rap nya!!" Revan mengacungkan kedua jempol nya pada Ziva.


"Hehe karna gue sering latihan kali.... Ala bisa karna biasa!!" Seru Ziva tersenyum manis.


"Lo suka nyanyi, kenapa gak daftar jadi penyanyi aja?? Apalagi suara Lo tuh kan bagus nih ya!!" Saran Revan.


"Gue gak ada niat buat jadi artis Van!! Ribet!! Nyanyi cuma hobby buat gue, penghilang stress and suntuk!!" Sahut Ziva.


"Hmm sama kayak gue donk, gue hobby futsal tapi gak mau jadiin futsal tujuan hidup gue!! Meskipun banyak yang bilang kalo gue bakal jadi atlet hebat tapi gue cuma jadiin itu selingan di waktu senggang!!" Seru Revan sembari meminum minuman nya.


"Ya setiap orang punya impian dan pilihan nya masing masing!!" Sahut Ziva.


"Ya kayak gue yang udah memilih Lo jadi bagian dari hidup gue!!" Seru Revan mengedipkan sebelah mata nya.


"Paan sih Lo" Ziva memukul kecil lengan Revan yang membuat Revan tertawa kecil.


"Hehe kan emang iya, Lo kan kesayangan nya Revan!!" Ujar Revan menggoda Ziva.


"Dih gr Lo, siapa juga yang mau jadi kesayangan nya elo!!" Gerutu Ziva memanyunkan bibirnya.


Hal itu membuat Revan tertawa senang, ini adalah kebiasaan baru nya yaitu menggoda Ziva. Ziva yang melihat Revan tertawa, segera memukuli bahu Revan kesal. Hal itu tak luput dari pandangan Bang Zidan, ia tersenyum melihat kebersamaan Ziva dan Revan. Bahkan ia sempat mengabadikan beberapa foto menggunakan ponsel nya. Ia segera mengirimkan nya pada Mike dengan caption 'Kesayangan nya Elo'


Sementara di sisi lain, Mike sedang berkutat dengan buku buku nya. Ia sangat pusing karena begitu banyak tugas yang di berikan oleh guru nya.


"Gila!! Nih tugas anak sekolah atau tumpukan buku di perpustakaan!!" Gerutu Mike.


Kepala nya sudah hampir pecah karena saking banyak nya tugas yang harus ia selesaikan.


Ting


Bunyi notifikasi masuk di ponsel nya mengalihkan perhatian nya, ia segera membuka nya. Mike tersenyum melihat foto adik kesayangannya sedang tertawa bersama Revan.


"Gue harap dia bisa ngubah Lo Zi!! Gue harap Lo gak terus terjerumus dalam jurang dendam yang gak pernah berakhir!!" Lirih Mike mengusap foto adik kesayangannya itu.


Mike seperti mendapat asupan vitamin yang membuat ia kembali bersemangat. Ia kembali mengerjakan tugas nya dengan senyum tak pudar di bibir nya.


Sementara di Flow Cafe, Ziva sedang memakan makanan yang di pesan oleh Revan. Revan hanya tersenyum melihat tingkah Ziva yang sangat antusias seperti anak kecil. Revan menyukai karakter Ziva yang tak pernah jaim dalam melakukan apapun yang ia mau.


Ya walaupun sebenarnya Revan menyukai segala hal yang ada di diri Ziva. Ziva yang sadar sedari tadi di perhatikan, akhir nya menghentikan acara makan nya.


"Kenapa??" Tanya Ziva heran.


"Gak papa, cuma lagi liatin masa depan gue!!" Ujar Revan sembari menunjuk kan deretan gigi nya.


"Dih, modus lu!!" Sahut Ziva kemudian kembali melanjutkan acara makan nya.


"Besok gue jemput ya!!" Tawar Revan dengan penuh harap.


"Oke!!" Sahut Ziva.


"Hah? Serius boleh??" Tanya Revan memastikan.


"Ya kalo pun gue tolak, besok Lo pasti masih bakalan jemput gue kan!!" Seru Ziva yang membuat Revan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"Hehe iya sih!!" Sahut Revan sembari terkekeh.


"Hmm lumayan lah dapet ojek gratis!!" Seru Ziva menahan tawa.


"Sialan Lo!! Mana ada tukang ojek ganteng nya kayak gue!!" Seru Revan ganteng.


"Siapa bilang gak ada!!" Sahut Ziva.


"Hah? Emang ada??"


"Ada, ojek langganan gue yang di simpang tiga!! Masih muda, keren, ganteng, ramah lagi!!" Seru Ziva tersenyum punya arti.


"Cih, mana bisa di bandingin sama gue!!" Ujar Revan tak suka mendengar Ziva memuji lelaki lain.


Ziva pun berusaha menahan tawa nya sebisa mungkin. Ia sangat suka melihat ekspresi Revan yang seperti ini. Namun akhir nya ia sudah tak tahan dan tertawa riang yang menarik perhatian seisi cafe.


