
Selesai mengerjakan tugas-tugasnya Seruni segera merapikan buku-bukunya. Disambarnya ponselnya kemudian ia merebahkan tubuhnya. Nomor Ghea adalah yang pertama menjadi tujuannya. Seruni segera mengirimkan pesan agar nomornya dapat di simpan oleh Ghea.
[Ini nomor ku Ghe] -Seruni-
Tak lama balasan pesan dari Ghea pun masuk. Mungkin Ghea sedang tidak sibuk atau sama seperti dirinya yang baru selesai belajar.
[Besok usai kuliah datanglah ke rumah] -Ghea-
Seruni langsung girang bukan kepalang. Ia merasa senang karena akhirnya Ghea menerimanya kembali. Sudah lama rasanya ia tidak berkunjung ke rumah sahabatnya itu. Mungkin sekitar tujuh bulan lebih.
Dulu mereka berenam memang sering berkunjung ke rumah satu sama lain. Bahkan para cewek sering bergantian tidur di rumah ketiganya. Namun sekarang hanya Faya dan dirinya saja yang masih sering tidur bergantian. Sedangkan Sinta belum pernah sekalipun tidur di rumah mereka, begitu pula sebaliknya.
[Baiklah, aku akan datang bersama Faya] -Seruni-
Malam ini tidur Seruni begitu nyenyak. Hingga pagi menjelang saat matahari masih malu-malu menampakkan sinarnya, Seruni baru membuka matanya.
"Hoooaamb!" Seruni menguap lebar seraya meregangkan tangannya. Ia segera turun dari tempat tidur kemudian masuk ke dalam kamar mandi.
*****
"Pagi mama ku sayang, cup!" Seruni mengecup pipi mamanya yang sedang menata makanan di atas meja.
__ADS_1
"Pagi sayang, gimana tidurnya? Nyenyak?"
"Nyenyak banget!" Sahut Seruni ceria hingga membuat Mama Amara bertanya-tanya. Pasalnya pagi ini anaknya itu nampak ceria, tidak seperti biasanya. Mereka berdua menikmati sarapannya sambil berbincang.
"Seneng banget kayaknya, ada apa?" Tanya mama Amara penasaran.
"Nanti sepulang kuliah kami akan ke rumah Ghea ma."
"Oh ya? Udah lama kalian nggak pernah bareng seperti dulu. Biasanya Ghea sering nginep di sini."
"Maklumlah ma, kita kan berbeda kampus. Jadi jadwal kita juga berbeda, tidak bisa menyesuaikan."
"Nanti kalau Ghea meminta kami untuk menginap, kami akan menginap ya Ma?" Izin Seruni kepada mamanya agar mamanya itu tidak khawatir.
"Iya gak papa, nikmatilah waktu kalian selagi bisa bersama. Karena jarang-jarang kan kalian bisa berkumpul?"
Seruni mengangguk kemudian bangkit dari duduknya. "Terimakasih mama ku sayang, muuuaach! Runi berangkat dulu." Seruni langsung melesat keluar rumah setelah berpamitan dengan mamanya.
"Iya, hati-hati!" Seru mama Amara.
*****
__ADS_1
Sepulang kuliah dengan mengendarai mobil Faya karena mobil Seruni di tinggal di rumah Faya, mereka berdua langsung menuju ke rumah Ghea. Tadi Seruni sudah sempat berkirim pesan dengan Ghea kalau Ghea ternyata juga sudah selesai kuliah. Jadi Seruni langsung tancap gas menuju ke kediaman sahabatnya itu.
Tin.. Tin..
Seruni membunyikan klakson di depan sebuah gerbang yang menjulang tinggi. Ya, Ghea memang anak orang berada. Tidak seperti dirinya dan Faya yang hanya anak orang biasa. Almarhum papanya dan juga om Gio papanya Faya hanyalah seorang karyawan kantor. Papanya meninggal karena kecelakaan kerja. Makanya ia masih bisa kuliah dan hidup dengan baik karena jaminan dari kantor tempat papanya bekerja. Mungkin itu sebagai bentuk kepedulian dan rasa bersalah dari pemilik perusahaan tersebut karena salah satu karyawannya harus meregang nyawa.
Pintu gerbang yang menjulang tinggi itu akhirnya terbuka, Seruni langsung membawa mobilnya masuk ke dalam. Saat melewati pak satpam, Seruni menurunkan kaca mobilnya dan satpam itu tersenyum ramah kepada mereka. Ya, pak Jun memang sudah mengenali mereka. Bahkan mereka sangat akrab dan sering bercanda saat bermain ke rumah Ghea.
Ghea sudah menyambut kedatangan mereka berdua di teras rumah. Seruni dan Faya turun dari mobil dan langsung berhambur memeluk sahabatnya itu.
"Ayo kita masuk. Kita makan dulu, setelah itu kita pesta." Ujar Ghea yang nampak senang karena bisa berkumpul seperti dulu lagi. Pesta disini maksudnya adalah we time mereka bertiga di dalam kamar. Entah akan seperti apa nanti bentuk kamarnya. Sudah pasti akan sangat kacau. Dan keesokan harinya tugas bibi pelayan yang merapikannya.
Mereka bertiga makan siang bersama mamanya Ghea. Karena papanya Ghea sudah dipastikan masih berada di kantor. Mamanya Ghea juga terlihat senang sekali dengan kedatangan mereka. Pasalnya selama ini teman-teman anaknya itu tidak ada yang seperti Seruni dan Faya. Mereka hanya datang dan singgah sebentar kemudian pergi lagi.
*****
*****
*****
Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh ☕🌹 Tonton iklannya ya setelah membaca, terimakasih 🙏
__ADS_1