Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
Episode 144


__ADS_3

            Ini hari kesepuluh dan aku belum bertemu Max dari saat terakhir aku melihatnya mengantarkanku ke apartemen miliknya yang aku tempati saat ini .. Bibi pelayan sangat ramah .. sama seperti bibi pelayan tua yang


melayaniku selama ini .. bibi Juliete kadang memilih menemaniku saat hujan turun dengan deras .. walaupun dengan terkantuk kantuk seperti saat ini .. beliau menolak untuk pulang dan memilih menemaniku ..


                Aku sedang menyelesaikan tugas akhirku di ruang tengah di depan televisi yang tidak menyala .. di belakangku bibi Juliete duduk di bawah bersandar pada sofa .. terkantuk kantuk .. kepalanya terkulai kedepan dan kebelakang .. aku meliriknya sekilas dan merasa sangat kasihan .. beranjak dari dudukku di karpet tebal, dan


menuju ruang belakang .. aku mengambil selimut cadangan berwarna abu abu gelap .. menyelimutinya dengan hati hati .. namun aku malah membangunkannya


                “ Nona .. saya baik baik saja .. tak perlu repot repot begini “ katanya


                Aku berjongkok di hadapannya ..


                “ Aku sudah selesai dengan tugasku bibi .. aku sangat mengantuk sekarang .. sudah pukul 12 . 25 sekarang .. dan di luar hujan .. tidurlah di kamar sebelah .. “


                “ saya akan membereskan buku buku anda Nona .. “


                “ Tinggalkan saja begitu dan jangan di bereskan sampai besok “ kataku kemudian “ Istirahatlah “


                “ saya akan tidur disini malam ini, Nona “


                “ Saya tidak akan mengijinkan anda .. “ kataku berdiri , disusul bibi Juliet sambil berusaha melipat selimut yang aku gunakan untuk menyelimutinya ..


                “ Bibi .. istirahatlah di dalam .. udara dingin .. tak baik untuk kesehatan anda , jangan menolak atau saya akan merasa sangat tidak nyaman .. “


                Bibi Juliet mendongak karena tubuhnya yang sudah mulai membungkuk dan tingginya yang hanya

__ADS_1


setinggi pundakku ..


                “ Anda juga istirahat nona .. jangan lupa berdoa dan lupakan semua masalah anda .. saya mengkhawatirkan anda yang seringkali mengigau di malam hari .. anda menangis .. membuat saya tak dapat meninggalkan Anda begitu saja “


                Aku tersenyum dan mengangguk .. bibi Juliet membungkuk rendah dan berlalu .. aku mengamati punggung kecilnya yang terlihat ringkih . Aku menghela nafas berat dan kemudian menuju kamarku . Aku menghangatkan diriku di dalam selimut tebal yang nyaman .. memandang langit langit kamarku dan memikirkan perkataan bibi Juliet . aku masih saja bermimpi buruk . , tubuhku memang lemah dan aku masih sering bermimpi buruk ,. Sani bahkan harus membangunkanku berkali kali .. dengan mata bengkak karena menangis tanpa sadar dan terkadang basah karena keringat , aku banyak mengigau tentang banyak hal .. tapi itu sudah lama sekali


, terakhir ketika Max mulai memberi perhatian lebih padaku .. mungkin aku benar benar membutuhkannya untuk diriku sendiri . dan akhir akhir ini memburuk karena aku yang sangat merindukan Max kurasa .. aku menghela nafas dan mengambil ponselku .. masih tak ada kabar dari Max . . kemana orang itu .. aku membuka galeri telephone dan mencari foto Max .. melihat fotonya yang ku ambil diam diam .. melihat beberapa foto saat kita bersama .. membuatku berfikir .. aku seorang itik buruk rupa berada di sebelah pangeran tampan .. aku merasa minder dan rendah hati . aku menutup galeri dan beralih ke internet . mencari foto dirinya sangat mudah , dia sama terkenalnya dengan selebriti .. aku menemukan banyak foto menarik namun , aku terduduk kaget tiba tiba saat melihat artikel


tentang dirinya .. baru rilis empat jam yang lalu disana tertulis


                “


PENGUMUMAN RESMI DARI KELUARGA TJANDRAWIJAYA YANG AKAN MENIKAH DENGAN MS GROUP


, AKANKAH PERTUNANGAN DENGAN BRAWIJAYA GROUP KANDAS??? “


atas Kasur dan membenamkan diriku kedalam selimut . berusaha memejamkan mataku dan melupakan semua .. aku mempercai Max .. aku mempercayainya


\~\~\~


                Suara berisik di luar kamar membangunkanku .. aku mencari handphone ku yang entah berada di mana , menemukannya dan mengeceknya .. 43 panggilan tak terjawab .. aku bergegas bangun .. pukul Sembilan saat ini , keluar kamar dengan rambut kusut dan wajah berantakan .. tiga orang itu sudah datang dan berkumpul membuat


keributan di luar kamarku


                “ Freya ,, kau baik baik saja ? “ tanya Arthur .,” kau sudah mengecek handphone mu ? “

__ADS_1


                “ aku baru bangun, Kak .. “ kataku menguap “ kalian ngapain sih disini berisik dan menggangguku “


                “ kami datang mencemaskan keadaanmu .. aku bahkan merelakan pergi terlambat ke kantor “


                “ hmmmm .. hmmmm .. aku baik saja .. pergilah Jul “


                “ Anak ini , “ kata Julius dengan tangan terkepal siap menjjitak kepalaku


                “ kalian kenapa sih? Aku baik baik aja .. “ kataku dengan mata terbuka sempurna sekarang


                “ Baiklah ,, Aku karena kau baik baik saja .. bersiaplah .. ayo kita pergi main “ Kata Nathan seraya berjalan ke arahku memegang pundakku dengan kedua tangannya dan memaksanya memutar tubuhku dan mendorongnya , “ bersiaplah .. aku akan menunggu disini “ kata Nathan melepaskan tangannya dan memasukkannya dalam saku celana Jins nya yang berwarna hitam .. berbalik dan bergabung dengan sahabatnya


                Aku bersiap beberapa menit kemudian .. masih malas .. mengenakan celana kodok berwarna biru gelap dan baju wol panjang .. aku mengucir rambutku dan menggulungnya .. terlihat santai


                “ kau sudah siap .. ayo kita pergi cari sarapan .. “


                Arthur masih duduk disana .. sibuk dengan ponselnya dan Nathan berdiri menghampiriku .. terlihat cerah dengan kaos berwarna oranye bergambar kartun monkey yang tertawa lebar .. wana kaos yang di pakainya selaras dengan warna kulitnya yang berwarna putih merona dan dengan rambut hitam berponi . dia memang terlihat luar biasa


                “ Arthur .. kami pergi .. “ kata Nathan memaksaku mengikutinya dengan melingkarkan lengannya di pundakku


                “ Jauhkan tanganmu dari adikku . . “ teriak Arthur membuat Nathan menarik tangannya dengan cepat “ bersenang senanglah .. kakak punya urusan penting .. jaga dirimu dan telpon kakak kalau orang ini bertingkah aneh dan berbahaya .. “


                Aku mengangguk dan Arhtur berlalu pergi


                “ cih .. berbahaya .. “ kata Nathan bergumam “ Cannnn , ayo kita pergi .. “ Kata Nathan .. dan aku mengikutinya .. mengambil tas selempang kecil dan berpamitan pada bibi Juliet sebelum meninggalkan apartemen .

__ADS_1



__ADS_2