
Yohannes tidak menyangka bahwa para warga akan membela Tuan Jason. Dirinya baru menyadari kenapa dia begitu bodoh karena sudah mengabaikan masalah yang ternyata cukup besar dari yang dia kira. Dia sempat melihat ke sekitar jika dia ada menemukan Lydora atau dayangnya. Tapi dia sama sekali tidak bisa menemukan istrinya.
Dimana Lydora? Apa dia tidak tahu aku datang kesini? Apa jangan-jangan telah terjadi sesuatu kepadanya?! Tidak mungkin dia tidak tahu kedatanganku kalau para warga ini saja sudah pada berkumpul disini.
"Semuanya, percayalah pada ucapan saya. Saya mana mungkin berbohong dengan mengarang cerita. Saya minta maaf karena para warga disini sudah sangat menderita. Sebagai gantinya saya akan mencukupi kebutuhan para warga, membuat semua anak bisa bersekolah dan anda semua tidak perlu bekerja keras lagi sebagai petani. Anda semua memang tetap akan bekerja tapi kami akan memberikan gaji yang sesuai kepada anda semua dan memberi batasan waktu kepada Anda semua yang bekerja. Kami juga akan segera melengkapi berbagai fasilitas di wilayah ini. Membuat rumah sakit dan biaya pengobatan gratis untuk kalian yang tidak sanggup membayar. Para perawat dan dokter yang saya kirim juga akan saya pastikan bekerja dengan baik demi anda semua."Ucap Yohannes.
Para warga itu akhirnya terdiam dan sempat ragu dengan ucapan Yohannes.
"Bolehkah saya bertanya dimana Tuan Jason? Kenapa dia tidak menemui saya? Saya kesini karena memiliki urusan dengannya."Ucap Yohannes kepada para warga.
"Tuan Jason sepertinya masih di kediamannya Yang mulia."Jawab salah satu warga.
"Oh begitu ya? Aneh sekali ya dia tidak menemuiku. Apa saya boleh bertanya lagi? Saya hanya meminta pendapat anda semua tentang sikap Tuan Jason selama ini kepada kalian. Apakah Tuan Jason memperlakukan kalian semua dengan baik?"Tanya Yohannes.
Para warga itu semuanya terdiam. Mereka sendiri juga bingung apakah sikap Tuan Jason kepada mereka itu baik atau tidak.
"Tentu saja Tuan Jason itu orang baik! Dulu dia sudah menyelamatkan hidup seseorang. Dia juga yang sudah membuat diri kami berguna dengan memberikan kami pekerjaan sebagai petani. Dengan begitu kami juga bisa makan dan punya tempat tinggal. Kami juga bisa maklum dengan kondisi finansial Tuan Jason sehingga kami selalu tidak cukup mendapat penghasilan...."Ucap Salah satu warga membela Tuan Jason.
Dasar orang-orang bodoh! Justru karena kejahatannya, hasil jerih payah kalian malah dimakannya!
"Itu bukan membantu namanya! Tapi malah membuat orang lain melarat!"Ucap suara seorang wanita. Yohannes menoleh karena langsung mengenali suara itu.
Lydora...?
Saat berhasil menemukan keberadaan istrinya itu, Yohannes tidak bisa menahan senyumnya. Rasanya dia ingin berlari dan menghampiri untuk memeluk istrinya itu. Tapi dia sadar saat ini suasananya sedang tidak tepat.
Syukurlah dia baik-baik saja...
"Jika dia benar-benar seorang penolong, dia tidak akan mau memaksakan orang-orangnya untuk terus bekerja keras. Dia juga tidak akan membiarkan kalian tinggal di gubuk emperan seperti itu. Dia juga tidak mungkin mengabaikan orang-orang yang butuh biaya kesehatan. Dia tidak akan membiarkan anak-anak generasi seperti anak-anak kalian tidak bersekolah. Dia juga tidak akan mau melecehkan seorang perempuan sembarangan jika dia benar-benar orang baik! Asal kalian tahu, Tuan Jason itu sudah memakan hasil jerih payah kalian semua. Dia sengaja menjadikan kalian semua budaknya demi mengumpulkan kekayaan untuk dirinya sendiri!"Ucap Lydora.
__ADS_1
Para warga jelas ingat dengan rupa gadis itu. Gadis itu adalah seseorang yang baru saja menyelamatkan hidup mereka dari kelaparan. Para warga itu hanya terdiam dan tertunduk.
"Lydora!"Panggil Yohannes.
