My Bipolar Boy

My Bipolar Boy
40. Bianglala


__ADS_3

πŸ’žM.B.BπŸ’ž


"Hai adik manis. Kalian jangan takut. Kakak nggak akan mengigit kalian kok." Ucap Cahya berusaha membuat suasana tidak tegang.


Bahkan pandangan orang orang padanya tak ia hiraukan.


"Kakak cuma mau bilang. Kalau kalian melihat seseorang yang sedikit berbeda dengan kalian, kalian jangan menghinannya ya."


Ketiga anak tadi hanya menganggukkan kepala mereka. "Anak pintar. Ya sudah kakak pergi dulu, ya." Ucapnya sambil mengelus pelan surai ketiga anak tadi.


Setelah itu ia berbalik setelah memberikan senyuman manisnya untuk mereka bertiga.


Ia kemudian berhenti tepat di depan ketiga ibu ibu tadi. Ia menatap mereka sejenak sebelum mengeluarkan suaranya.


"Ku harap ibu ibu sekalian bisa memberikan contoh yang baik untuk anak anak kalian. Kasihan kalau harus melihat mereka bersikap sama seperti ibunya yang tidak bisa menghargai orang lain."


"Lain kali berfikir dulu sebelum bertindak. Saya pamit." Ujarnya sambil berlalu pergi.


Kemudian Cahya berbalik untuk menghampiri Vino yang sejak tadi menundukkan kepalanya.


Ia mengelus pelan surai Vino, agar Vino menoleh ke arahnya.


"Vino masih mau main atau pulang ke rumah?"


"Kita pulang saja."


Pertanyaan itu dijawab pelan oleh Vino.

__ADS_1


"Baiklah, kita pulang saja. Ayo." Ajak Cahya sambil menggandeng tangan Vino yang kini hanya mengikuti langkah Cahya.


Ketiga ibu ibu tadi tampaknya masih sangat marah pada Cahya. Terlebih ibu berbaju merah yang sempat melayangkan sebuah tamparan di pipi Cahya.


Kepergian Cahya dan Vino membuat orang orang yang tadi memperhatikan mereka kini mulai bisik bisik membicarakan ketiga ibu ibu tadi.


YangΒ  tentu membuat panas telinga ketiga ibu ibu tadi.


"Ayo kita pergi dari sini." Si ibu berbaju ungu melangkah pergi sambil menggandeng tangan anaknya diikuti hal serupa oleh kedua ibu tadi.


Menyisakan teriakan Huu dari orang orang yang senantiasa melihat kepergian ketiga orang tadi.


Dilain sisi, saat ini Cahya dan Vino sedang berada di area Bianglala. Semula memang Vino berniat pulang, tapi Cahya yang melihat wajah murung Vino putar arah kearah Bianglala.


"Kenapa kemari, bukannya kita mau pulang?" Tanya Vino dengan bingung.


"Kita naik ini dulu, baru pulang, ya." sahut Cahya sambil tersenyum membuat Vino ikut tersenyum.


Vino terus menatap Cahya yang masih setia menggandeng tangan. Ia perhatikan genggaman di tangannya yang entah kenapa terasa nyaman dihatinya.


"Vino." Panggil Cahya yang entah ke berapa kali pada Vino yang sedari tadi terus menatap kearah gandengan tangan mereka.


"Vino." Panggilnya sekali lagi kali ini disertai tepukan di bahunya membuat Vino tersadar dari lamunannya.


"Kenapa?" Tanyanya polos membuat Cahya menggelengkan kepalanya pelan.


"Tidak ada apa apa. Ayo kita naik Bianglala ini." Jawabnya yang diangguki oleh Vino.

__ADS_1


Keduanya kini tengah berada di bianglala. Posisi mereka saat ini adalah berhadapan. Vino yang tadi menatap lurus kearah Cahya Kini berbalik menatap kearah pemandangan yang terlihat sangat indah dimatanya.


Beberapa kali ia memekik senang begitu melihat kearah bawah yang menampilkan pemandangan hampir seluruh kawasan Games Land ini.


"Cahya lihat disana." Tunjukanya pada sebuah istana yang mirip seperti di film disney.


"Sangat indah, kan?" Pertanyaan itu diangguki semangat oleh Vino.


Vino tak henti mengedarkan pandangannya ke segala arah. Bahkan ia tak menyadari akibat ulahnya sangkar bianglala yang mereka naiki bergoyang membuat Cahya memekik pelan.


Sejujurnya Cahya sangat takut ketinggian. Entah karena traumanya pada ketinggian membuat Cahya tidak berani menaiki wahana seperti ini.


Tapi entah kenapa, hari ini ia mencoba melawan ketakutannya demi membuat Vino bahagia dan tidak murung lagi.


"Cahya tidak apa apa?" Tanyanya khawatir begitu mendengar pekikan ketakutan Cahya barusan.


Berusaha serileks mungkin, Cahya menatap kearah Vino dengan memberikan senyumannya.


"Tenang saja, Cahya tidak apa apa. Hanya sedikit kaget." Balasnya.


πŸ’™πŸ’œπŸ’™


...**Mohon Di Baca...


Hallo Ya


Masih setia baca M.B.B kan?

__ADS_1


🍁Terimakasih🍁


πŸ˜πŸ˜‡πŸ˜**


__ADS_2