
Kita lanjuuuuut....
untuk yang belum meninggalkan jejaknya Pliss kasih Like, Coment, Vote dan Rate-nya.
Untuk mendukung Author πππ
"Ok gimana kalau jam 01 pass Kak, sesudah shalat Dzuhur ...???" Tanya Salsa.
"Oh iya dek boleh juga tuh, soalnya kelas kakak di jam itu juga udah nggak ada."Ucap Arman.
"Ok kak Aku sama Nadia bakalan nungguin kakak di Kantin, kita kerja tugas-nya di sana aja sekalian isi perut, Hehe." Ucap Salsa cengengesan.
"Ok Dek...Oh jadi dek Salsa sama dek Nadia satu kelompok ternyata???." Ucap Arman yang kemudia bertanya.
"Hah....apa Sal." Tanya Nadia yang baru tersadar dari lamunan-nya setelah mendengar nama-Nya di sebut oleh peria idaman-nya itu, sambil clingak-clinguk seperti orang bingung ia mencuil punggung bawa Salsa memberi isyarat seolah Ia sedang bertanya.
"Ya ampun Nadia, kamu tadi tidur yaaa???" Tanya Salsa bingung entah apa yang sedari tadi di lakukan Sahabat-nya itu.
Nadia yang melihat mimik wajah Salsa yang kesal itu lalu berkata
"Hehehe...Maaf aku nggak fokus." Jawab Nadia kikuk merasa canggung.
__ADS_1
Arman yang melihat tingkah kedua junior-nya itu hanya tersenyum dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Nad jadi Kak Arman itu siap membimbing kita untuk menyelesaikan tugas pemberian pak Arya (Dosen Prodi Karya Sastra Indonesia dari Nadia dan Salsa) terus sebentar kita kerja tugas-nya di kantin."Terang Salsa
"OooW terus kenapa harus tunggu sebentar sekarang aja..."Ucap Nadia semangat setelah tahu bahwa Arman akan membimbing mereka untuk mengerjakan tugas-nya.
"Ya ampun Nadia kita ada kelas pagi" Ucap Salsa gemas dengan tingkah sahabat-nya itu.
"Hehehe sudah...sudah...sekarang kalian masuk kelas gih, nanti telat kan nggak lucu kalau kalian di hukum berdiri di lapangan."Ucap Arman mengingatkan sambil tertawa kecil.
"Iya Kak" Jawab Nadia dan Salsa serentak.
"Ya sudah kakak pamit ya soalnya kakak juga hari ini ada kelas pagi... Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumussalam Kak." Jawab Nadia dan Salsa serentak sambil memperhatikan punggung Arman yang sudah menjauh.
"Ya Allah Sal...kamu taunggak hati ku ini dari tadi berirama tak tentu, kayak mau copot lompat dari dari tempat-nya."Ucap Nadia sambil memegang dadanya.
"Huh BUCIN ayoook ke kelas nanti kita di hukum beneran loooh, baru tau rasa kamu kalau kak Arman ngeliat kamu di hukum."Ucap Salsa dengan sedikit penekanan lalu mengajak Nadia untuk masuk kelas.
"Ih biarin, yaudah jangan banyak cincong ayoook kita ke Kelas jangan sampai terlambat beneran."Ucap Nadia sambil menarik tangan kanan Salsa menuntun-nya berjalan untuk memasuki kelas.
__ADS_1
______________π SINGAPURA
Cerita tentang Nadia kita cukupin dulu yaaa
sekarang kita terbang ke SINGAPORE
βοΈβοΈ βοΈ
βοΈβοΈβοΈ
Mobil Sport Lamborghini dengan perpaduan warna hitam putih mengkilat disertai putaran rodanya yang cepat memasuki area kampus(Curtin Singapore).
Tanpa menunggu instruksi para wanita yang ada di area kampus bersamaan menatap ke arah mobil mahal itu dengan rasa senang mereka menanti seseorang turun dari atas mobil.
Dengan cepat mereka menghentikan aktivitas yang dilakukan agar tidak kehilangan moment menatap peria tampan, maco dan cool yang sedari tadi mereka nanti kedatangan-nya.
Hmmm Penasaran-Kan dengan cerita selanjutnya???
YUUUK ikuti terus kisahnya di Episode-episode selanjutnya
Pliss tinggalkan jejak, dengan LIKE, COMENT, RATE, dan VOTE.πππ
__ADS_1
AUTHOR BUTU DUKUNGANππ