Muhasabah Cinta

Muhasabah Cinta
Perpisahan


__ADS_3

Tak lama kemudian suara wanita dari balik Speaker mengatakan bahwa maskapai penghubung Jestar Asia Airways akan lepas landas beberapa menit lagi dan para penumpang di minta untuk bersiap-siap serta mengambil tempat masing-masing.


"Bro gua pergi ya, ingat kalian harus belajar yang lebih tekun lagi." Ucap David mengingatkan.


"Pasti Bro, lo baik-baik di sana ya." Jawab Vicky.


"Baritahu kami jika awak telah tibah (kabarkan kami jika kamu sudah sampai)." Pinta Rasyid.


"Ok...Gua pergi ya." Pamit David dengan tos ala pria yang di akhiri pelukan.


David kini kembali dengan aura dingin dan wajah datar ia menyeret koper hitam miliknya berjalan menuju pesawat yang masih terdiam menunggu para penumpang.


Tak lama berselang David kini telah sampai segera ia meniti satu persatu anak tangga yang menuntun-nya masuk ke ke dalam pesawat. Sesampainya di sana ia lalu mencari nomor kursi pilihan-nya.


Para penumpang di pesawat itu kini telah mengambil bagian masing-masing. Dengan teliti Pilot mengendalikan pesawat agar segera lepas landas dari bandara Internasional Changi untuk sampai ke tempat tujuan.

__ADS_1


Dari dalam gedung bandara tampak gadis cantik dengan high heels hak tinggi berlari dengan cepat. Ia tak peduli siapa saja yang di tabrak-nya, akibatnya banyak pasang mata yang memandang bingung dengan gadis itu.


Ia kian bingung mencari dengan kepala menoleh ke kiri dan ke kanan, sampai akhirnya ia melihat dua orang yang tida asing baginya. Kembali ia berlari mendekati ke dua pemuda itu.


"David,,,Mana dia,,," Tanya Chelsea ngos-ngosan, pisisi lutut yang ditekuk dan lengan lurus yang bertumpu pada lutut.


Viky dan Rasyid yang sedari tadi mengangkat wajah memandang ke atas di iringi lambaian tangan mendengar seseorang bertanya. Dengan serentak mereka berbalik badan dan mendapati Chelsea di sana.


"Awak tiba lewat ( Kamu datang terlambat)" Ucap Rasyid.


Deg...


Bak di sambar petir. Ia merasah sesak di dadanya, dengan rasa lemas ia kini telah berdiri tegak. Bulir-bulir air mata jatuh membasahi pipinya lagi.


Viky dan Rasyid yang melihat hal itu ikut merasah sedih memandangi Chelsea yang kini telah terduduk di lantai memeluk lututnya dengan kepala tertunduk sesekali ia terisak.

__ADS_1


"Chelsea baleklah ( Chelsea pulanglah)" Pinta Rasyid dengan nada pelan.


"Ya baleklah, di sini tak bagus kerana banyak orang memerhatikan awak." Vikhy menimpali.


Mendengar ucapan itu Chelsea segera mengangkat kepalanya menyeka air matanya dengan mata sembab ia memandang ke berbagai arah dan benar saja di sana banyak pasang mata yang sedang tertuju padanya.


Tak mau menjadi perhatian orang, ia mencoba bangkit dan segerah berbalik kemudian dengan langkah lunglai ia pergi dari sana.


Dengan tatapan kosong di selah langkahnya ia berkata, "David...Cepat atau lambat awak akan kembali kepada saya lagi."Gumam Chelsea di selah langkahnya dengan tersenyum sinis ia menghapus kasar air mata yang jatuh dipipinya.


MOHON MAAF bagi para pembaca setia Novel MUHASABAH CINTA mungkin beberapa hari kedepan saya tidak bisa UP dulu ya 🙏 Tapi jangan khawatir nanti saya akan up lagi kok.


Untuk kalian yang sudah membaca novel ini dari episode1- sekarang saya ucapkan terimah kasih banyak.💐


Dan bagi yang belum meninggalkan jejaknya PLIIIISS tinggalkan LIKE walau hanya 1,2,3 saja karena itu sudah bisa buat AUTHOR😢 seneng, jangan lupa Rate di setiap episode🙏.

__ADS_1


saya undur diri Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🙏


__ADS_2