
Papa Hendrawan sedang dalam perawatan Dokter dan untung saja kondisinya tidak terlalu buruk hingga semua merasa lega.
Namun Dokter berpesan jangan sampai membebani pikiran Papa Hendrawan dengan hal-hal yang berat.
Sebisa mungkin Dokter menyarankan agar Papa pensiun dari dunia bisnisnya. Dan keluarga harus bisa menjaga kestabilan emosi Papa, jauhkan beliau dari tekanan emosi atau stres yang bisa menimbulkan serangan jantung berulang.
Dokter menjelaskan gejala serangan jantung berulang kepada Sultan, Raja dan juga mama.
Memang tidak semua orang memiliki gejala yang sama ketika mengalami serangan jantung.
Kira-kira 2 dari setiap 3 orang yang mengalami serangan jantung mengalami nyeri dada, sesak napas, atau merasa lelah beberapa hari atau minggu sebelum serangan.
Saat mengalami serangan jantung, seseorang mungkin merasakan nyeri di bagian tengah dada yang bisa menjalar ke punggung, rahang, atau lengan. Kadang-kadang rasa sakit terasa di daerah perut, yang kerap dianggap sebagai gangguan pencernaan. Rasa sakitnya seperti angina atau nyeri dada sementara, tapi biasanya lebih parah, bertahan lebih lama, dan tidak membaik walau sudah beristirahat atau minum pil nitrogliserin.
Sekitar 1 dari setiap 3 orang yang mengalami serangan jantung tidak merasakan nyeri dada. Orang-orang ini kebanyakan wanita, berusia lebih tua dari 75 tahun, punya riwayat gagal jantung atau diabetes, dan pernah mengalami stroke.
Gejala umum lainnya termasuk:
Pingsan
Muncul keringat dingin tiba-tiba
Mual
Sesak napas, terutama pada orang tua
Detak jantung berat
Irama jantung abnormal (aritmia), ini terjadi pada lebih dari 90% orang yang pernah mengalami serangan jantung
Kehilangan kesadaran, yang terkadang merupakan gejala pertama serangan jantung
Perasaan gelisah, berkeringat, dan cemas.
Kebiruan pada bibir, tangan, atau kaki
Orang yang lebih tua mungkin memiliki gejala yang menyerupai stroke dan mungkin mengalami disorientasi.
Serangan jantung berulang disebabkan karena masih ada gangguan pada pembuluh darah.
Gangguan ini harus dilenyapkan bila tak ingin terkena serangan lagi. Beberapa hal berikut ini bisa meningkatkan resiko mengalami serangan jantung berulang :
Gaya hidup tidak aktif
Kelebihan berat badan atau obesitas
Kolesterol tinggi
Gula darah tinggi jika menderita diabetes
__ADS_1
Tekanan darah tinggi
Merokok
Terlalu banyak stres
Penggunaan alkohol berat atau penggunaan obat-obatan terlarang
Ketika pertama kali mendapat serangan jantung, pasien akan menjalani pengobatan berdasarkan pemicu serangan itu. Kadang pasien mesti diberi stent atau ring jantung guna membuka kembali pembuluh darah yang menyempit atau tersumbat agar aliran darah kembali lancar.
Bila pasien kemudian mengalami nyeri dada lagi, dokter akan melakukan diagnosis dengan memeriksa kondisi ring jantung tersebut. Umumnya, ring dapat bertahan dalam jangka panjang. Tapi tidak tertutup kemungkinan terjadi penyumbatan lagi sehingga kembali mendatangkan risiko serangan jantung berulang.
Perawatan serangan jantung berulang dengan cara rehabilitasi jantung bagi pasien yang sebelumnya mengalami serangan jantung.
Dalam program ini, pasien akan mendapat pelatihan yang dikembangkan oleh ahli fisiologi dan diawasi ahli jantung. Biasanya ada empat fase:
Fase 1: Berjalan sesegera mungkin setelah serangan jantung, sering kali dalam 24 jam
Fase 2: Sesi olahraga yang dipantau secara teratur yang menggunakan treadmill atau sepeda statis dengan peningkatan durasi dan intensitas
Fase 3: Sesi latihan dengan lebih sedikit pemantauan
Fase 4: Latihan mandiri tanpa pengawasan (di rumah)
Program ini juga sering kali disertai dengan terapi yang bertujuan menjaga mental pasien tetap sehat dan terhindar dari kekhawatiran berlebih yang dapat mengakibatkan depresi.
