Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 10


__ADS_3

apa yang terjadi . kepalaku pusing tapi aku berusaha tetap sadar. aku meronta - ronta berusaha melepaskan diri dari cengkeraman orang ini . panik.. panik .. panik


" freya .. freya.. diamlah .. ini aku . jangan berteriak . akan kulepaskan "


aku mengangguk ragu. dan segera memutar tubuhku . max .. pandangannya menatap rimbunnya pepohonan. tangannya di tempelkan ke mulutnya isyarat agar aku diam


" ada apa max? " tanyaku dengan suara berbisik . max tak menjawab pertanyaanku dan aku merasa menyesal telah bertanya .max memandang sekeliling kemudian menggandengku dan berkata


" sebaiknya kita pergi, berbahaya disini "


tapi , tak jauh kami melangkahkan kaki , kami mendengar suara kemeresek rantik dan daun yang diinjak .


" percepat langkah freya .. ikuti aku " kata max masih menggandeng tanganku dan menarikku aku berlari kecil untuk bisa mengimbangi langkah max


kami tiba di sebuah tanah lapang. dan ada pohon kersen disana .


" max aku capai . berhenti dulu " kataku . " dan .. tanganku sakit "


max mengajakku ke pohon kersen itu melepaskan tanganku . aku baru mau duduk ketika tiba-tiba terdengar suara di belakang kami .


max menarikku kembali dan kami bersembunyi di antara tangkai kersen yang kecil . max menutupi ku dengan badannya yang besar . secara tak langsung dia memelukku . aku bisa mendengar suara jantungnya yang berdebar keras . begitupun dengan jantungku . aku melirik ke arahnya tapi yang bisa ku lihat hanya rahangnya yang besar dan kuat tertutup oleh janggut yang di rapih . aku baru sadar dan bisa melihat max dengan jelas saat ini. mungkin kulitnya tak seputih dan tak sehalus nathan . tapi ototnya kuat dan kulitnya yang kecoklatan menunjukkan dia seorang pria dewasa yang macho.


" max .. apa yang terjadi max .. kenapa kita harus sembunyi ? "


" tenanglah freya .. " kata max berbisik


" kita bisa meminta mereka untuk mengantarkan kita pulang . aku tersesat tadi " kataku berusaha keluar dari bayang- bayang tubuh max


max tak beranjak . pandangannya tertuju pada suara orang-orang yang mengobrol di belakangku .


" max minggir .. awas " kataku gusar

__ADS_1


dan .. tiba - tiba max menciumku . aku melotot dan meronta tapi max tak melepaskanku. sampai aku tak lagi mendengar suara orang-orang itu


max melepaskanku . aku membuang muka , wajahku memanas dan jantungku berdebar lagi . mungkin karena aku masih merasa lelah berlari .


" ayo kita kembali . . jangan jauh - jauh dari ku " kata max dan mulai berjalan . aku mengikutinya dengan bersungut - sungut kesal. dia menciumku dan tak meminta maaf juga tak menjelaskan apa yang terjadi. siapa suara berat pria pria itu yang seolah mengejar kami.


aku terlalu pusing untuk mencerna semuanya.


max benar benar membawa kami kembali ke tempat anak anak yang berkumpul . sebelum sampai dia berbicara denganku dengan suara tegas


" jangan coba coba kembali ke dalam hutan dan jangan katakan apapun "


aku menatapnya dengan kesal . apa apaan itu semua .


alleya dan nathan sudah kembali ke rombongan itu. bahkan julius juga sudah menepi kembali


"kau dari mana freya ? " tanya alleya


". dengan max? " tanya alleya lagi . dengan senyum jahil di wajahnya . aku mengangkat bahu acuh


" ceritakan pada kami bagaimana kamu bisa jatuh cinta dengan orang seperti max?" tanya barbara dan mereka mulai bergosip


" max .. yang benar aja " kataku berusaha menyelesaikan obrolan ini dengan cepat


" menurutku max juga tampan dan dia macho sekali . lihatlah ototnya .. seandainya dia seramah julius atau arthur ." kata barbara genit


" hei arthur kakakku. " kataku sengit " dan alleya .. aku melihatmu masuk ke hutan bersama nathan .."


" nathan? aku dari tadi disini kok .. " kata alleya memandang teman- temannya " ga mungkin aku masuk ke dalam hutan "


" aku benar - benar " ... kata - kataku terpotong suara luci yang datang dan berkata ..

__ADS_1


" ladies kata julius dan nathan kita harus siap-siap untuk pulang"


" kita baru sebentar disini " kata barbara . aku bahkan belum sempat mencoba naik perahu itu . "


" sudahlah ayo " kataku sambil berdiri aku teringat apa yang terjadi tadi . tapi aku masih merasa penasaran siapa orang-orang itu .


kami bergegas kembali . dan berpencar ketika sudah sampai di lingkungan rumah .. para gadis sudah jalan lebih dahulu bersama julius . mereka bilang lapar karena tidak sempat makan siang dengan bekal yang tadi di bawa. aku berjalan bersama nathan . berusaha menempel padanya . dan max menjaga kita di belakang. tapi tiba - tiba


ada yang mendorongku dari samping . keluar dari balik semak- semak seorang bapak tua. dia menunjukku dengan parang yang di bawa di tangan. rambut nya acak - acakan. wajahnya hitam dan kotor . bajunya lusuh dan berantakan .


" kamu cucu brawijaya . bilang pada kakekmu kembalikan anakku . atau ku bunuh kau " kata bapak tua itu sambil berusaha menerjangku lagi . nathan melindungiku dan max mencengkeram bapak itu . aku sangat ketakutan dan aku memutuskan untuk pura pura pingsan . mungkin dengan begitu bapak ini tak akan membunuhku .


aku tergeletak memejamkan mata . mendengar suara max dan nathan berdebat dengan orang itu . aku tak dapat mendengarnya dengan jelas .


tak lama. seseorang menggendongku , aku menyukai bau colonge nya . aku tak berani membuka mataku .


" apa yang terjadi dengan freya ? kenapa dia " tanya nya. ini sudah dirumah kurasa aku mendengar suara alleya yang kuatir . aku sungguh benar benar bisa merasa lega sekarang


" panggilkan bibi anna .."


" okay max " kata alleya


max? sial kenapa harus max yang menggendongku . bukannya tadi dia mencengkram bapak tua itu . harusnya nathan yang menggendongku karena dia yang berada sangat dekat dengan ku


" sudah pura pura pingsannya .disini sudah tak ada orang kecuali kita . dan kau sangat berat "


max mulai menaiki tangga . aku masih mempertahankan kebohonganku bahkan aku tak sanggup benar benar membuka mata berharap benar benar pingsan


max meletakkanku dengan hati hati di kasur dan berkata


" istirahatlah , sebentar lagi bibi ann datang "

__ADS_1


aku baru bisa membuka mata, ketika mendengar suara pintu kamar yang tertutup. segera bangun ,terduduk dan mengumpat. " dasar max sialan " .


__ADS_2