
Sedangkan di sisi lain, Bastian dan Mike sedang mengendarai motor mereka dengan kecepatan tinggi. Yah Mike mengajak Bastian untuk ke markas Tiger Moon, ia tidak punya pilihan lain selain kembali meminta bantuan dari Alex. Ia menambah lagi kecepatan nya, bahkan Bastian pun sedikit sulit menyeimbangkan laju motor nya. Beruntung jalan yang mereka lewati cukup lenggang, kalau tidak mungkin mereka akan berada di ruang putih saat ini.
"Sebenernya Bang Mike mau ngajak gue kemana sih??" Batin Bastian, karna Mike sama sekali tak mengatakan apapun.
Bahkan Mike melarang yang lain ikut dengan nya, hanya Bastian yang ia percayai sekarang. Bastian pun tak terlalu banyak bertanya, karna kalau dia terlalu over. Bisa bisa Mike memutuskan untuk pergi sendiri. Bastian hanya takut Mike mengambil tindakan aneh aneh karna amarah. Bastian kembali menarik gas nya untuk menyeimbangkan laju motor nya dengan motor Mike.
Tak lama mereka berdua sampai di pekarangan sebuah rumah yang sangat mewah. Bastian sampai tak bisa berkedip melihat nya, ini sudah seperti istana negeri dongeng. Mereka pun turun dari motor dan di sambut oleh pengawal yang sedang berjaga.
"Tuan muda" Pengawal itu segera membungkukkan badan saat berhadapan dengan Mike.
"Hah? Apa kata nya tadi? Tu.. tuan muda?" Batin Bastian terkejut.
"Hmm, mana Bang Al?" Tanya Mike dingin.
"Ada di ruang baca tuan, perlu di antar?" Tanya pengawal itu dengan hati hati, ya karna sebelum nya ia tidak mengetahui orang yang di hadapan nya saat ini adalah adik dari pemimpin nya, namun sekarang ia tau karna pemimpin nya sendiri yang mengumumkan nya.
"Gak perlu!! Lanjutin tugas lo!!" Tandas Mike yang kemudian mengambil langkah besar memasuki mansion itu.
sedangkan Bastian hanya bisa mengekor di belakang Mike. Sembari mengagumi setiap bagian dari mansion atau lebih tepat nya markas Tiger Moon ini. Sampai pada akhir nya mereka sampai di tempat tujuan, Mike segera membuka pintu itu tanpa permisi lagi pada si empu nya.
Cklek
Suara pintu terbuka membuat dua pasang mata yang sedang berdiskusi itu menatap ke arah pintu. Mike dengan santai nya masuk ke dalam ruangan dengan di ikuti oleh Bastian yang sudah sangat gugup. Karna mereka masuk begini, yah apakah sopan!!
"CK... ku kira siapa yang berani banget masuk ke ruangan nya Al tanpa ketuk pintu!!" Tukas Fajar.
"Ah elah, untung gak gua dobrak tuh pintu!!" Canda Mike.
"Weehhh keliatan nya hubungan kalian udah membaik yah!!" Ujar Fajar yang melihat Mike sudah bisa bercanda lagi.
"Hmm" Yah Itu lah balasan dari Alex, hanya bergumam tak jelas sedangkan Mike memutar bola mata nya.
"Lah jangan lah Wee, ya kali mau berantem lagi!! Kan baru aja baikan!!" Ujar Fajar menatap kakak beradik itu secara bergiliran.
"Ah udah lah, gua mau minta bantuan Lo bang!!" Seru Mike yang membuat Alex mengernyitkan dahi nya.
__ADS_1
"Bantuan?" Ulang Alex.
"Lah emang ada masalah lagi??" Tanya Fajar rada cemas.
"Gak!! gue mau minta, Lo bantuin gue cari Zein!!" Seru Mike.
"Zein? Ah dia anggota inti Warrior kan??" Ujar Fajar saat mengingat sosok Zein.
"Hah? Ini ada apa sih? Mereka siapa coba? Masalah lagi? Jangan jangan mereka yang udah bantuin Bang Mike nemuin Alqan dan Rega!!" Banyak lagi pertanyaan yang mengitari isi kepala Bastian.
