
Anna membantu Raffa berdiri. Ia juga merasa bersalah, kenapa ia selonjorkan kakinya tanpa melihat tempat.
"Aduhh, sini aku bantuin bangun" ucap Anna sambil mengulurkan tangannya ke Raffa.
"Aduh.... Ini sakit banget tau, kamu gimana sih, nanti aku bilangin mama loh" gerutu Raffa
Anna yang mendengar nada bicara lelaki didepannya, mati Matian menahan tawa.
Lucu banget sih, batin Anna sambil tersenyum.
"Kenapa senyum senyum?? Seneng lihat Raffa jatuh, iya??" Selidik Raffa
"Enggak kok, kamu ganteng" ceplos Anna
"Ya iyalah, Raffa gitu loh" wajah yang tadinya muram, sekarang menjadi cerah bersinar bak matahari setelah di puji seperti itu.
"Tapi kamu juga manis loh" tambah Raffa
"Makasih"
"Sama sama"
"Oh ya, kamu orang baru ya?? kok nggak pernah lihat" tanya Anna, setelah mereka duduk mencari posisi nyaman.
"Iya, aku baru pindah 3 jam yang lalu" jawab Raffa
"Oh"
"Kamu ngapain disini?" Tanya Raffa
"Mau bantu orang tua, tapi kayaknya udah telat" ucap Anna sambil terkikik geli
"Gara gara Raffa ya?? Maaf ya" sesal Raffa
"Nggak apa apa, emang sedang ingin istirahat kok" hibur Anna tidak ingin melihat orang didepannya sedih
"Oh ya, nama kamu Raffa ya?" Tanya Anna
__ADS_1
"Iya, kalau kamu??" Tanya balik raffa
"Brianna Kalista, panggil Anna"
"Oh, aku kira mawar" cetus Raffa sambil nyengir
"Kenapa kok mawar? Nggak melati" tanya Anna pada Raffa
"Biasanya gadis desa itu, kebanyakan namanya bunga" jelas Raffa
"Bunga??"
"Iya, matahari, mawar, melati, Lily, yah semacam begitu" jawab Raffa
Anna yang mendengar hal tersebut pun spontan tertawa terbahak bahak.
Polos sekali Raffa ini, batinnya.
"Kenapa?? Raffa salah ya?" Tanya Raffa
"Iya, tapi aku kira gitu" jawab Raffa sambil merucutkan bibirnya.
"Oh ya, Raffa disini nggak ada teman, mau jadi teman Raffa nggak??" Ujar Raffa tiba tiba
Anna yang mendengar hal tersebut pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda mau menjadi teman Raffa.
"Sebenarnya Raffa belum punya teman karena Raffa baru liat Anna, yang seumuran sama Raffa di desa ini" gumam Raffa yang masih terdengar oleh Anna.
"Oh, pemuda disini masih pada sekolah mungkin" jawab Anna
"Mungkin"
"Yaudah, mau lihat lihat pemandangan disini nggak?? Sekalian nanti makan bareng mau??" Tawar Anna
"Boleh" jawab Raffa menganggukkan kepalanya.
"Tapi fa, kayaknya kok ada yang ngikutin kita ya" kata Anna
__ADS_1
"Pengawal papah" jawab Raffa
"Oh, yaudah ayo jalan" ajak Anna
"Ayo"
Mereka berdua menyusuri satu persatu ladang milik penduduk desa, karena hari semakin sore, Raffa merasa lapar, dan ia juga menerima panggilan telepon dari mama tercinta.
"Halo mah" sapa Raffa
"Dimana sekarang?? Kok belum pulang"
"Masih makan, sebentar lagi pulang, mama tunggu ya" ucap Raffa
"Yaudah, segera pulang dan hati hati dijalan" pesan mama
"Oke ma"
Setelah menerima telepon dari sang mama, Raffa menuju ke arah Anna yang sedang menunggu nya. Ia duduk didepan Anna dan menunjukkan wajah memelas nya.
"Laper" rengekan manja Raffa membuat Anna tersenyum.
"Yaudah, mau makan bareng?? Ada warung makan didepan sana" ajak Anna
"Boleh"
Setelah menempuh jarak kurang lebih 100 m mereka akhirnya sampai di sebuah warung makan.
"Mau pesan apa?" Tanya Anna kepada Raffa
"Aku mau ikan gurami bakar, minumnya es kelapa, sudah itu saja" jawab Raffa
"Aku bakso sama es teh" kata Anna
Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya pesanan mereka pun datang
🌻🌻🌻
__ADS_1