
Aku mengemasi pakaianku dengan cepat . aku mungkin akan kembali lagi kerumah ini ketika hari kematian kakek menginjak empat puluh hari karena akan ada acara doa sesuai dengan adat yang sudah ada . . Aku memutuskan untuk menenangkan hatiku.. masih ada waktu sampai aku berusia sebelum dua puluh lima tahun dan aku akan memilih dengan acak dari dua orang itu .. jauh di dalam hatiku aku menginginkan Max .. tapi, apa yang ku tahu tentangnya .. tentang perasaannya .. bahkan makanan kesukaannya pun aku tak tahu , perasaanku bertepuk sebelah tangan . Mungkin lamarannya untuk kakek itu .. hanya untuk menghibur kakek karena dia
tahu .. kesehatan kakek semakin menurun.
Seseorang mengetuk pintu kamarku , Tante Yeni .. semalam tadi kami sibuk berbincang .. tentangku dan tentangnya dengan segala kesungguhan hatinya yang akhirnya membuatnya berhasil melewati masa terberat dalam hidupnya jauh di negara yang sama sekali tak dia kenal dengan orang orang asing yang hanya sebatas sebagai dokter dan pasien saja
“ kau yakin akan pergi hari ini , Freya ? mau kemana? “
“ Aku akan pergi ke tempat yang bisa sedikit menenangkan hatiku , Tante … “
“ Tante boleh ikut ? “ katanya tersenyum
“ Gak tante .. aku mau menata hatiku “ kataku tertawa padanya
“ Jangan terlalu bersedih Freya ,.. jalani hidupmu dengan yakin dan penuh semangat.. tante gak ingin kamu menyia nyiakan masa mudamu seperti tante … “
“ ga akan tante .. “ kataku memeluknya
Tante Yeni duduk di ranjangku .. di depanku di antara tumpukan pakaian yang ku pilih untuk ku bawa
“ Berapa lama kau akan pergi, Freya? “ Tanya tante Yeni seraya ikut melipat bajuku dan memasukkannya ke dalam koper
“ Entahlah tante.. sepertinya aku akan menghabiskan banyak uang kali ini , Aku juga ingin menghilangkan traumaku dengan benda tajam . Aku merasa gagal sebagai seorang dokter jika tak bisa mengatasi rasa traumaku aku hanya akan bekerja sebagai sekertaris di perusahaan biasa bukan di klinik “ kataku kembali tertawa
“ Tante tak ingin terlalu ikut campur ke dalam masalahmu .. tapi, pikirkan kembali Frey .. tante juga akan
merasa sangat kehilangan jika kau pergi terlalu lama “
“ Bukankah aku harus kembali saat acara doa empat puluh hari kematian kakek , tante ? dan aku pasti akan kembali kemari saat pesta pernikahan Arthur .. “ kataku masih menggodanya
“ Lalu, dari dua orang itu mana yang akan kau pilih, Frey? “
“ cintaku bertepuk sebelah tangan , Tante tau itu .. mungkin aku akan memilihnya secara acak memakai bunga mawar merah .. memetic kelopaknya dengan menyebut nama mereka satu persatu “ kataku
__ADS_1
tesenyum sedih
“ Max menyukaimu .. itu yang tante lihat Frey .. “
“ tapi dia tak pernah mengatakannya langsung padaku , Tante .. kurasa .. dia mungkin akan terus
menyimpannya di dalam hatinya . Aku sudah terlambat tante .. “
Aku terus menjejalkan pakaianku ke dalam koper . menutupnya dnegan cepat dan menariknya keluar kamar
“ Sampai ketemu lagi , satu bulan kedepan Tante ,.. aku sayang Tante .. “ kataku .. memeluknya .. dan pergi dengan tergesa gesa
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Semua orang yang hadir di ruangan itu menatapku tak percaya dengan penjelasanku .. Arthur berjalan menyeberangi separuh ruangan yang tersisa dan menghampiriku . Kulihat di belakangnya .. Julius, Max dan Nathan terbangun dari duduknya ketika aku memasuki ruangan
“ Freya .. udah kakak bilang .. istirahat aja di kamar .. kakak yang akan menyelesaikan masalah ini . Kamu ga harus ngerasa tertekan dengan surat wasiat kakek … “
“ Aku baik baik aja kak .. ingatan itu udah lama kembali dan aku berhasil mengatasinya dengan baik “ kataku pada Arthur melewatinya dan mengambil tempat duduk terdekat .