"Iya bang!!" Sahut Mike.
"Kenapa Lo nyari dia??" Tanya Alex santai sembari membaca sebuah buku.
"Dia pengkhianat bang!!!" Ujar Mike sembari mengepalkan tangan nya erat.
"Sabar bang!!" Seru Bastian sembari menepuk nepuk punggung Mike.
"Maksud lo?" Tanya Alex memastikan sembari menutup buku bacaan nya.
"Dia dari awal mata mata dari Winter Blezz bang!! Dia sengaja masuk ke Warrior buat cari informasi, dan untung aja gak semua hal di dapet!! Itu sebab nya dia ngincer Ara karna dia tau satu satu nya kelemahan gue ya Ara!!" Jelas Mike yang membuat Alex mengangguk paham dengan situasi saat ini.
"Jar!!" Panggil Alex.
"Oiii" Sahut Fajar refleks.
"Lu tau apa yang harus di lakuin kan?" Tanya Alex.
"Haiissshhh gue lagi nih yang turun tangan!!" Seru Fajar menggeram frustasi karena sebenarnya tugas nya masih menumpuk.
"Ya terus gue yang harus turun tangan!!" Seru Alex menatap tajam Fajar.
"Ya elu lah, kan adek lu!!" Sahut Fajar sembari menatap balik Alex.
"Lu dah berani sama gua!!" Tukas Alex berdiri dari duduknya.
__ADS_1
"Heh? Siapa juga yang takut Ama lu!!" Sahut Fajar yang ikut berdiri.
Bastian yang menatap kedua nya kini malah terpelongo sendiri.
"Lah lah lah... Napa malah nih dua orang yang berantem?" Batin Bastian heran.
"Woi bang, niat bantuin kagak!!" Kesal Mike.
"Hehe iya iya, canda Mike!!" Ujar Fajar menampilkan deretan gigi nya.
"Haiissshhh gue bakal fokus bantuin nemuin Wilson, urusan cecurut yang satu itu Lo bakal di bantuin Ama Fajar!! Dan Lo bebas merintah seluruh anak Tiger Moon selama Lo mau!!" Jelas Alex kembali duduk di singgasana nya.
"Ti... ti... apa tadi??" Batin Bastian.
"What the!!! Tiger Moon??" Kaget Bastian dalam hati kemudian mengalihkan pandangan nya pada Mike.
Mike yang merasa di tatap pun menoleh, dan benar saja Bastian sedang menatap nya. Tatapan itu seakan memberikan isyarat untuk mengkonfirmasi apa yang ia dengar barusan. Mike yang mengerti langsung menganggukkan kepalanya yang membuat Bastian kembali melongo dan berkedip beberapa kali.
"Napa lu? Kelilipan?" Tanya Fajar yang heran karena Bastian mengedipkan mata nya terus menerus.
"Hah?" Sahut Bastian linglung.
"It's okey!!" Mike menepuk bahu Bastian.
"Lu pikir dia tau kalo gua ada hubungan nya sama Tiger Moon!! Ya dia shock lah!!" Jelas Mike dengan santai.
"Oh astaga gue lupa!!" Seru Fajar menepuk jidat nya, sebenarnya Alex juga ingin mengatakan hal yang sama namun gengsi nya terlalu tinggi jadi stay cool aja lah.
"Hehe sorry yah, gue lupa kenalan!! Fajar!!" Seru Fajar mengulurkan tangan pada Bastian.
"Ah? Bas.. Bastian Bang!!" Gugup Bastian sembari menyambut uluran tangan Fajar.
"Nah!! Nih yang itu Alex dia King nya Tiger Moon!!" Seru Fajar sembari menunjuk Alex namun yang di tunjuk justru tak bergeming.
"Dah lah kagak usah di ambil hati!! Tuh orang emang beku kek es!!" Tambah Fajar.
__ADS_1
"Ah.. iyy.. iya bang!!" Sahut Bastian.
"Gila!! Kejutan banget hidup Lo bang!" Batin Bastian menatap Mike.