
Kita lanjut episode-nyaaa...😁💐
"MmMmmMmmm..." Gumaman Salsa yang tak terdengar utuh karena jari Nadia masih bertengker manis di Bibirnya. Dengan sigap ia langsung menyingkirkan-nya.
"Iiiiiihc...OkOk Aku diam nih, By the way
kamu habis makan terasih yah Nad kok tanganmu ada bau-bau terasinya gituuu." Sindir Salsa.
"Enak aja kamu ngatain aku bau terasi, ngerasain baunya aja aku ogah, apalagi kalau aku sentuh terus aku makan??? iiiiih." Gumam-nya sambil bergidik ngerih membayangkan bagaimana jika dirinya benar -benar memakan makanan yang paling tidak Ia sukai.
"Uda Aaah...Capek debat sama kamu HAREDANG (Gerah )." Cetus Salsa dengan sedikit penekanan sambil mengibas-ngibaskan tangannya layaknya kipas tangan manual
"Eh emang yg debat ma kamu siapa putri keong???" Cetus Nadia.
"Tu...kan kamu mulai lagi." Ucap Salsa dengan sorot mata yang tajam.
__ADS_1
"Yang mulai duluan itu kamu yaaa, Akumah cuman melengkapi Hehehe" Ucap Nadia tertawa sambil berlalu pergi menuju kelas-nya untuk mengikuti bimbingan Dosen yang sebentar lagi akan di mulai.
"Wwweeee..." Salsa menjulurkan lidahnya kemudian menyusul sahabat-nya. Nadia yang menyadari kelakuan teman-nya itu hanya tersenyum puas.
Di tengah perjalanan mereka menuju kelas Nadia tiba-tiba terhenti dari langkahnya tampak matanya yang begitu berseri-seri seperti anak kecil yang baru saja di hadiahi permen, Ia tak bergeming sedikitpun pandanga-nya tertuju fokus pada satu titik. Salsa yang menyadari hal itu pun bingung di buat-nya.
"Eh Datar... Kamu kenapa kok mogok, kehabisan bensin yaaa???" Ucap Salsa ceplas ceplos bingung melihat tingkah teman-nya itu.
"Kak Arman...Ya Allah begitu indah ciptaan-mu, jadikanlah Dia jodohku ya Allah jika dia memang jodoku maka lancarkanlah, tetapi jika dia bukan jodohku maka tetaplah jodokan Ya Allah." Gumam Nadia dalam hati dengan manik mata yang tak pernah lelah memandangi pemilik wajah itu.
Salsa yang menyadari hal itupun berkata
Dialah Arman Maulana (Bukan Arman Maulana yang wara wiri di TV ya gaes yang suka nyanyi , Arman yang ini juga beda😁) Arman adalah Kakak senior dari Nadia dan Salsa Dia saat ini tengah memperdalam Ilmu Sastra Indonesia-nya di Universitas JayaBaya di jenjang S2.
Saat ini usianya mencapai 23 tahun dirinya yang tampan, smart, mapan, serta di kenal sangat alim dapat membuat setiap wanita dag...dig...dug...serr...Tak tentu, termasuk Nadia namun banyak yang mengatakan bahwa Arman merupakan sosok seorang pria yang Sangat sulit jatuh hati kepada seorang wanita, menurutnya mereka hanya pantas menjadi Adik dan Kakak saja tak lebih, begitupun dengan Nadia dan Salsa
__ADS_1
Ia saat ini benar-benar ingin fokus pada satu titik yaitu ingin meraih cita-citanya sebelum kelak Ia mendapatkan Jodoh-nya, jika di tanya kapan Ia akan menikah jawabannya akan tetap pada pendiriannya yaitu
(Jika Allah sudah menghendaki dan ketika aku sudah meraih cita-citaku)
Arman yang melihat mereka dari kejauhan dengan langkah gontai berjalan mendekati mereka.
"Assalamu'alaikum Dek Salsa, dek Nadia." Sapa Arman dengan senyuman manis miliknya.
"Wa'alaikumussalam Kak." Jawab Nadia dan Salsa serentak, namun Nadia tampaknya masih saja fokus menatapi mahluk indah di hadapan-nya itu dengan manik mata hitam milinknya itu.
"Dek Salsa kapan adek siap untuk mengerjakan tugasnya, saya hanya mau memastikan saja, karena sebentar ada beberapa kelas tambahan yang harus saya ikuti takutnya saya tidak bisa membantu adek mengerjakan tugas-nya." Tutur Arman
PENASARANKAN SAMA KISAH SELANJUT-NYA ???
YUUUK SIMAK TERUS CERITAN-NYA
__ADS_1
TINGGALKAN JEJAK YAAA
DENGAN CARA LIKE , COMENT, DAN VOTE-NYA 🙏💐😁