Perjodohan With Dosen

Perjodohan With Dosen
Kilas Balik


__ADS_3

"Pi, dia itu anak salah satu Dokter yang menanganiku di luar negeri, aku tidak tahu jika hal seperti ini akan terjadi kerena waktu itu Dokter Sopian menyuruh putrinya yang bernama Fika itu untuk membantu proses penyembuhanku dan aku ini sama sekali kalau niatnya bisa jahat seperti ini padaku." Darren yang tidak mau di tuduh yang tidak-tidak oleh kedua orang tuanya pada akhirnya menceritakan semuanya pada Alea juga Hugo.


Tepat, satu bulan yang lalu, kilas balik.


"Dok, kenalin ini putri saya yang bernama Fika. Anda bisa memanggilnya Ika," kata dokter yang menangani Darren.


"Selamat siang Dok, kenalin nama saya Fika." Wanita yang kira-kira seumuran dengan Darren itu terlihat mengulurkan tangan. "Saya ini yang akan membantu proses penyembuhan Anda."


Darren terlihat melihat penampilan Fika mulai dari atas sampai bawah. Sebelum laki-laki itu menjabat tangan Fika.


"Darren," balas Darren singkat padat dan jelas tanpa mengatakan kata apapun lagi karena dirinya tidak mau jika saja nanti Agna akan salah paham dengan dirinya.


"Selama saya tidak ada di sini, Ika yang akan mendampingi Anda di sini, Dok." Sopian, sang dokter sekaligus ayah dari Fika terlihat tersenyum lebar. "Anda tidak usah takut Dok, sebab anak saya ini sudah berhasil menyembuhkan orang yang memiliki riwayat penyakit seperti Anda." Dengan senyum yang sangat lebar Sopian mengatakan kebohongan pada Darren.

__ADS_1


"Benarkah? Dan kalau boleh saya tahu Ika melakukan metode penyembuhan itu seperti apa? Mengingat saya ini sudah tidak sabar ingin benar-benar sembuh total," kata Darren antusias karena mendengar kata Sopian kalau Fika sudah membantu banyak orang untuk menyembuhkan penyakit yang seperti di derita oleh dirinya, sehingga membuat Darren merasa bahwa ia tidak usah berpikir terlalu lama.


"Biarkan Ika saja yang menjelaskan Anda, Dok," timpal Sopian yang ingin Fika menjelaskannya pada Darren. "Karena untuk saat ini hanya Ika saja yang bisa menyembuhkan Anda. Sampai benar-benar sembuh total," sambung dokter itu.


"Boleh kita mulai metodenya sekarang?" tanya Fika tiba-tiba.


Darren yang waktu itu posisinya sudah bisa jalan terlihat berdiri dari duduknya sambil mengangguk.


"Pa, tolong bawa teman Dokter Darren keluar dulu dari sini karena ada yang harus Ika sampaikan dulu sama Dokter Darren," ucap Fika yang dari tadi terus saja menatap Darren tanpa berkedip sedikitpun. "Ini cukup privasi maka dari itu, Ika hanya minta berdua saja dengan Dokter Darren."


Darius yang dari tadi hanya diam saja sambil bersandar di tembok dan mendengarkan percakapan ketiga orang itu malah menatap Fika pada saat wanita itu mengatakan privasi


"Darren sepenuhnya belum sembuh total. Jadi, saya tidak bisa membiarkan Nona Ika hanya ingin berdua dengan teman saya ini." Darius harus tetap waspada dimanapun ia berada, sehingga membuatnya tidak akan semudah itu di suruh untuk keluar dari dalam ruangan itu. Ternyata ini adalah perintah dari Hugo maupun Al yang tidak memperbolehkan dirinya untuk jauh-jauh dari Darren.

__ADS_1


"Ah, ini urusan Ika dan Dokter Darren. Ini semua juga demi kesembuhan Dokter Darren sendiri. Jadi, mohon kerja samanya Tuan Darius." Sopian menepuk bahu Darius supaya teman Darren itu mengira bahwa putrinya tidak akan berniat jahat dengan ayahnya Nawa itu. "Ayo, kita keluar saja. Lebih baik menunggu di luar karena seperti kata putri saya ini sedikit privasi."


"Saya akan menutup telinga, supaya tidak akan mendengar percakakan antara Nona Ika dan Darren. Jadi, apa yang harus di takutkan?" Darius terlihat menutup telinganya menggunakan kedua telapak tangannya.


"Dar, keluar." Darren terdengar mengusir Darius.


"Tapi Ren ...."


"Kaluar, nanti masuk lagi kalau saja Ika sudah memberikanku sebuh tips untuk menyembuhkan impotenku ini." Darren menunjuk pintu supaya Darius keluar dari sana.


...****************...


Pentengin terus ya, 1 atau 2 bab menuju akhir dari segalanya😍😍

__ADS_1


__ADS_2