
"Boleh gabung?" Seorang cowok berdiri di samping meja yang di duduki oleh Seruni dan Faya sambil memegang nampan kecil berisikan makanan dan minuman miliknya.
Seruni mendongak, ia sedikit terkejut saat mengetahui siapa yang berdiri di dekatnya. Seruni kemudian memutar kepalanya memperhatikan seluruh penjuru kantin yang ternyata memang penuh. Hanya meja yang di tempatinya saja yang masih kosong. Mungkin tidak ada orang yang mau duduk berdekatan dengannya.
Seruni beralih menatap Faya, dan sahabatnya itu pun mengangguk. "Boleh kak, silahkan." Ya, dia adalah Kevin, Kakak senior mereka yang sangat populer di kampusnya.
Banyak pasang mata langsung mengalihkan pandangannya ke arah meja yang di duduki oleh Seruni dan Faya. Mereka tidak menyangka kalau Kevin si kaku dan dingin itu mau berdekatan dengan cewek. Apalagi sekelas Seruni yang terkenal dengan sebutan ayam kampus.
Selama ini Kevin seperti alergi dengan cewek, karena tidak ada satupun cewek yang berhasil mendekatinya apalagi menaklukkan hatinya. Dan sekarang si dingin itu malah mendekati Seruni? Oh my God, sepertinya ini sangat sulit untuk dipercaya.
Sambil menyantap makan siangnya, mata mereka pun sambil melirik Kevin yang langsung mendudukkan tubuhnya tepat di samping Seruni. Bukan di samping Faya. Padahal kursi yang ada di samping Faya juga kosong. Mata mereka semakin melotot karena terkejut. Untung mereka tidak tersedak masal.
Kevin tak ambil pusing dengan puluhan pasang mata yang menatap ke arahnya. Begitupun dengan Seruni dan Faya, mereka kembali menikmati makan siangnya.
Kevin nampak fokus dengan makanan yang ada di depannya. Sedangkan Seruni dan Faya meskipun mereka juga menikmati makanannya, tetapi mata mereka saling melirik. Bahkan mereka berdua sampai tidak berani membuka suaranya sedikitpun.
__ADS_1
"Kenapa kalian diam saja? Bicaralah jika kalian ingin bicara. Jangan pedulikan gue. Anggap aja gue nggak ada." Ucap Kevin santai tanpa mengalihkan pandangannya.
"Ya!" Sahut Seruni spontan kemudian ia segera membekap mulutnya. "Ma-maaf kak, bukan begitu maksud ku." Seruni menundukkan kepalanya merutuki mulutnya yang tidak berakhlak. Eh, tapi bukan salah dirinya kan? Toh tadi si Kevin sendiri yang bilang begitu. Jadi Seruni hanya menjawab ucapan si Kevin.
Kevin terkekeh. "Sepertinya julukan ayam kampus tidak cocok dengan sikap mu yang seperti ini." Ucapan Kevin benar-benar melukai hati Seruni.
Seruni mendongakkan kepalanya. "Owh, jadi maksud kakak duduk di sini hanya ingin menghina ku?" Seruni berusaha menahan emosinya yang sepertinya sebentar lagi akan meledak. Faya pun sudah terlihat ketar-ketir.
"Bukan! Bukan begitu maksud gue." Sanggah Kevin cepat. "Maksud gue, julukan ayam kampus itu tidak cocok untuk dirimu yang terlihat pendiam dan tidak banyak tingkah." Lanjut Kevin berusaha menjelaskan kesalahpahaman yang tertangkap oleh Seruni.
Semua orang di buat melongo. Mereka semakin tidak percaya. Banyak cewek yang ingin dekat dengan Kevin, tapi Seruni malah meninggalkannya begitu saja. Kevin pun segera beranjak meninggalkan kantin.
*****
"Eh Run, sepertinya kak Kevin tadi bukan ingin menghina mu deh Run." Ujar Faya tiba-tiba saat mereka terjebak lampu merah. Seruni masih diam karena malas harus membahasnya lagi. "Kalau menurut yang aku tangkap dari kata-kata Kak Kevin, dia sepertinya tidak setuju dengan sebutan ayam kampus yang disematkan oleh mereka."
__ADS_1
"Sudahlah Fa, jangan di bahas lagi. Aku tidak peduli apa kata mereka."
"Baiklah, maaf!" Faya kembali melajukan mobilnya saat lampu sudah berganti hijau.
Saat tiba di kediaman Faya, Seruni langsung berpamitan kepada tante Gita. Seruni mengendarai mobil bututnya untuk pulang ke kediamannya.
Saat tiba di rumah, nampak sebuah mobil terparkir di halaman rumahnya. Seruni langsung bisa mengenali mobil tersebut karena sebelumnya sudah pernah datang ke rumahnya.
Bertambah hebat lah gemuruh di dadanya. Belum reda akibat ucapan Kevin, sekarang ditambah lagi dengan kedatangan pemilik mobil tersebut yang tak lain adalah Om Zaky. Mantan kekasih mamanya sewaktu SMA dulu.
*****
*****
*****
__ADS_1
Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh ☕🌹 Tonton iklannya ya setelah membaca, terimakasih 🙏