Muhasabah Cinta

Muhasabah Cinta
Monica berganti wajah


__ADS_3

Monica tetap memantau Namira dan Malik. Monica merasa geram dengan hubungan Namira dengan Malik yang makin dekat. Monica tidak rela melihat Namira bahagia. Karena Binar gagal menikah dengan Rival. Karena Monica masih menyalahkan Namira dengan kejadian batalnya pernikahan anaknya.


Karena semua kehancuran dirinya memang berasal dari Namira.


"Ini semua tidak adil. Namira bisa bahagia di atas penderitaan anakku. Sedangkan anakku sekarang menderita karena pernikahannya yang gagal. Aku bersumpah akan menghancurkan kamu Namira.." Ucapnya sembari mengepalkan tangannya.


...****************...


Monica kembali ke rumah aria dengan perasaan kesal. Aria melihat Monica yang mondar-mandir terlihat sangat gelisah dan memikirkan sesuatu.


"Monica kamu kenapa Mondar-mandir seperti itu?" Tanya Aria.


"Bagaimana Aku ga kesal Aria, orang yang menghancurkan kebahagiaan anakku sekarang menjadi bahagia di atas penderitaan anakku. Ini ga adil Aria.. benar-benar ga adil." Gerutu Monica.


"Monica, kenapa kamu tidak langsung membalas mereka saja?" Ujar Aria.


"Ga segampang itu Aria.. Aku ini masih seorang buronan.. Memang benar Aku sudah dianggap meninggal. Tapi bukan ga mungkin mereka tidak mengenali Aku.." Ujar Monica.


"Monica.. kamu ingin leluasa ingin membalaskan dendam kamu?" Tanya Aria.


"Aku ingin membalaskan dendam Aku kepada mereka. Aku ingin mereka merasakan apa yang mereka rasakan." Ujar Monica.


"Monica, Aku tau bagaimana caranya supaya kamu bisa leluasa untuk membalaskan dendam kamu." Ujar Aria.


"Bagaimana caranya?" Tanya Monica tidak sabar.


"Ganti wajah kamu!" Ungkap Aria. Monica terbelalak ketika mendengar saran dari Aria.


"Apa? Ganti wajah? Maksud kamu, Aku harus melakukan oplas dengan wajah baru agar orang-orang tidak mengenaliku?" Tanya Monica untuk memastikan.


"Iya.. seperti itu tepatnya.." Ujar Aria.


"Tapi kan Aria.. Aku masih sayang sama wajah Aku yang ini.. kenapa harus di rubah?" Ucap Monica keberatan.

__ADS_1


"Itu terserah kamu, mau atau enggak. Kalau kamu ingin berhasil, kamu harus berkorban demi apapun. Tapi, kalau kamu ingin tetap sakit hati, ya.. itu terserah kamu aja.. Aku cuma memberi saran." Ujar Aria. Perkataan Aria ada benarnya juga. Kemudian, Monica pun berubah pikiran. Iya setuju dengan saran Aria.


"Aria, tunggu. Iya. Aku mau merubah wajahku menjadi orang lain.. demi dendam." Ucap Monica. Aria pun menganggukkan kepala dan bersedia membantu Monica.


"Ok.. Aku akan bantu kamu untuk melakukan oplas. Dan Aku akan membawa kamu ke Singapura untuk melakukan itu. Supaya hasilnya lebih maksimal. Sesuai wajah yang kamu inginkan.." Ujar Aria. Monica pun mengangguk setuju dengan ucapan Aria.


"Ok. Aku setuju.." Ujar Monica.


...****************...


Aria membantu mempersiapkan segala keperluan Monica untuk berangkat ke Singapura. Dan Sebentar lagi, Monica akan berubah menjadi orang baru. Monica tidak sabar ingin segera menjalankan misinya dengan bebas.


Aria pun menemani Monica ke Singapura untuk melakukan operasi. Mereka pun bersiap-siap untuk berangkat ke bandara. Selama perjalanan menuju bandara, Monica pun menggunakan masker dan topi warna hitam agar tidak ada orang yang mengenalinya. Sesampainya di bandara, Monica bertemu dengan polisi yang sedang berjaga-jaga. Monica terlihat panik dan was-was saat melihat polisi-polisi itu.