Lydora pun menoleh dan tersenyum manis kearah suaminya. Yohannes berjalan dengan cepat menghampiri Lydora. Tak lupa para pengawal dan sekretarisnya yang masih membentenginya dengan setia khawatir jika masih ada seseorang yang melukai majikan mereka.
"Kupikir kau tidak tahu aku datang kemari."Ucap Yohannes.
"Mana mungkin aku tidak tahu kedatangan suamiku. Para warga semuanya berkumpul disini menunggu kedatanganmu. Mereka semua sudah tahu jika kereta api yang mengarah kesini adalah kereta api milik kerajaan."Ucap Lydora tersenyum.
"Heh, benar juga. Untung saja aku mengirimmu dengan kereta api biasa jadi para warga tidak akan ada yang mengawasimu."Ucap Yohannes.
"Iya benar juga, haha."
Yohannes tiba-tiba mendekat dan mencium puncak kepala Lydora. Tentu saja Lydora sangat kaget dengan perbuatan Yohannes barusan.
"Kerja bagus istriku. Sekarang yang perlu kita lakukan adalah mencari tahu keberadaan Tuan Jason."Ucap Yohannes.
"Eh...i-iya benar!"Lydora mendadak jadi salah tingkah.
"Entah kenapa aku punya firasat jika dia melarikan diri dari kita semua."Ucap Yohannes.
"Apa? Melarikan diri?!"Tanya Lydora kaget.
"Iya. Aku berpikir begitu karena saat aku tanya kembarannya, Dia seperti tidak mau mengatakan dengan jujur apa saja yang telah dilakukan adiknya selama ini sekalipun aku sudah menunjukkan beberapa bukti kepadanya. Aku tahu karena mereka pasti sudah bekerja sama."Ucap Yohannes.
"Jadi apa yang harus kita lakukan? Tuan Jason sudah membuat para warga membunuh kita saja sudah sangat beresiko. Aku jadi kasihan pada Tuan Jason karena setelah ini dia pasti akan mendapat hukuman yang sangat berat."Lydora sempat-sempatnya merasa iba.
"Aku tetap tidak mengerti kenapa mereka berdua sampai melakukan hal sejauh ini."Sambung Lydora lagi.
__ADS_1
"Itu karena keegoisan yang mereka miliki untuk mau menang sendiri."Jawab Yohannes.
Para warga melihat dengan heran antara Raja dan wanita itu. Yohannes tahu jika para warga itu meminta penjelasannya. "Para warga sekalian, kenalkan wanita ini. Dia adalah istriku sekaligus Ratu baru kalian. Dialah yang sudah memberi sumbangan kepada kalian semua."Yohannes memperkenalkan istrinya.
Lydora melepaskan tudung yang saat ini dipakainya dan memperlihatkan wajahnya di depan para warga. Para warga semuanya merasa kaget. Mereka semua seketika memberi hormat kepada mereka berdua.
"Jadi apakah anda semua mau memaafkan saya dan memberikan saya kesempatan sekali lagi?"Tanya Yohannes kepada para warga.
"Baiklah, yang mulia. Kami memaafkan anda dan memberikan kesempatan pada anda untuk melakukan semua sesuai janji yang anda katakan tadi."Ucap salah satu warga.
Yohannes pun tersenyum. "Terima kasih sudah memaafkan saya. Saya akan melakukan yang terbaik."
"Carl! Ayo kita cari Tuan Jason. Setelah ini dia harus diseret ke jalur hukum!"Yohannes terlihat begitu dingin setelahnya.
"Baik yang mulia!"
"Yang mulia! Kami semua juga akan ikut membantu!"Ucap para warga yang lain.
"Tidak perlu. Ini adalah tugas yang berbahaya. Kalian percayakan saja semuanya pada kami."Ucap Yohannes.
Para warga itu pun diam. Yohannes, Lydora dan beserta pengikut mereka mulai beraksi untuk mencari Tuan Jason yang diperkirakan melarikan diri dari mereka.
Di samping itu, ternyata memang benar apa yang diperkirakan Yohannes. Tuan Jason sedang berlari sekuat tenaga bersama sekretarisnya untuk melarikan diri sejauh mungkin dari Raja. Dia tahu jika dia sudah tidak mungkin bisa mengelak lagi dan setelah dia ditemukan, dia pasti akan langsung dihukum mati.
"Ivan! Jalan mana lagi yang harus kita lalui?!"Tanya Jason dengan suara sesaknya. Dia sebenarnya sudah sangat kelelahan apalagi badannya yang tertutup lemak seperti itu membuatnya susah berlari.
"Lewat sini Tuan!"
Next....
__ADS_1