SANG PENAKLUK (Satu Raga Dua Jiwa)

SANG PENAKLUK (Satu Raga Dua Jiwa)
EMPAT PULUH SATU


__ADS_3

Malam pun tiba....


Setelah makan malam bersama dengan kedua orang tua Ghea, mereka bertiga langsung masuk ke dalam kamar kembali. Sepertinya Ghea sudah tidak sabar untuk mendengar cerita Seruni. Ya, sore tadi waktu mereka dihabiskan untuk berbincang dengan mamanya Ghea di taman belakang.


Rupanya mamanya Ghea juga merindukan saat-saat seperti dulu, yaitu saat teman-teman dari anaknya itu meramaikan suasana rumahnya yang sepi. Mamanya Ghea meminta mereka agar sering-sering berkunjung ke rumahnya.


Seperti halnya cewek-cewek lain kalau sedang ngumpul, camilan tak pernah ketinggalan. Lihat saja sekarang bentuk kamar Ghea sudah seperti kapal pecah. Baju tidur berserakan kemana-mana. Sejak tadi Seruni dan Faya asik membongkar lemari Ghea hanya untuk memilih baju tidur yang akan di kenakan oleh mereka malam ini.


Satu set piyama panjang tak cocok bagi mereka, mereka lempar begitu saja. Ambil lagi Baby doll tak cocok lempar lagi. Ambil lagi baju tidur yang lainnya, tak cocok lempar lagi dan lagi. Dan begitulah seterusnya hingga mereka menemukan yang mereka cari. Yaitu satu set piyama pendek kesukaan mereka. Benar-benar luar biasa mereka berdua. Sepertinya mereka berdua lupa kalau saat ini sedang bertamu di rumah orang. Biarlah, toh yang punya rumah juga tidak peduli dengan apa yang mereka lakukan. Sudah ada bibi pelayan yang akan merapikannya esok.


"Sekarang ceritakan, jangan di tunda lagi, aku udah penasaran." Todong Ghea saat mereka bertiga sudah duduk manis di atas tempat tidur dengan satu toples camilan masing-masing berada di tangan mereka.

__ADS_1


Dan seruni pun akhirnya menceritakan semua kejadian yang dialaminya mulai dari saat dirinya tenggelam di Sendang Kaputren hingga hari-hari yang dilaluinya setelah kejadian itu tanpa ada yang ditutupi sedikitpun. Air mata pun membersamai setiap ucapannya. Begitu pula dengan Ghea dan Faya yang tak kuasa menahan air matanya. Padahal Faya sudah tahu kehidupan Seruni selama ini. Tapi tetap saja ia tak kuasa menahan air matanya mengingat semua itu.


Ghea tak menyangka kalau sahabatnya itu menjalani hari-hari yang sulit. Ia menyesal karena tidak mempercayai ucapan sahabatnya dulu saat menjelaskan kejadian yang terjadi antara Seruni dan Alfa.


"Jadi ini maksud julukan ayam kampus yang dikatakan oleh teman mu?"


Seruni mengangguk."Iya Ghe, padahal aku nggak sadar ngelakuin itu hiks...."


"Harusnya dia berterima kasih kepada mu karena kamu sudah menyelamatkannya dari laki-laki br3n9$3k itu." Ghea langsung memeluk sahabatnya itu. Faya pun tak mau ketinggalan, ia ikut menghamburkan dirinya. "Maafkan aku, maaf karena dulu tidak mempercayai ucapan mu hiks...."


"Maaf, sekali lagi maaf!" Ghea semakin mengeratkan pelukannya. "Ayo kita cari Alfa sama-sama kalau memang hanya Alfa yang bisa menghentikan semua ini." Ghea mengurai pelukannya. "Benar kata Mbah Suro, dia yang memulai maka dia juga yang harus mengakhirinya." Lanjut Ghea.

__ADS_1


"Tapi yang aku bingungkan, sebenarnya apa yang sudah dilakukan Alfa di sana? Bukankah kita hanya bermain air di sana dan tidak melakukan apa-apa?" Ucapan Faya membuat mereka berpikir, dan mereka berdua pun ikut bertanya-tanya. "Apa karena Alfa berada tepat di bawah guyuran air terjun?" Lanjut Faya membuat mereka bertiga saling pandang kemudian menggeleng bersamaan karena memang tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Sudah nggak usah memikirkan yang itu. Lebih baik sekarang kita fokus mencari Alfa untuk kita bawa kepada Mbah Suro." Ujar Ghea yang diangguki oleh Seruni dan Faya.


Mereka akhirnya menyudahi pembahasan mengenai semua keganjilan itu dan menggantinya dengan topik lain. Disini niat mereka adalah untuk bersenang-senang bukan untuk bersedih ria. Jadi lupakan sejenak beban yang ada.


Sambil ngobrol ngalor ngidul, tak lupa Ghea memutar Drakor kesukaan mereka dulu untuk bernostalgia bersama. Mengingat masa-masa saat masih mengenakan seragam putih abu-abu.


*****


*****

__ADS_1


*****


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh ☕🌹 Tonton iklannya ya setelah membaca, terimakasih 🙏


__ADS_2