"Aduh.. gawat! Ada polisi lagi.. gimana ini.. kalau sampai mereka mengenali Aku?" Pikir Monica. Aria yang paham dengan pikiran Monica berusaha untuk membuat Monica tidak panik.


"Kamu tenang saja Monica. Mereka tidak akan mengenali kamu." Ujar Aria. Monica pun sedikit merasa lega dengan ucapan Aria. Monica pun langsung masuk ke ruang tunggu. Di ruang tunggu, Monica merasa tidak tenang. Iya takut kalau polisi itu menangkapnya.


Mereka segera berjalan menuju pesawat dengan melalui pemeriksaan sebelum masuk ke sana. Monica dan Aria cepat-cepat masuk dalam pesawat. Karena Aria juga panik melihat polisi itu. Setelah berasa dalam pesawat, Aria dan Monica pun merasa lebih tenang. Monica sangat bersyukur karena dirinya tidak sampai dikenali oleh polisi.


.


.


.


Pesawat yang Monica tumpangi pun mulai berangkat. Dan Monica tentu sangat-sangat lega.


"Ah.. akhirnya, kita lolos juga dari polisi-polisi itu. Sumpah, ini membuat Aku takut setengah mati." Ujar Monica.


"Bagaimana sekarang perasaan kamu?" Tanah Aria.


"Sangat lega." Jawab Monica.

__ADS_1


"Setelah ini, kamu akan terbebas. Dan kamu akan lebih leluasa di alam bebas. Karena tidak akan ada yang mengenali kamu." Ujar Aria.


"Ya, tentu saja.. Aria.. terimakasih atas kebaikan kamu Aria.." Ujar Monica. Aria hanya tersenyum mendengar ucapan Monica. Ternyata, orang jahat juga bisa berterimakasih juga.


...****************...


Di Singapura, Monica pun langsung pergi ke rumah sakit bersama Aria. Monica sudah mendaftar untuk melakukan operasi plastik. Dan beruntungnya, Monica berada di urutan pertama untuk melakukan oplas. Dan tentu saja, Monica sangat senang karena tidak terlalu menunggu lama. Dan operasi pun segera dimulai.


Setelah menunggu sekian jam, akhirnya operasi wajah Monica sudah selesai dilakukan. Dan dokter mengatakan bahwa operasinya telah berhasil di lakukan. Hanya saja, itu perlu waktu satu minggu untuk di buka perban nya.


.


.


.


Setelah waktu satu minggu terlewati, akhirnya dokter pun membuka perban wajah Monica. Secara perlahan, dokter membuka perban yang melilit di wajah Monica. Dan setelah selesai membuka perban nya, Monica pun mulai membuka matanya. Dan dokter pun juga memberikan sebuah cermin untuk Monica. Monica pun melihat wajah barunya itu.


Monica meraba wajahnya di depan cermin. Iya tidak menyangka kalau dirinya akan berubah lebih cantik. Dan Monica sangat senang. Begitu juga dengan Aria. Iya juga pangling dengan wajah baru Monica. Monica sangatlah berbeda. Dan tidak ada yang bisa mengenali Monica sekarang. Bahkan orang terdekat pun tidak ada yang mengenalinya.


"Ini benar wajahku?" Tanya Monica tidak percaya.


"Sesuai dengan yang kamu lihat Monica.." Ucap Aria.


"Yes.. Akhirnya.. Aku berubah juga." Ucap Monica.


"Sekarang, kamu bisa leluasa untuk menjalankan misi kamu Monica.." Ujar Aria.


"Iya.. Aku akan menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Dan aku ga perlu lagi menggunakan masker untuk menutupi wajah Aku.." Ujar Monica.


Monica pun mulai mengganti namanya menjadi Mona. Aria mulai menyebut nama Monica dengan sebutan Mona. Dan Monica juga mengganti identitas aslinya agar orang-orang tidak curiga dengannya. Penyamaran Monica kali ini sangat sempurna. Karena Monica sudah menyiapkan dengan matang.


Sudah satu minggu berasa di rumah sakit Singapura. Monica pun dinyatakan sudah benar-benar pulih. Monica pun sudah di perbolehkan keluar dari rumah sakit. Tapi untuk sementara waktu, Monica tidak boleh bepergian jauh. Monica menunggu dengan sabar untuk kepulihan dirinya secara total.

__ADS_1


__ADS_2