
alleya menyenggarakan pesta ulang tahun di rumahnya . kami semua diundang,tentunya. aku, bahkan tante yeni pun turut hadir diacara pesta tersebut .
rumah alleya bergaya kolonial. halaman rumahnya tak kalah luas dengan halaman rumahku. dihiasi aneka lampion-lampion indah dan tamu yang ramai datang . aku datang mengenakan pakaian yang baru
selesai di jahit . gaun panjang berwarna marun . aku terlihat dewasa . tante yeni berkali - kali memujiku dan aku merasa tersanjung.
aku berbaur dengan kerumunan sedangkan tante yeni masuk ke dalam ruangan dan berbaur dengan para tetua disana . aku mencari beberapa orang yang kukenal tapi sia sia . arthur bilang akan menyusul kami setelah urusannya selesai . kudengar kabar kakek sudah membaik dan beliau beristirahat di villa . di temani oleh dokter dan para suster serta peralatan yang memadai dan lengkap . tapi kakek tak di ijinkan arthur untuk pulang kerumah entah kenapa . padahal teman teman arthur tak lagi menginap di rumah kami terlalu sering . mungkin mereka juga sibuk dengan bisnis keluarga nya masing masing . hanya max yang sering muncul di rumah seolah olah itu adalah rumahnya sendiri. max selalu sunyi jadi akupun menganggapnya hanya sebagai bayangan . lagi pula dengan riwayat kasus ketika di hutan itu sebisa mungkin aku menghindarinya .
" freyaaa ... wowww. ." seseorang menyambutku .. ,luci
luci mengenakan rok diatas lutut berwarna kuning. mengenakan bando kecil berwarna sama , pitanya yang besar berwarna hijau toska . kombinasi yang bagus dengan warna sepatu yang dia pakai
" hai luci .." kataku membalas sapaannya seraya cipika cipiki singkat .
" kau datang sendiri? " tanya nya lagi
" arthur akan menyusul setelah kerjaan nya beres . aku datang bersama tante yeni. beliau sudah diantar bibi mary ke dalam . dan kau luci ? "
" aku datang bersama hans ."
" hans? "
" oh dia tunanganku ,freya . maaf aku belum cerita ya .. yah .. kau tau kita kan ga terlalu akrab " katanya seraya tertawa kecil , tawa meremehkan . tak lama ketika kami mengobrol datang seorang pria . rambutnya di cat pirang kemerahan . sungguh serasi dengan kulitnya yang putih .
__ADS_1
" hans kenalin . ini freya , sepupu alleya yang sering aku ceritakan "
" oh hai . aku hans ." katanya mantap
aku berjabat tangan dengan anggun . menerapkan apa yang sudah diajarkan tutorku sejauh ini. dan berhasil
" kau sungguh anggun dan dewasa .senang berkenalan denganmu "
aku mengangguk halus . khas bangsawan . tak berapa lama mereka berlalu dan aku sendirian lagi. mengambil segelas sampange , memandangi para tamu . aku menuju ke sebuah ayunan duduk di sana menyendiri . menyandarkan kepalaku di rantainya seraya berayun ayun perlahan memandangi lagi para tamu iri melihat mereka yang datang berpasangan iri dengan mereka yang datang dengan gaun terbaik yang terlihat lebih bagus dan lebih mahal dari punyaku. aku meminum segelas sampange yang ku bawa dengan cepat . meneguk habis isinya . menukar gelas yang kosong dengan gelas yang terisi ketika melihat pelayan yang lewat di hadapanku. menghabiskan gelas kedua dengan cepat . menukar. kembali gelas yang ke 3
" ladies and gentleman . kita mulai acara sebentar lagi . " suara MC memulai acara
aku beranjak dari ayunan ini dan mulai berjalan perlahan . menyeruak diantara kerumunan tamu undangan yang hadir
alleya meniup lilinnya setelah para tamu menyanyikan lagu ulang tahun yang khas . dan para tamu di persilahkan untuk memainkan berbagai macam permainan. riuh suara para tamu yang menikmati bermacam permainan ini. benar benar meriah sedangkan aku, aku merasa kepalaku terasa sedikit pusing aku melihat max berdiri di barisan belakang alleya. memandangku. dengan tatapan khasnya yang kubenci. tatapan dingin , kosong dan tak berperasaan .
aku meminum gelas ke 4 . aku benar merasa pusing . saat tiba tiba suara dari seseorang yang meminta agar tamu undangan untuk berkumpul di samping tart . aku menuju ke sana , limbung . . berusaha berpegang pada tepian meja. sampai ada yang menangkap dan memegangi bahuku . aku mendongak .. max
" apa yg kau lakukan, max? diamlah disana dan jangan ganggu aku " kataku berusaha melepaskan diri dari cengkeramannya
" lepaskan aku max, arthur sebentar lagi datang . aku mau ke sana para tamu undangan disuruh berkumpul disana "
max tak sedikitpun mengendorkan cengkraman tangannya. memandangku dengan tatapan aneh yang belum pernah kulihat. jantungku berdebar dan wajahku memerah. mungkin efek kebanyakan minum. pikirku
__ADS_1
" hari ini ada pengumuman penting . aku ingin menghadiahi sesuatu untuk alleya di hari yang bahagia ini "
aku sampai di barisan depan . itu suara nathan ada alleya di sampingnya. apa yang dia lakukan disana ? kataku dalam hati
" Aku ingin menyatakan perasaanku pada alleya kalau aku mencintainya " kata nathan sambil berlutut di depan alleyya. para tamu undangan berteriak riuh. dan aku merasa oleng
alleya tampak cantik dengan gaun putih panjangnya dan tiara di kepala . gaya nya yang lemah lembut dan anggun menambah kesempurnaan seorang malaikat yang terlihat di depan semua orang. tubuh nya yang tinggi serta kulitnya yang halus menunjang penampilan seorang putri . aku merasa sangat iri dan benci pada diriku sendiri
" apa kah kau menerima cintaku?" kata nathan seraya membuka sebuah kotak
alleya tersenyum cukup lama. memandang berkeliling . tatapan mata kami bertemu, dia melihatku dalam dekapan tangan max . senyum tersungging di wajahnya . senyum kepuasan .
" baik aku terima .. " kata alleya lagi
aku oleng dan hampir terjatuh . menopang tubuhku sepenuhnya pada max . nathan mengambil sesuatu dari dalam kotak. sebuah cincin dan langsung disematkan di jari manis alleya .. aku berbalik tak sanggup lagi melihatnya , hatiku hancur aku berusaha melepaskan diri dari max sampai ..
" hadirin sekalian .. perkenalkan sepupuku yang cantik , freya ... " kata alleya " dia anak yang baik, cantik dan lugu .. dia belum punya pacar . kalau mau kalian bisa berkenalan dengannya ."
aku di seret ke tengah . dengan kedua lengan alleya di bahuku . para pria berbisik dan seseorang menghampiriku
" kau sungguh cantik freya perkenalkan aku Ryan . kalau kau mau kita bisa berbincang untuk kenal lebih dekat "
aku memandang ke arah alleya yang tersenyum dengan manis namun menyakitkan . dan aku memandang max yang berada 10 langkah di hadapanku . kepalaku masih terasa pusiing dan pandanganku mulai berputar
__ADS_1
" maaf Ryan aku sudah punya pacar . " kataku seraya berjalan ke arah max dan menciumnya . aku tak perduli dengan semua tamu undangan yang berteriak riuh di belakangku .