"Hahahaha UPS, maaf!!" Seru Ziva sembari mengatupkan kedua tangan nya meminta maaf pada pengunjung cafe.


"Dah lah, gue naik dulu!! Buat lagu penutup, abis itu gue mau ngajak Lo ke suatu tempat!!" Seru Ziva yang di balas anggukan kecil oleh Revan.


Ziva pun kembali ke panggung, dan duduk di singgasana nya. Kembali memetik gitar nya mengalunkan lagu penutup yang ia nyanyikan malam ini.


'Spring day'


Ireoke malhanikka deo


Neohi sajineul bogo isseodo


Neomu yasokhan shigan


Naneun uriga mibda


Ijen eolgul han beon boneun geotto

__ADS_1


Himdeureojin uriga


Yeogin ontong gyeoul ppuniya


Palworedo gyeouri wa


Maeumeun shiganeul dallyeogane


Hollo nameun seolgukyeolcha


Ni son jabgo


Jigu bandaepyeonkkaji ga


Gyeoureul kkeutnaegopa


Geuriumdeuri


Eolmana nuncheoreom naeryeoya


Geu bomnari olkka


Friend


Heogongeul tteodoneun


Jageun meonjicheoreom


Jageun meonjicheoreom


Nallineun nuni naramyeon


Jogeum deo ppalli nege


Daheul su isseul tende


nunkkochi tteoreojyeoyo


tto jogeumsshik meoreojyeoyo


bogo shipda (bogo shipda)


bogo shipda (bogo shipda)


eolmana gidaryeoya


tto myeot bameul deo saewoya


neol boge doelkka (neol boge doelkka)


mannage doelkka (mannage doelkka)


chuun gyeoul kkeuteul jina


dashi bomnari ol ttaekkaji


kkot piul ttaekkaj


geugose jom deo meomulleojwo


Meomulleojwo


Ireoke malhanikka deo


Neohi sajineul bogo isseodo


Neomu yasokhan shigan


Naneun uriga mibda


Ijen eolgul han beon boneun geotto


Himdeureojin uriga


Yeogin ontong gyeoul ppuniya


Palworedo gyeouri wa


Maeumeun shiganeul dallyeogane


Hollo nameun seolgukyeolcha


Ni son jabgo


Jigu bandaepyeonkkaji ga


Gyeoureul kkeutnaegopa


Geuriumdeuri


Eolmana nuncheoreom naeryeoya


Geu bomnari olkka


Friend


Heogongeul tteodoneun


Jageun meonjicheoreom


Jageun meonjicheoreom


Nallineun nuni naramyeon


Jogeum deo ppalli nege


Daheul su isseul tende


nunkkochi tteoreojyeoyo


tto jogeumsshik meoreojyeoyo


bogo shipda (bogo shipda)

__ADS_1


bogo shipda (bogo shipda)


eolmana gidaryeoya


tto myeot bameul deo saewoya


neol boge doelkka (neol boge doelkka)


mannage doelkka (mannage doelkka)


chuun gyeoul kkeuteul jina


dashi bomnari ol ttaekkaji


kkot piul ttaekkaji


geugose jom deo meomulleojwo


Meomulleojwo


Niga byeonhan geonji


(niga byeonhan geonji)


Animyeon naega byeonhan geonji


(naega byeonhan geonji)


I sungan heureuneun shiganjocha miwo


Uriga byeonhan geoji mwo


Moduga geureon geoji mwo


Geurae mibda niga


Neon tteonatjiman


Dan harudo neoreul


Ijeun jeogi eopseotji nan


Soljikhi bogo shipeunde


iman neoreul jiulge


Geuge neol wonmanghagibodan


Deol apeunikka


Shirin neol bureonae bonda


Yeongicheoreom hayan yeongicheoreom


Malloneun jiunda haedo


Sashil nan ajik neol bonaeji mothaneunde


nunkkochi tteoreojyeoyo


tto jogeumsshik meoreojyeoyo


bogo shipda (bogo shipda)


bogo shipda (bogo shipda)


eolmana gidaryeoya


[tto myeot bameul deo saewoyaneol boge doelkka (neol boge doelkka)


mannage doelkka (mannage doelkka)


You know it all


You’re my best friend


Achimeun dashi ol geoya


Eotteon eodumdo eotteon gyejeoldo


Yeongweonhal sun eopseunikka


beotkkochi pinabwayo


I gyeouldo kkeuchi nayo


bogo shipda (bogo shipda)


bogo shipda (bogo shipda)


jogeumman gidarimyeon


myeochil bamman deo saeumyeon


mannareo galge (mannareo galge)


derireo galge (derireo galge)


chuun gyeoul kkeuteul jina


dashi bomnari ol ttaekkaji


kkot piul ttaekkaji


geugose jom deo meomulleojwo


Meomulleojwo


Ziva mengakhiri lagu nya dengan sangat indah yang membuat para pengunjung bertepuk tangan untuk nya.


"Terima kasih!!" Seru Ziva kemudian turun dari panggung.


"You've a golden voice!!" Seru seorang pengunjung.

__ADS_1


__ADS_2