
Dengan amarahnya Mr.Joy mendekati kerumunan itu, rasa takutpun kian menyeruak saat Mr.Joy memberikan mereka tatapan yang lebih tajam lagi.
"You may disperse and enter your classes excep Chalsea and Lusi, Come with me now ( Kalian boleh masuk ke dalam kelas masing-masing kecuali Chalsea dan Lusi, ikut saya sekarang).Ucap Mr.Joy dengan suara lantang membuat seluruh anak didiknya itu lari terbirit-birit masuk ke dalam kelas masing-masing, kecuali Chelsea dan Lusi sebelum masuk kelas mereka terlebih dahulu harus masuk ke ruang kerja Mr.Joy ruangan yang ditakuti oleh seluruh Mahasiswa-siswi di kampus itu.
Untuk kesekian kalinya Chelsea dan Lusi masuk keruangan itu dengan permasalahan yang sama.
"Why are you fighting again, What is the problem, Is this time with the same problem again???( Kenapa kalian bertengkar lagi, Apa masalahnya, Apakah kali ini dengan masalah yang sama lagi???)."Tanya Mr.Joy dengan bruntun masih dengan amarah-nya.
"Sorry Mr She started it, She approached My boyfriend again (Maaf Mr Dia yang memulai, Dia mendekati pacar saya lagi)."Jawab Chalsea membelah diri sambil menunjuk- nunjukkan jarinya ke arah Lusi.
Lusi yang tak terimah dengan ucapan Chelsea ia langsung membantah
"Hy...Your relationship with David is over ( Hy...hubunganmu dengan David sudah berakhir)." Jawab Lusi santai.
Chelsea tak terimah dengan apa yang di katakan Lusi ia menatap-nya dengan sorot mata yang tajam, dengan sigap tangan-nya kembali menarik rambut musuh bebuyutan-nya itu, seolah tak mau kalah Lusi juga kembali beraksi melakukan hal serupa dengan apa yang dilakukan Chalsea
(Aduuh kok mereka nggak capek yaaa main jambak-jambakan terus๐).
__ADS_1
Mr.Joy yang mihat hal itu menghembus nafas-nya kasar sambil memijati pelipis-nya, ia benar-benar telah muak melihat tingkah kedua anak didik-nya itu.
"STOP...(berheti)!!!." Sergah-nya dengan suara yang sangat lantang.
Kedua wanita itupun terperanjat mendengarkan suara lantang milik Mr.Joy tanpa menunggu instruksi dengan cepat mereka menutupi kuping-nya bersamaan.
Berhasil menghentikan pertengkaran dari kedua wanita itu, Mr. Joy keluar dari ruang kebesaran-nya, menghampiri Rasyid yang dilihat-nya sedang berjalan menuju kelas.
"Rasyid called David to my room (Rasyid panggil David ke ruangan saya)."Pintah Mr.Joy pada Rasyid yang tampak tidak asing bagi-nya.
"When Mr...? ( kapan Mr...?)."Tanya Rasyid dengan muka polosnya.
"OoooWh..."Ucap Rasyid sambil menganggukkan kepalanya.
"DO IT NOW !!!( Lakukan sekarang!!!)" Ucap Mr.Joy penuh penekanan dengan suara lantang dan mimik wajah-nya yang terlihat kesal.
"Yes Mr (Baik Mr )."Ucap Rasyid pelan sambil menunduk enggan melihat wajah Mr.joy yang sudah mirip kepiting rebus, Dengan langkah gontai ia berlari menyusuri koridor kampus menuju kelas-nya.
__ADS_1
Mr.Joy yang melihat tingkat Rasyid hanya dapat menggeleng-gelengkan kepala sesakali memijat pelipisnya ia melangkah memasuki ruangan-nya saat ini kepala-nya sangat pusing memikirkan tingkah anak-anak didiknya.
_________________๐ Flashback Off
Kini David dan kedua temanya itu telah ada di depan pintu masuk dimana dari atas pintu itu tampak tulisan timbul bertuliskan *Ractor's Room *(Ruang Rektor> Kepala perguruan tinggi).
Ia menghela nafas-nya kemudian menghembus-nya pelan berharap semua akan baik-baik saja, bukan hanya David yang merasah gusar, kedua teman-nya itupun merasa khawatir entah apa yang akan terjadi kedepan-nya setelah David memasuki ruangan itu.
"Semangat Bro semua akan baik-baik saja." Ucap Viky menyemangati sambil mengelus pelan pundak sahabatnya.
"Jangan risau, ucap Bissmillah (Jangan khawatir, ucap Bismillah)" Ucap Rasyid menyemangati dan menuntun David.
**Kira-kira apa yah keputusan dari Mr.Joy???
Yuuk ikuti terus Episode-episode berikutnya
TINGGALKAN JEJAK YAAA
__ADS_1
LIKE, COMENT, VOTE DAN RATE ๐
UNTUK MEYEMANGATI AUTHOR๐๐**