Albert berpamitan dan akan segera menyusun dokumen resmi tentang semuanya . Aku pun beranjak dari tempat itu mengunci mulutku dan sama sekali tak memandang kedua kandidat yang berada di ruangan yang sama . Aku menghindarinya .. aku memutuskan untuk kembali ke kamarku
“ Kak Jessica .. selamat untuk pernikahannya … pastikan aku akan membantu menyiapkan pesta yang meriah untukmu dan Arthur .. maaf jika kau menganggapku kurang ramah sebelumnya atau sampai saat ini , aku hanya .. sangat lelah dengan semua ini , kak .. “ kataku dengan air mata tergenang .Jessica bangkit dan memelukku erat
“ Tak apa Freya .. menangislah .. semua tamu undangan sudah pulang hanya tinggal keluarga kita saja .. tak perlu menahan diri .. “ kata kak Jessica menepuk punggungku perlahan “ aku akan
mengantarmu kembali ke kamar “
“ Biarkan aku aja yang nganter dia ke kamar Jess .. “ kata Nathan meraih pundakku ,
“ Jauhkan tanganmu dari adikku Nath … Ada banyak hal yang harus kau bicarakan denganku dan Max .. kalian berdua .. astaga .. dan Julius … “
Julius mengangkat kedua tangannya
__ADS_1
“ Aku netral James .. “ katanya dengan cepat
“ Bagus, paling tidak ada orang normal diantara kita .. “
“ Jess .. antar Freya kembali ke kamarnya . Pastikan Freya nyaman dan baik baik saja . aku akan memerintahkan bibi Ann tentang pisau … “
“ Bibi Annn …. “ teriaknya dengan tak sabar
Tak perlu menunggu lama bibi Ann muncul dengan tergopoh gopoh
“ ya tuan ..”
“ mulai sekarang singkirkan semua pisau di rumah utama , di meja makan .. ingat itu baik baik “
“ baik tuan .. “
Kak Jessica menemaniku ke kamar . mengatakan pada pelayan agar menyiapkan makan siangku dan mengantarkannya ke lantai dua . Aku berbalik dalam dekapan kak Jessica .. melirik sekilas ke arah
Max yang tertunduk di kursinya .. wajahnya tampak sedih
“ Apa yang harus ku lakukan kak .. aku berlagak tegar tapi, aku kebingungan sekarang “ kataku pada kak Jessica di atas ranjangku yang nyaman
“ Kau adalah adikku sekarang , Freya .. ceritakanlah apa yang membuatmu sedih . apakah karena dua orang itu ? “
“ aku hanya merasa di permainkan .. “
“ kenapa kau berfikir begitu Freya ? “
“ Aku mencintai salah satunya dan dua orang itu mengejarku . tanpa ku tahu apa yang harus aku lakukan pada keduanya .. aku tiba tiba di hadapkan pada jalan yang memaksaku untuk hidup bersama salah satu dari dua orang itu “
“ Jangan memutuskan sekarang Frey .. pejamkan matamu .. masih banyak waktu yang kau punya .. pilihlah dengan hatimu .. apa yang kau pikirkan tidak akan sejalan dengan takdir yang akan menentukan
dan hati yang akan memilih “ kata kak Jessica padaku dengan senyumnya yang menenangkan .
__ADS_1
Aku .. memikirkan semua .. mana yang harus ku pilih . buku harian sialan itu membuat kacau semuanya .. namun, jika memang Max tak menyukaiku alangkah baiknya jika aku hidup dengan orang yang mencintaiku .. bagaimanapun dia adalah seseorang yang pernah aku cintai dengan sepenuh hati . mungkin jika aku menikah dengannya … aku bisa mencintainya lagi ~~~~