Most Wanted School

Most Wanted School
Balas Dendam??


__ADS_3

Vito pun langsung berjalan ke arah Fahri unyuk mengalihkan perhatian sementara Eevan dan yang lain menuju ke motor nya.


"Hai!!" Sapa Vito yang membuat Fahri dan teman nya menoleh.


"Hei, eh lo kan??" Tanya Fahri yang mencoba mengingat Vito.


"Gue Vito, anggota White Eagle, kita pernah balapan waktu itu!!" Jelas Vito.


"Oh iya, hampir lupa gue.. Eh by the way Fahri!!" Seru Fahri mengulurkan tangan pada Vito dan langsung di sambut oleh Vito.


"Ini Jackson!!" Seru Fahri memperkenal kan teman nya.


"Hai!" Ujar Vito fan Jackson bersamaan.


"By the way lo mau ikut tanding??" Tanya Vito basa basi sembari mengawasi pergerakan Revan.


"Iya nih, tapi ntar!! Lu gak ikut??" Tanya Fahri.


"Kagak dulu deh, gue lagi ada urusan!!" Vito yang melihat Revan dan kawan kawan berhasil pergi segera mengakhiri percakapan nya.


"Oh gitu!!" Seru Fahri.


"Oke, gue cabut dulu yah good luck!!" Seru Vito sembari melambaikan tangan nya.


Vito langsung berlari menuju motor nya, ia langsung tancap gas menyusul Revan dan kawan kawan. Nanun saat melewati Fahri fan Jackson ia tak lupa menyalakan klakson sebagai tanda penghormatan. Dengan segera ia menarik gas nya membelah jalanan yang cukup sepi, tak lama terlihat lah motor Revan dan yang lain nya. Ia dengan segera menyetarakan motor nya dengan yang lain nya.


"Gimana??" Tanya Reno.


"Beres!! Tenang gue rasa dia gak liat Ziva deh!!" Seru Vito.


"By the way, kita kemana nih??" Tanya Vito yang membuat Revan sedikit melirik Ziva yang tubuh nya masih bergetar sampai saat ini.


"Base camp aja" Seru Revan.


Mereka pun langsung melajukan motor nya dengan kecepatan sedang menuju ke base camp White Eagle. Sejujur nya Revan sangat lah khawatir dengan keadaab Ziva sekarang namun ia tak mungkin bertanya dalam kondisi seperti ini. Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di pelataran base camp White Eagle, mereka segera menepikan motor nya. Revan, Ziva dan kawan kawan pun segera turun dari motor. Di saat yang bersamaan Gibran dan Zaki keluar dari base camp untuk memvuang sampah.


"Woahh bang!!" Seru Gibran saat melihat Revan dan yang lain nya ada di sana.


"Yuk masuk!!" Ajak Revan sembari merangkul Ziva.


Gibran dan Zaki pun dengan cepat membuang sampah nya dan langsung ikyt memasuki base camp. Revan, Ziva dan yang lain nya duduk di sofa ruang tengah.


"Zi are you okey??" Tanya Revan cemas, sedangkan Ziva hanya diam dan menyandarkan kepala nya di bahu nya Revan.

__ADS_1


"Haiissh..." Randi menghela nafas panjang kenudian berjongkok di depan Ziva, hal ini membuat yang lain nya semakin bingung karena mereka sama sekali tak mengetahui apa apa.


"Lo ke kamar aja yah, istirahat!! Jangan terlalu di pikirin oke!! Ada gue di sini!! Gue bakal kasih tau Bang Mike dan Nathan!!" Seru Randi yang membuat Ziva menatap Randi dengan penuh arti.


"Ngapain bawa bawa Nathan!!" Kesal Revan dalam hati.


"Ki!! Anterin Zi, ke kamar gue!!" Seru Revan.


"Oh oke bang!!" Sahut Zaki kemudian mengajak Ziva ke lantai atas lebih tepat nya ke kamar Revan.


Setelah Ziva dan Zaki tak terlihat lagi, kini suasana di ruang tengah menjadi sangat tegang.


"Jelasin!!" Titah Revan menatap dingin ke arah Randi, yang membuat Reno, Vito, Gio dan Juga Gibran bergidik ngeri.


"Gue gak bisa cerita banyak Van, karna yang berhak cerita itu Ziva!!" Seru Randi kembali duduk di sebelah Revan.


