SANG PENAKLUK (Satu Raga Dua Jiwa)

SANG PENAKLUK (Satu Raga Dua Jiwa)
ENAM BELAS


__ADS_3

FLASHBACK ON


Hari itu setelah kelulusan sekolah menengah atas, Seruni, Faya, Ghea, Alfa, Ega dan Ruli berencana pergi ke sebuah air terjun yang terkenal dengan airnya yang sangat dingin. Mereka berenam ingin menguji kemampuan diri dengan bertaruh, siapa yang paling tahan lama berendam di dalam air tersebut maka dialah pemenangnya. Dan pemenangnya boleh meminta apapun kepada mereka, tapi masih dalam batas wajar. Semua itu mereka lakukan hanya untuk seru-seruan saja, bukan untuk hal-hal tertentu.


Akhirnya siang itu dengan mengendarai mobil Alfa, mereka berenam pergi ke air terjun "SENDANG KAPUTREN" yang ada di pinggiran kota masih dengan menggunakan baju seragam putih abu-abunya yang penuh dengan warna-warni coretan pilox. Tentunya mereka juga sudah membawa perlengkapan ganti, karena kepergiannya itu sudah direncanakan jauh-jauh hari.


Dua jam lamanya perjalanan yang di tempuh, akhirnya mereka sampai di depan sebuah gapura tinggi yang bertuliskan "AIR TERJUN SENDANG KAPUTREN" Alfa langsung melajukan mobilnya memasuki kawasan wisata tersebut. Kawasan itu nampak asri karena kanan kiri jalan terdapat pepohonan tinggi yang berjajar rapi sepanjang jalan.


Sekitar sepuluh menit dari gapura, mobil mereka akhirnya tiba di air terjun tersebut. Alfa pun langsung memarkirkan mobilnya ke tempat parkir yang sudah disediakan.


Mereka berenam kemudian segera turun dari dalam mobil dan serempak mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru arah. Ada beberapa rumah-rumah sederhana yang terbuat dari kayu jati berjajar rapi seperti sebuah penginapan. Dan juga satu warung yang dijaga oleh seorang nenek.


Seorang laki-laki yang sudah tua menghampiri mereka. Mungkin itu petugas jaga atau mungkin juru kunci tempat wisata tersebut.


"Permisi mas, mbak, mau menginap apa tidak? Tanya kakek tersebut yang membuat mereka serempak saling pandang.


"Sebentar pak, kami diskusi dulu." Jawab Seruni sopan. Kakek itu pun mengangguk dengan tersenyum ramah.


Setelah dilakukan perundingan sebentar, mereka memutuskan untuk menyewa satu kamar terlebih dahulu untuk menyimpan barang-barang mereka. Jika nanti mereka ingin menginap, mereka bisa menyewa kamar lagi pikir mereka.

__ADS_1


Akhirnya kakek tersebut mengantarkan mereka ke sebuah kamar yang lebih luas yang akan ditempati oleh mereka berenam.


Setelah menyimpan semua barang-barang bawaannya, mereka langsung berlari menuju ke air terjun yang sudah melambai-lambai sejak tadi seolah memintanya untuk segera menceburkan diri.


Hawa dingin langsung menyergap ke permukaan kulit mereka saat mereka tiba di pinggir Sendang. Belum lagi kalau sudah masuk ke dalam air, beeeerrrr! Sudah bisa dipastikan sedingin apa airnya nanti. Apakah mereka akan membeku nantinya? Entahlah.....


"Eh gaess, kok sepi yak? Kayaknya cuma ada kita berenam di sini." Seru Ghea seraya memperhatikan keadaan sekitar yang memang sepi karena tidak ada orang lain selain mereka berenam.


"Iya juga ya, kok gue baru ngeh." Ucap Ega menyahut. Mereka semua pun serempak mengedarkan pandangannya kemudian mengangguk bersamaan.


"Biarkan saja! Bukannya itu lebih baik kalau nggak ada orang selain Kita." Alfa memberikan pendapatnya.


"Mantap bro!" Sahut Ruli cengengesan.


"Eh, iya ayo!" Seruni sedikit tersentak. Namun ia dengan cepat bisa menguasai diri. Seruni pun langsung memposisikan dirinya berbaris di samping teman-temannya.


"Oke, aku mulai ya?" Seru Faya lagi mengintruksi mereka untuk bersiap.


"Satu...!"

__ADS_1


"Dua...!"


"Tiga...!"


"Go!"


Byuuuuuuurrrrr!!!!!


Mereka berenam kompak langsung melompat ke dalam air masih dengan menggunakan baju seragam putih abu-abunya dan langsung disambut dengan dinginnya air yang serasa menusuk ke dalam tulang-tulangnya.


Beeeeeerrrrrr!!!!!


Sesaat kemudian mereka berenam kompak menyembulkan kepalanya ke atas permukaan air dan langsung meledakkan tawanya bersamaan, hingga suara tawa mereka menggema di air terjun Sendang kaputren tersebut.


Hahaha.............!!!!!


*****


*****

__ADS_1


*****


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh ☕☕🌹🌹


__ADS_2