
"Yang akan datang ke acara rapat nanti ada sekitar 5 orang yang mulia. Diantaranya adalah Tuan Calvin Leupold, pemerintah yang bertugas di wilayah barat. Beliau orangnya sedikit keceplosan tapi sifatnya cukup baik karena beliau tidak suka berbohong atau bermulut manis. Yang Kedua adalah Tuan Bamon Sylvainn, dari Kota Dandelion, Beliau--"
"Tunggu, ayahku juga akan ikut hadir dalam rapat nanti?!"Tanya Lydora tidak percaya.
"Iya yang mulia. Karena Tuan Bamon adalah seorang pemerintah yang bekerja dibawah Kerajaan Lilwest. Anda jangan langsung merasa lega karena Tuan Bamon adalah Ayah Anda. Anda tetap harus terlihat bijak karena Tuan Bamon biasanya selalu serius saat melakukan tugasnya. Beliau tidak kenal kata membela atau ramah tamah kepada lawan bicaranya sekalipun kepada keluarganya sendiri."Ucap Felice menjelaskan.
"Begitu ya? Aku rasa begitu. Ayahku memang selalu serius saat melakukan pekerjaannya. Terkadang aku mengira ayahku memiliki keperibadian ganda!"Ucap Lydora menjadi merinding.
"Selanjutnya adalah Tuan Alex Morphy. Beliau adalah seorang mayor yang bertugas menangani perbatasan negara Barat sekaligus tangan kanan Kerajaan. Beliau adalah orang yang sangat disiplin dan cara bicaranya sedikit kejam. Anda jangan langsung merasa kecil hati dengan ucapan Tuan Alex. Anda tetap harus hadapi dengan lapang dada apapun yang diucapkan oleh beliau."Ucap Felice.
"Baik-baik, selanjutnya siapa?"Tanya Lydora.
"Selanjutnya adalah Tuan Jason dan Tuan Johnny Gorringe. Mereka adalah saudara kembar yang bertugas di wilayah Timur dan Utara. Anda harus berhati-hati kepada mereka. Mereka itu sangat suka bermulut manis tapi memiliki hati yang busuk. Mereka sudah cukup sering melakukan korupsi tapi karena mereka memiliki kekuasaan yang tinggi, mereka tetap bisa hidup damai seperti biasa. Dan sekian itu saja tamu-tamu yang akan ikut hadir dalam rapat nanti yang mulia."Ucap Felice.
"Hmm, baiklah. Terima kasih Felice. Kau benar-benar sangat membantuku kali ini."Ucap Lydora.
"Sudah menjadi tugas saya untuk membantu, yang mulia."Ucap Felice terlihat senang.
Beberapa saat kemudian, seorang pengawal mendatangi Lydora. "Yang mulia Ratu, anda di panggil oleh yang mulia Raja di ruang rapat."Ucapnya.
"Oh, baiklah. Aku akan segera kesana. Felice, ayo kita bersiap-siap sekarang."Ucap Lydora.
"Baik yang mulia."
Sesampai di ruang rapat, Lydora memasuki ruangan yang sudah di hadiri 5 orang yang di undang dalam acara rapat tersebut. Seketika mereka semua melihat ke arah kedatangan Lydora yang baru tiba.
Dan mereka berlima langsung berdiri dari tempat duduk mereka untuk memberi salam kepada Sang Ratu baru.
"Salam yang mulia Ratu..."Ucap mereka serentak sambil membungkukkan badan mereka dengan hormat.
__ADS_1
Ayo, Lydora! Kau harus bisa menghadapinya!
"Salam Tuan Calvin Leupold, salam Tuan Johnny dan Tuan Jason Gorringe, salam Tuan Alex Morphy, dan salam...Tuan Bamon Sylvainn."Ucap Lydora membalas. Lydora sedikit canggung saat dia berhadapan dengan ayahnya.
Tuan Bamon tidak berekspresi seperti yang dia kenal biasanya. Kali ini auranya terlihat begitu dingin.
"Duduklah Lydora."Pinta Yohannes.
"Baik yang mulia."Lydora duduk di samping Yohannes.
"Tuan-tuan, anda semua duduklah. Kita akan langsung melaksanakan acara rapatnya."Ucap Yohannes.
"Baik yang mulia."Mereka pun menuruti ucapan Yohannes dan duduk di kursi mereka masing-masing.
Saat ini Yohannes yang membuka pembicaraan duluan dan topiknya tentang pemeriksaan di wilayah Utara.
