Pinjam Rahim - Istri Ketiga

Pinjam Rahim - Istri Ketiga
Akhir kisah Alya dan Erick


__ADS_3

Dua tahun berlalu........


Si ganteng baby Arash dan baby Arsal semakin hari semakin mengemaskan, dan hari hari pasangan suami istri itu menjadi semakin berwarna dengan adanya si baby Arsal dan baby Arash.


Terutama si hot daddy, yang sering sekali membawa baby gantengnya berkunjung ke kantornya. Alya tak bisa melarangnya, lagi pula istrinya juga turut bekerja di perusahaan pratama, padahal Alya wakil CEO perusahaan Genta.


Butik Sadekh sudah melebarkan sayapnya, dan sekarang konveksi milik Alya sudah berkembang menjadi pabrik garment  jadi bisa memproduksi baju secara masal, walau masih ada beberapa desain baju yang di produksi secara tidak masal.


Sebagai wanita yang memiliki kedudukan tinggi di perusahaan serta memiliki bisnis sendiri, tidak membuat dia lupa dengan kodratnya sebagai istri dan seorang ibu. Alya tetap menomor satukan kepentingan suami dan anak-anaknya.


Sedangkan Erick membebaskan Alya untuk melanjutkan karirnya dan bertanggung jawab di perusahaannya, karena pria itu yakin jika Istrinya bisa mengatur waktunya untuk dirinya dan anak-anaknya. Dan itu sudah terbukti.


“Sayang.....,” pria itu memeluk mesra istrinya dari belakang, lalu mengusap perut rata istrinya.


“Ya dad......,” wanita itu mengusap tangan suaminya yang sudah melingkar di perutnya.


“Kapan mommy lepas kb nya?”


Demi fokus mengurus baby twin, Alya memutuskan untuk suntik KB dengan izin suaminya setelah melahirkan baby twin, dan hal itu disetujui oleh Erick.


“Daddy pengen nambah anak lagi,” bisik Erick di telinga istrinya.


“Tunggu anak-anak sudah besar dulu dan masuk sekolah ya dad,” bujuk Alya, bukannya tidak mau menambah anak. Tapi Alya ingin mencurahkan kasih sayang dulu kepada kedua buah hatinya, nanti jika ada adik si baby twin, pasti perhatian Alya akan lebih tercurahkan  ke adiknya, dan hal itu bisa menjadi kecemburuan buat kakak-kakaknya.


“Bukankah kita pernah bahas daddy, untuk saat ini kita curahkan perhatian buat baby Arsal dan baby Arash terlebih dahulu, setelah mereka sudah agak besar, baru kita nambah anak lagi,” imbuh Alya.


“Tapi nanti keburu Daddy tua, sayang.”


Alya membalikkan tubuhnya. ”Tua dari mana sih, daddy masih muda kok malah tambah ganteng dan sangat hot,” rayu Alya.


Wanita itu mengalungkan tangannya ke leher suaminya.


“Sambil anak ketiga jadi, bagaimana kalau kita bikin enak dulu dad,” ucap Alya dengan tatapan yang menggoda.


“Dengan senang hati sayangku.”


“Akh.....,” pria itu langsung mengangkat tubuh istrinya membuat istrinya kaget, lalu pria itu merebahkannya di atas ranjang mereka. Pertarungan di atas ranjang pun di mulai.


🌹🌹


Enam tahun kemudian....


“Hua...hua....hua...hua,” suara tangisan bayi sangat kencang di dalam kamar yang terdominasi warna putih dan pink

__ADS_1


“Daddy, Kak Arsal ngangguin dede Nabilla,” adu Arash ke kamar Erick dan Alya.


“Astaga kalian berdua ini iseng sama adenya ya,” gemes Erick, pria itu langsung bergegas ke kamar tuan putri, sedangkan istrinya sedang mandi.


“Ulu...ulu....princess daddy ini kenapa menangis, udah cantik begini anak daddy. Kakak Arsal nakal ya,” Erick langsung mengendong putri kecilnya yang hari ini akan berulang tahun yang pertama.


“Da.....da......daa.....uh...uh,” celoteh baby Nabilla seperti sedang mengadu ke daddynya.  


“Ade Nabilla dulu daddy yang nakal sama kakak, masa rambut kakak di jambak. Kepala kakak kan sakit jadinya, dad,” keluh  Arsal dengan wajah cemberutnya.


“Ade Nabilla masih kecil sayang, jadi kakak jangan balas adenya dong, jadinya nangis dede Nabilla nya.”


“Iya daddy, maafin kakak ya,” kata Arsal.


“Lain kali jangan di ulangi ya, sudah kalian berdua ke bawah  dulu, teman-teman kalian pasti sudah pada  datang. Nanti daddy sama mommy menyusul ke bawah,” pinta Erick.


“Ya Daddy,” jawab serempak Arsal dan Arash.


Sore ini di mansion Erick diadakan acara ulang tahun baby Nabilla Inggrid Pratama yang pertama, anak ketiga mereka tanpa proses inseminasi. Alya stop KB langsung hamil tanpa menunggu waktu lama. Kalau Arsal dan Arash punya wajah ganteng seperti daddy Erick, sedangkan Nabilla cantik seperti mommy Alya. Semakin sempurnalah kehidupan Alya dan Erick dengan hadirnya si baby cantik, baby Nabilla Inggrid Pratama.



“Selamat ulang tahun, ade Nabilla,” ucap bocah ganteng Shaka, putra Edward.


Saking gemasnya melihat Nabilla, Sakha mengecup pipi Nabilla berulang kali.


“Auw....Aauw.....,” ringis kesakitan Shaka.


“Daddy tolong daddy....,” teriak Sakha kepada Edward.


Edward dan Erick langsung memisahkan anak mereka berdua.


Baby Nabilla hanya bisa menyengir memperlihatkan ke empat giginya setelah berhasil menjambak rambut Sakha.


 


 THE END


Tanpa terasa perjalanan rumah tangga Alya dan Erick berakhir. Petik kisah baiknya, buang kisah buruknya 😊😊.


Terima kasih sebesar-besarnya buat Kakak Readers yang sudah menemani dan mendukung kisah Alya dan Erick dari awal sampai tamat 🙏🙏, yang selalu memberikan semangat dalam menulis karya recehan ini. Tanpa kakak semua, apalah arti karya yang jauh dari kata sempurna ini.


Insya allah jika tidak ada hambatan, nantikan kisah Shaka dan Nabilla di awal tahun 2023, biar tidak ketinggalan info barunya, follow profilku ya.

__ADS_1


Dan jangan lupa mampir di kisah Salma dan Kavin, Bukan Pelakor Tapi Istri Yang Dibenci.


Love You sekebon 🌹🌹🌹🌹🌹


Shaka Abhirath Thalib



Nabilla Inggrid Pratama



 


 Pengumuman Give Away Pinjam Rahim - Istri Ketiga.




Pemenang GA spesial Rice Cooker Miyako



Kak Karla



Pemenang GA pulsa




Kak Xena : 50K




Kak Mama'e Nan : 25 K


__ADS_1



Selamat buat pemenang, langsung chat ya Kakak Readers cantik.


__ADS_2