Most Wanted School

Most Wanted School
Siapa Pengkhianat nya


__ADS_3

Akhirnya jam pelajaran pun di mulai, guru guru yang mengajar di kelas pun di buat takjub. Karena bukan hanya Revan dan teman teman tak lagi bolos jam pelajaran, tapi mereka juga sangat aktif bertanya. Bahkan mereka mampu menjawab pertanyaan dengan benar meski belum seluruh nya.


Ziva sedari tadi terus memperhatikan gerakan Revan dan teman teman nya itu. Seperti nya mereka tidak buruk buruk banget dalam pelajaran. Tapi mungkin keadaan yang memaksa mereka begitu.


Ting


Sebuah pesan masuk di hp Ziva, ia segera mengecek nya diam diam karna ini masih jam pelajaran.


From : +628********


To. : Me


Send a picture


Mata Ziva terbuka lebar melihat foto yang di kirim Seseorang untuk nya itu. Tangan nya terkepal erat, mata nya sudah basah. Namun ia terus menahan nya agar air mata nya tak jatuh. Hal ini pun. tak luput dari penglihatan Randi, ia melihat perubahan adik nya itu.


Setelah menerima pesan itu, Ziva jadi tak bisa fokus pada pelajaran. Bahkan ia kena teguran oleh guru, karna ketahuan melamun. Saat di tanya guru, Ziva hanya mampu tertunduk dan diam saja. Revan, Reno dan juga Sisil yang melihat perubahan begitu tampak di diri Ziva pun menjadi khawatir. Namun mereka tetap berusaha untuk tenang, dan tak berpikir aneh aneh dulu. Sementara Revan, ia terus memperhatikan gadis pujaan hati nya itu diam diam.


"Duhhh kapan sih, jam pelajaran nya selesai??" Batin Revan.


"Ra, Lo kenapa??" Tanya Randi dalam hati.


"Apa dia lagi ada masalah ya??" Batin Reno.


"Zi..." Wajah Revan terlihat begitu mengkhawatirkan kondisi Ziva.


Sementara di salah satu sekolah ternama di sana, yaitu FAG School. Terlihat Mike dan beberapa anggota Warrior sedang mengikuti pelajaran. Mereka sangat serius karna ini adalah tahun terakhir mereka menginjakkan kaki di SMA. Namun terkadang mereka saling lirik, mereka cukup lega saat tadi pagi melihat Mike datang. Setidaknya mereka tau kalau Mike baik baik saja, namun mereka masih mengkhawatirkan kondisi Rega dan Alqan.


Tringgg


Bel istirahat berbunyi, Mike memberi isyarat kepada anggota Warrior yang lain lewat lirik kan mata. Bastian langsung paham, ia segera memerintahkan Vano untuk memanggil anggota Warrior yang lain nya. Bastian segera menyusul langkah Mike, yang menuju halaman belakang sekolah mereka. Itu adalah tempat tongkrongan mereka, Mike duduk di hamparan rumput dan bersandar di pohon besar di sana.


Tak lama satu per satu anggota Warrior berkumpul di sana.


"Bang!!" Sapa Samudra.


"Syukurlah Lo gak papa bang!!"


"Iya bang, kita udah panik banget!!"


"Lo kemana bang?? Trus Queen??"


Begitu lah reaksi Anggota Warrior saat ini, wajah mereka pada suram tak seperti biasanya.


"Gue ada urusan!! Lo semua gak usah khawatir soal gue atau pun Ziva!! Gue buat sementara gak bisa di base camp!!" Seru Mike.

__ADS_1


"What?? Kenapa??" Tanya Bastian.


"Gue harus ngurus masalah Rega dan Alqan!!" Seru Mike.


"Sebenernya mereka kenapa?? Lo gak bisa bohongin kita bang, Lo tau no darurat itu terhubung ke 3 nomor, Lo, Queen dan juga Gue!!" Ujar Bastian yang membuat Mike menghela nafas panjang.


"Winter Blezz!!" Seru Mike yang membuat seluruh orang yang berada di sana mendadak menjadi pucat tegang.


"Mak... maksud Lo??" Tanya Bastian gugup.


"Kita kayak nya secara gak sengaja nyinggung Winter Blezz!!" Jelas Mike.


"What kok bisa??" Tanya Samudra dengan wajah yang begitu tegang.


"Gue juga belum bisa mastiin nya, tapi Lo semua tenang aja gue pastiin mereka gak bakal kenapa kenapa kok!!" Ujar Mike berusaha menenangkan anggota nya.


"Terus, Queen??" Tanya Vano.


"Lo tenang aja, dia aman kok!!" Semua orang di sana menghembuskan nafas lega.


"Tapi sekarang Queen dimana??" Tanya salah satu anggota Warrior.