Ada beberapa rekomendasi dari asosiasi dokter spesialis jantung untuk mengurangi risiko serangan jantung kedua:
Resiko mendapat serangan jantung lagi akan berkurang setidaknya 50 persen dengan berhenti merokok.
Makanlah makanan yang menyehatkan jantung
Dengan mengurangi lemak jenuh dan lemak trans, kita dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, salah satu zat utama yang menyebabkan serangan jantung.
Kendalikan kolesterol
Selain mengkonsumsi makanan yang menyehatkan jantung, kita dapat mengendalikan kolesterol dengan menerapkan gaya hidup aktif. Jika perlu dokter akan meresepkan obat penurun kolesterol seperti statin.
__ADS_1
Berolahraga secara teratur Olahraga penting karena memperkuat otot jantung, meningkatkan energi, dan membantu mengendalikan berat badan, kolesterol, serta tekanan darah.
Jaga berat badan yang sehat Obesitas sangat meningkatkan resiko serangan jantung berulang.
Kendalikan tekanan darah tinggi Ikuti saran dokter agar tekanan darah terjaga tetap normal. Bila perlu, minum obat sesuai dengan resep dokter.
Minum obat sesuai petunjuk
8.Kontrol gula darah
Menurunkan gula darah ke level normal dapat mengurangi peradangan dan kerusakan pada arteri koroner.
Berhenti mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
Kemudian Dokter mengatakan lagi bahwa berdasarkan data dari WHO (Badan kesehatan dunia), 17.9 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat penyakit jantung (kardiovaskuler), yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah.
Bahkan beberapa kasus banyak terjadi dimana artis-artis seluruh dunia bisa tiba-tiba meninggal mendadak. Itu dikarenakan penyakit jantung adalah pembunuh nomor 1 di Indonesia dan dunia.
Jumlah kematian akibat penyakit jantung jauh lebih tinggi dibandingkan stroke dan diabetes.
Dan kematian akibat penyakit jantung tidak mengenal usia, tua atau muda pun bisa jadi sasaran.
Siapapun bisa terkena penyakit jantung terutama penyakit jantung koroner dan jantung bengkak.
Kematian akibat Serangan jantung bisa terjadi ketika pembuluh darah tersumbat oleh plak-plak atau lemak yang menempel pada dinding-dinding pembuluh darah. Jantung bengkak juga disebabkan oleh pembuluh darah yang menyempit.
Seperti yang kita ketahui, fungsi utama jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh untuk memastikan kelangsungan hidup kita. Jantung bisa mengalirkan lebih dari 14.000 Liter darah per hari nya ke seluruh tubuh.
Nah apa yang terjadi ketika pembuluh darah tersebut tersumbat? Jawabannya adalah orang tersebut akan langsung meninggal mendadak.
Karena pembuluh darah tidak bisa mengalirkan darah nya yang diperlukan jantung untuk dipompa kembali ke seluruh organ tubuh lainnya.
Penyebab paling utama penyumbatan pembuluh darah adalah kebiasaan kita mengkonsumsi makanan yang terlalu banyak lemak (minyak, gorengan, daging merah, dll) dan makanan ber-gula yang tinggi.
Sehingga lemak-lemak tersebut masuk ke dalam darah dan bisa menyangkut ke dinding-dinding pembuluh darah tersebut, yang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tersumbat.
__ADS_1
Pembuluh darah tersumbat bisa di ibaratkan: selokan yang salurannya mampet karena kotoran-kotoran air yang menempel pada dinding selokan.
Jadi Dek, Bu, apa yang saya jelaskan ini harap diingat dan di perhatikan jika tidak ingin serangan terulang lagi terhadap Pak Hendrawan dan harap menjadi perhatian bagi kita semua untuk tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit mematikan nomor 1 di dunia.