
"Kamu ngapain sama Pak Darren berduaan malam-malam begini disini?" tanya Dave saat laki-laki itu sudah membawa Agna agak sedikit menjauh dari dagang rujak itu.
"Lepas Dave!" Agna dengan kasar menepis tangan kekasihnya itu. "Kamu tidak berhak tahu kenapa aku dan Pak Darren berduaan disini, karena kamu juga berduaan bersama Miss kegatelan itu!" ketus Agna sambil menatap Dave dengan sangat sinis.
Dave memegang kedua pundak Agna setelah tadi tangannya ditepis dengan kasar oleh wanita hamil itu.
"Aku hanya menemani Miss Kara saja membeli rujak karena kebetulan dia malam-malam begini ingin makan rujak." Dave menjelaskan pada Agna kalau Kara juga malam-malam begini ingin memakan rujak. "Lah, kamu berduaan bersama Dosen itu malam-malam begini seperti orang pacaran saja," sambung Dave.
"Kapan kamu dengannya menikah?" Tiba-tiba saja Agna malah bertanya seperti itu pada Dave. "Kapan Dave? Kapan kamu menikah dengan wanita gatal itu katakan?!" Agna bertanya dengan nada suara yang sedikit berteriak.
"Apa yang kamu bicarakan dan tanyakan saat ini Agna? Aku sungguh tidak mengerti." Dave berpura-pura tidak tahu dengan apa yang saat ini Agna katakan.
__ADS_1
"Aku tanya kapan Dave? Kenapa kamu sangat tega sekali mempermainkan perasaanku? Disaat aku sudah menerima cintamu dengan setulus hatiku, kenapa kamu malah memilih wanita itu?" Air mata yang dari tadi Agna tahan kini sudah tidak bisa dibendung lagi, pada akhirnya butiran bening jatuh begitu saja membasahi pipi mulus milik wanita hamil itu.
Dave mundur pada saat dadanya terus-terusan di pukul oleh Agna, karena saat ini wanita hamil itu merasa sangat terluka ketika ia baru saja mengetahui kenyataan yang pahit dimana Kara dan Dave juga sudah menikah. Itupun Agna dengar pada saat Kara menyuruh Dave untuk tetap merahasiakan tentang pernikahan guru dan mahasiswa itu.
"Kamu jahat Dave, aku tidak pernah menyangka kalau selera kamu itu tente-tante seperti si Miss Kara." Lirih Agna yang sekarang menunduk sendu, ia juga terlihat berhenti memukul-mukul dada Dave. "Aku sangat-sangat kecewa denganmu. Jika aku tahu kalau kamu dan wanita itu sudah menikah maka aku tidak akan pernah mau menerima cintamu waktu itu."
"Kamu salah paham Agna, bahwa aku dan Miss Kara sama sekali tidak memiliki hubungan apapun. Percayalah padaku bukankah kita sudah berjanji untuk menikah. Lalu untuk apa aku harus menikah dengan Miss Kara? Coba kamu jelaskan semuanya padaku Agna, tanpa ada satupun kata yang ketinggalan." Dave pikir dengan ia berkata seperti itu Agna akan percaya, tapi laki-laki itu sudah sangat salah besar. Dimana Agna sama sekali tidak percaya dengan apa yang Dave katakan saat ini.
"Agna Sayang, kamu salah paham." Dave terus saja mengelak mengatakan bahwa wanita hamil itu saat ini sedang salah paham. "Mana mungkin aku dan Miss Kara menikah, itu sesuatu hal yang tidak pernah aku bayangkan Agna."
"Stop! Hentikan sandiwaramu ini Dave. Aku benar-benar sangat muak!" Agna sekarang menunjuk wajah Dave. "Kamu memberikanku rasa ... tapi apa? Sekarang kamu malah membuatku kecewa. Sungguh aku benar-benar kecewa!" pekik Agna dengan bibir yang bergetar hebat. Sungguh hati wanita hamil itu pada saat ini juga terasa sangat sakit.
__ADS_1
"Aku terpaksa Agna, iya aku terpaksa menikah dengan Miss Kara," kata Dave yang pada akhirnya akan mengakui hubungannya dengan Kara. "Aku terpaksa karen Miss Kara hamil."
Duar!
Hati Agna seperti balon yang meletus, wanita itu juga merasa terhempaskan ke dasar jurang yang paling dalam pada saat Dave mengatakan kalau Kara saat ini tengah mengandung.
"Hamil? Jadi, kamu menikahi Miss kegatelan itu karena kamu telah menghamilinya?" Air mata Agna kini semakin deras mengalir. "Aku pikir kamu laki-laki baik Dave, ternyata kamu juga baji ngan sama seperti temanmu itu! Lian, dia baji ngan sangat-sangat baji ngan iblis berwujud manusia." Ternyata dan ternyata rupanya Lian dan Dave adalah teman baik, sehingga membuat Agna malah mengatakan itu pada Dave.
"Bukan aku Agna, aku hanya dijebak percayalah. Pelaku yang sesungguhnya saat ini sudah mendekam di dalam jeruji besi. Aku ini menikahi Miss Kara atas permintaan kedua orang tuanya, dimana mereka tidak mau jika Miss Kara harus menanggung malu. Sehingga membuatku yang merasa kasihan menyetujui itu semua," kata Dave.
"Pembual! Aku tidak akan percaya dengan apa yang kamu katakan itu!" Agna merasa bahwa apa yang Dave katakan itu semua hanya omong kosong saja. Oleh sebab itu, Agna mengatakan kalau Dave pembual.
__ADS_1
"Setelah anak itu lahir, aku akan bercerai dengan Miss Kara, kamu tenang saja Agna dan jangan pernah katakan ini pada siapapun." Dave berharap jika saja Agna merahasiakan semua ini dari siapapun. "Jangan katakan ini pada siapapun Agna, kalau kamu benar-benar cinta dan sayang padaku," sambung Dave yang mengulangi kalimatnya lagi.