"Dia lagi sama Revan, gue udah nyerahin keselamatan Ziva ke dia!!" Jelas Mike.


"Revan?? Leader nya White Eagle itu??" Tanya Salah satu anggota Warrior.


"Tapi kenapa harus di sana?? Kenapa gak di base camp aja??" Tanya Samudra.


"Lo gak inget kejadian Rega sama Alqan di mana?? Gue gak bisa ambil resiko, lagi pula gue punya alasan tersendiri kenapa gue percaya sama dia!!" Ujar Mike.


"Kita semua percaya sama Keputusan Lo bang!!" Seru Bastian.


"Terus kita sekarang harus gimana??" Tanya Samudra.


"Buat sekarang kalian jangan bertindak dulu!!" Seru Mike.


"Gue ada cara buat nyelesain ini, tapi gue minta sama Lo semua percaya sama gue!!" Ujar Mike menatap mereka semua.


"Lo tenang aja bang, kita semua percaya kok sama Lo!!" Seru Bastian.


"oh ya Sam, Lo nanti ke base camp White Eagle!! Pastiin kalo Zi baik baik aja, satu lagi Lo bilang ke Zi, apapun yang terjadi jangan gegabah!!" Seru Mike.


"Oke bang!! Tapi kenapa Lo gak bilang sendiri??" Tanya Samudra.


"Gue ada alasan tersendiri!!" Ujar Mike.

__ADS_1


"Aiiisshhhh oke, kalo gitu buat urusan Warrior Lo serahin aja sama gue!!" Ujar Bastian.


"Oke gue percaya sama Lo!!" Seru Mike menghela nafas lega.


"Oh ya by the way, kalo nyokap sama bokap gue nanya, bilang aja gue di base camp!!" Seru Mike.


"Lah emang lu gak balik ke rumah??" Tanya Bastian.


"Ya, buat sementara ini gue gak bisa balik dulu!!" Ujar Mike.


"Lo lagi gak nyembunyiin sesuatu kan bang??" Tanya Vano.


"Haiissshhh peka banget sih Lo!! Tenang aja, gue gak dalem masalah kok, cuma ada sedikit yang perlu gue urus!!" Jelas Mike yang di angguki oleh yang lain nya.


"Jadi buat sementara, kerjain tugas masing masing kayak biasa nya!! kita jalan sendiri sendiri dulu!! Tapi inget harus tetep hati hati karna ini bakal jadi hari hari yang sensitif buat kita!! Kita gak tau apa yang di pikirkan oleh musuh!!" Jelas Mike.


"Iya bang!!" Seru Samudra.


"Gue minta maaf sama Lo, karna mungkin gue yang udah bikin semua ini terjadi!!" Ujar Mike.


"Maksud Lo??" Tanya Bastian.


"Hahhh, ada kemungkinan kalo mereka nyerang Warrior karna ada gue dan Ziva!!" Seru Mike.


"Hah?? Maksud Lo apa sih bang??" Tanya Samudra.


"Maksud nya Lo ada masalah gitu sama anggota Winter Blezz??" Tanya Vano.


"emmm lebih tepat nya, sama ketua Winter Blezz!!" Seru Mike.


"What??" Seluruh anggota Warrior terkejut dengan pernyataan dari Mike.


"Gue tau Lo semua gak percaya, tapi ini kenyataan nya!! Jauh sebelum Warrior ada, gue udah bermasalah sama dia!! Gue gak tau apa dia bener bener ngincer Warrior karna gue atau ada maksud lain!! Yang jelas semua nya sama sama gak nguntungin buat kita." Jelas Mike.


"Jadi gue harap lu pada saling percaya!! Saling jaga dan satu lagi jangan segan buat keluar dari Warrior kalo kalian merasa gak aman!!" Ujar Mike membuat anggota Warrior lain nya terkejut.


"Maksud Lo apa bang??" Tanya Vano.


"Lo semua tau resiko nya kan, gue rasa gue gak perlu jelasin lagi!! Dan Lo tenang aja, walaupun Lo keluar dari Warrior itu gak akan ngaruh sama beasiswa atau apapun yang Lo dapet dari Warrior, termasuk kerjaan dan lain lain!!" Ujar Mike.


"Kita gak bakal ninggalin Lo bang!!"


"Iya, mau apapun masalah nya kita bakal tetep sama sama!!"


"Kita hidup sama sama!! Kalo mau mati sekalipun harus tetep setia bang!!"

__ADS_1


Begitulah tanggapan dari anggota Warrior yang lain nya.


"Mereka kelihatan nya tulus dan gak mungkin berkhianat!! Sebenernya siapa pengkhianat nya??" Batin Mike.


__ADS_2