"Terus maksud lo bawa bwa Nathan sama bang Mike apa?? Kenapa lo panik banget tadi pas denger nama Fahri?? Apa hubungan Zi sama dia?? Kenapa Zi keliatan nya takut banget!!" Tanya Revan tanpa berhenti yang membuat Randi dan yang lain nya menatap nya bingung.


"Satu satu napa Van!!" Seru Randi sembari menepuk dahi nya.


"Tinggal jawab aja sih!!" Sahut Revan dengan nada dingin yang membuat Randi menghela nafas kasar ia tahu Revan sedang masuk dalam mode serius nya.


"Jadi gini, pokok nya Ziva dulu pernah mengalami masa kelam bahkan bisa di bilang berada di situasi antara hidup dan mati!!" Seru Randi yang membuat Revan dan yang lain nya melotot tak percaya.


"Dan itu berhubungan sama Fahri??" Tanya Revan memastikan.


"Bisa di bilang gitu atau lebih tepat nya seluruh keluarga Alzheir terlibat!!" Seru Randi yang mulai serius.


"Alzheir??" Tanya Revan bingung karena asing dengan nama


"Alzheir adalah keluarga sindikat narkoba dan penjualan orang yang terkenal di dunia gelap terutama di jerman!!" Jelas Randi.


"Narkoba!!" Ujar Gio.


"Penjualan orang!!" Ujar Gibran yang memastikan pendengaran nya.


"Terus apa hubungan nya sama Zi??" Tanya Revan yang mulai cemas.


"Kalo masalah tahun itu, cuma Zi yang berhak ceritain nya kalo dia mau!! Yang jelas itu masa masa sulit buat Ara, yang membuat dia juga harus kehilangan mama nya dan juga hampir kehilangan nyawa nya sendiri!!" Jelas Randi.


"Tunggu!! Tunggu mama nya??" Tanya Revan bingung.


"Iya mama nya'' Sahut Randi.

__ADS_1


"Terus mama nya yang di rumah nya waktu itu??" Tanya Revan yang bingung karena ia sudah pernah melihat bahkan berbincang dengan orang tua Ziva.


"Mereka bukan orang tua kandung Ziva!!"


Deg


Satu kenyataan yang membuat Revan, Reno, Gio, Vito dan Juga Gibran tercengang dan membulatkan mata nya. Karena Ziva selama ini tak pernah menunjukkan kalau dia ada masalah, bahkan hubungan nya dengan Mike pun seperti saudara kandung.


"Jadi Bang Mike??" Tanya Revan memastikan.


"Bukan kakak kandung nya Ara!!" Sahut Randi.


"Astaga!! Mendadak kepala gua langsung ngebleng nih!! Jadi Ziva anak angkat dari orang tua nya Mike gitu, dan karna itu lah mereka keliatan kayak saudara kandung??" Tanya Gio.


"Bukan!!" Tandas Randi.


"Hah??" Semua orang kini menatap Randi heran.


"Apa maksud nya bukan??" Tanya Revan.


"Haiissshhh panjang cerita nya, yang jelas, mereka berdua itu sama sama di angkat anak sama Om Fadli, papa nya Ziva yang sekarang!!" Seru Randi.


"What?? Jadi Bang Mike??" Tanya Revan yang semakin bingung.


"Kalo soal asal usul Mike, gue juga gak tau pasti karna dia tertutup banget yang gue tau kasih sayangnya buat Ziva itu tulus, sama kayak gua yang udah anggep Ziva adek gue sendiri yah walaupun dia cuma anak angkat dari om gue!!" Jelas Randi.


"Terus Nathan??" Tanya Revan.


"Nathan itu, orang yang slalu ada buat Ziva selama ini, gue denger dia satu satu nya pewaris grup besar gitu di Jerman cuma gue gak pernah tau nama grup nya!!" Seru Randi.


"Nathan itu spesial buat Ziva, karna setiap Ziva terjatuh dia yang akan slalu jadi tameng untuk Ziva!!" Tanbah Randi yang membuat Revan memalingkan wajah nya, sebenarnya Randi tau ini mungkin sedikit menyakitkan untuk Rvan tapi Revan harus tau semua nya.


"Gue rasa Mike pernah bilang ke lo!! Suruh rubah tujuan Ziva!!" Seru Randi menengadahkan kepala nya.


"Iya, tapi sampe sekarang gue gak ngerti!!" Seru Revan.


"Tujuan Ziva adalah Keluarga Alzheir!!"


Deg


Seketika suasana menjadi semakin tegang, banyak pemikiran tentang apa yang terjadi dengan queen Warrior satu itu.


"Balas dendam??" Tanya Revan yang membuat Randi mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2