"Aku ingin tanya pendapat kalian tentang masalah di daerah wilayah Utara. Sudah banyak laporan dari masyarakat di daerah sana yang mengeluh tentang kemiskinan sampai ke istana. Rata-rata mereka semua kelaparan dan tidak bisa mengurus hidup mereka dengan baik akibat kekeringan. Aku pikir dengan Ayahku yang sudah menugaskan Tuan Jason menangani wilayah tersebut, sudah bisa teratasi. Ternyata belum ya?"Tanya Yohannes memicingkan matanya dengan tajam ke arah Tuan Jason.
"Permintaan apa maksud anda?"Tanya Yohannes mengernyitkan alisnya.
Tuan Jason mulai berkeringat dan terlihat sekali wajahnya mulai tegang. "Itu...saya hanya suruh mereka berhemat. Anda tahu akhir-akhir ini pengeluaran negara sangat banyak jadi kita tidak mungkin selamanya bisa menuruti permintaan mereka kan? Hemat makan sekali satu hari tidak masalah kan? Lagipula mereka tidak bisa melakukan apa-apa selain bertani."Ucap Jason.
"Anda bilang apa?"Lydora mengangkat suaranya tidak terima dengan ucapan Tuan Jason. Yohannes pun melirik ke arah istrinya.
"Eh, a-apa saya ada salah bicara Yang mulia Ratu?"Tanya Jason.
"Tentu saja semua yang anda ucapkan itu salah Tuan Jason. Maaf jika saya terlihat lancang, tapi saya sangat menolak apa yang anda ucapkan tentang menyuruh para masyarakat hanya makan sekali satu hari tanpa beban seperti itu. Coba anda bayangkan diri anda hanya makan sekali satu hari, sementara anda melakukan pekerjaan sebagai seorang petani! Kalau saya di posisi mereka, saya pasti akan sangat kelaparan!"Ucap Lydora.
Tuan Jason hanya cengar-cengir dengan ucapan panjang lebar Lydora. Namun di dalam hatinya dia sangat kesal tidak terima dengan ucapan Ratu baru itu.
__ADS_1
Heh, masih bau kencur tapi sudah merasa sok pintar untuk ikut campur! Menyusahkan!
"Saya sudah berjanji pada mereka akan memberikan makan 3 kali sehari. Tapi dana saat ini tidak memungkinkan Yang mulia. Saya tidak mungkin seberani itu mengkhianati!"Ucap Tuan Jason.
Lydora hanya bereskpresi datar dan sama sekali tidak mempercayai ucapan Tuan Jason."Benarkah? Kalau begitu bisakah anda tunj-"
"Yang mulia Ratu, sepertinya anda tertarik dengan obrolan kami ini ya?"Tanya Tuan Calvin ikut berbicara.
"Saya hanya tidak ingin tidak melakukan apa-apa disini. Saya juga ingin ikut berperan."Tegas Lydora.
"Oh baguslah yang mulia. Saya cukup terkesan dengan kegigihan anda. Sepertinya anda memang sudah sangat bekerja keras."Ucap Tuan Calvin.
"Tentu saja. Dan kerja keras saya ini harus terbayarkan."Balas Lydora dingin.
"Yang mulia Ratu, apakah saya boleh bertanya tentang anda?"Tanya Tuan Alex tiba-tiba.
"Ya, tanyakan saja Tuan Alex."Balas Lydora.
"Maaf jika pertanyaan saya ini lancang, yang mulia. Saya harap anda tidak tersinggung dengan pertanyaan saya ini. Jika anda tidak ingin menjawabnya anda bisa-"
"Tidak apa-apa Tuan Alex. Anda bisa tanyakan apapun kepada saya. Saya akan siap menjawabnya."Ucap Lydora dengan tersenyum penuh arti.
"Oh, baiklah Yang mulia. Saya sudah cukup sering mendengar rumor anda yang beredar."
Ah, Lagi-lagi masalah rumor. Dia pasti mendengarnya dari para penggosip itu kan? Padahal selama ini aku sudah berusaha untuk bersikap baik dan tidak membuat rumor, tapi rumor tentangku tidak pernah habis.
"Saya mungkin terlihat tidak sopan karena telah menguping pembicaraan orang lain. Kejadiannya memang sudah lama, tapi saya tidak sengaja mendengar bahwa sebelum yang mulia pangeran menikahi anda, anda dulunya sempat melakukan kencan buta dengan 6 pria, apakah itu benar? Saya hanya penasaran kenapa anda melakukan hal itu."Tanya Alex spontan yang langsung membuat Lydora bungkam.
Yohannes dan semua orang yang ada disana langsung melirik ke arah Lydora dengan ekspresi tidak percaya.
__ADS_1
Next...