Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 35


__ADS_3

freya tampak cantik malam itu . hilanglah image gadis desa yang terlihat selama ini . aku memeluknya terus sepanjang acara mengobrol dengan para rekan bisnis , tertawa palsu, terus tersenyum agar terlihat ramah . Makan malam bersama mereka .. sepanjang acara ini Freya sudah berlaku sangat baik . sampai dia bilang kalau dia sangat lelah . ini sudah hampir tengah malam tapi banyak tamu yang masih berkumpul dan menikmati acara apalagi di sayap kiri rumah utama musik Dj trus bergema, bir, alkohol, musik, para gadis dan pria muda .. semuanya membuat mereka tak akan pulang dengan mudah .


Aku menyuruh Freya menunggu di dekat kolam . di sana suasananya lebih tenang , aku tahu dia tak akan menyukai gemerlap pesta . Dan aku menyukai kesederhanaannya .. aku bersiap menyusul setelah beres mengobrol dengan Arka , pewaris utama saham ayahnya .. Ayahnya salah satu relasi bisnis dari Tjandra Group makanya kenapa aku harus menyambut kedatangannya dengan baik .


aku sedang menuju kolam ... mencari Freya , ada banyak hal yang ingin aku katakan padanya .. tapi seseorang memanggil namaku , Mr. Franky dia orang penting yang kedatangannya sangat tidak kuduga .. tempo hari aku mengajukan proposal padanya .. mengajaknya bekerja sama untuk menutup kerugian karena pembatalan pertunangan ku dengan Nadine . yang berakibat batal pula seluruh kerjasama dengan keluarga Widjaya . Mr. Franky datang bersama beberapa koleganya .. aku benar benar tak ingin membuat Freya menunggu terlalu lama tapi aku tak bisa juga mengabaikan Mr Frank . aku ingin mengiriminya pesan singkat untuk beristirahat dan tak menungguku tapi , Freya bilang dia tak terbiasa dengan Handphone nya , berharap melihat pelayan dan memberi pesan untuk menyampaikan pada Freya , tapi Mr Frank benar benar menyita perhatianku


" selamat malam Mr. Franky. . terimakasih karena anda bersedia datang . "


" Hanya kebetulan lewat dan aku teringat proposal itu " katanya sambil menyesap cerutunya . asapnya bergelung tebal


" Bisakah .. kalau begitu kita membicarakan masalah proposal kerja sama kita .. jika anda tidak berkeberatan , saya akan menjamu anda dengan anggur keluarga kami dengan kualitas terbaik "


Mr Franky mengangguk santai, tersenyum sekilas dan mulai berjalan . tubuhnya yang pendek dan gempal tertutup asap yang keluar dari mulutnya bagai kereta api ketika sedang melintas . Para Bodyguard dan kolega bisnis yang lainnya berjalan mengekor di belakangnya


aku membawanya ke gudang penyimpanan kami , karena disini , di aula utama terlalu berisik untuk menjamu orang se penting beliau, kami banyak mengobrol sepanjang jalan ketika tiba tiba seseorang menghalangi jalan kami.


" Max ... " aku melihatnya sekilas itu Nadine

__ADS_1


Nadine datang menggunakan gaun berwarna merah.. gaun ketat dan terbuka , dia punya wajah cantik tapi tak secantik hatinya


" oh .. Nadine .. " kata Mr Frank . " kau mau ikut party kecil kami? " tanya nya


" oh .. tentu saja Mr Frank dengan senang hati ... "


Nadine membungkuk sedikit memberi hormat . dan menyapaku , bersalaman dan mencondongkan tubuhnya padaku berbisik pelan


" senang kan hatiku Max .. maka bisnismu dengan Mr Frank Akan berjalan dengan baik . anggap saja ini hadiah pertunangan mu dengan gadis kampung itu "


Nadine kembali menarik tubuhnya dariku, ingin rasanya aku membatalkan semua ini tapi itu sangat tidak profesional . aku mengatupkan rahang ku dengan erat , menekan emosiku benar benar tak dapat ku percaya aku harus berhubungan lagi dengan wanita ini..


aku benar benar tak menyukai ini . Ini yang biasa Ayah lakukan untuk mempermulus semua perjanjian bisnis. aku sangat membenci Ayahku , semua hal yang aku lakukan adalah hal yang Ayah benci. tapi , lihatlah aku disini sekarang , aku malah melakukan hal yang biasa dia lakukan


" Bukankah kalian pernah bertunangan ? " tanya Mr Frank sambil menyesap minumannya merasakan tiap botolnya . rasa mana yang terbaik aku akan menyuruh seseorang untuk mengirim kerumahnya sebagai cendramata


" itu hanya masa lalu Mr Frank . keinginan ayahku menjodohkan kami . tapi , ketika kami dewasa .. pada akhirnya kami yang memegang kendali atas hidup kami " kataku tak berkedip membuat Mr Frank tertawa . diikuti tawa kolega yang lain

__ADS_1


kami berbincang masalah sepele di awal dimulai dengan kehidupan pribadi , menyinggung masalah Ayah .. karena bagaimana pun , Nama Ayah terkenal di kalangan investor dan banyak rekan bisnis . bagaimanapun kejamnya Ayah membesarkan ku , dia orang sukses yang mendirikan Tjandra Group . Aku tak banyak menimpali masalah itu .. mengalihkan pembicaraan ke bagian dimana aku membutuhkan kerja sama dengan Mr Franky . Mr Franky banyak memiliki relasi untuk memajukan Hotel kami, dan dia juga salah satu kandidat terbaik sebagai partner bisnis . Namanya bersih dan akreditasi pekerjaan nya bagus .. itu membuatku tertarik ingin mengajaknya bekerjasama . kami mengobrol banyak ... cukup seru tapi santai, tapi kemudian teralihkan dengan ulah Nadine


Nadine yang setengah mabuk saat bertemu kami di atas , semakin tak terkendali . dia menempelkan tubuhnya padaku . hingga aku memanggil pelayan bermaksud menyuruhnya menyingkirkan wanita ini. tapi terhalang Mr Frank yang ingin menyudahi pertemuan kecil ini


" Akan ku tanda tangani proposal yang kau ajukan padaku . setelah semua ini beres datang lah ke kantorku secepatnya dan kita akan membicarakan masalah bisnis . pergilah antar Nadine .. orang tuanya rekan bisnis ku yang berharga juga "


Mr Frank kemudian bersiap pergi , aku sedikit menopang tubuh Nadine ke tubuhku , keluar paling akhir untuk menjaga kesopanan . mengangguk memberi hormat padanya dan menyeret wanita ini keluar . sebenarnya aku ingin menunggu sampai Mr Frank dan lainnya hilang dari pandangan dan aku akan memanggil pelayan untuk mengusir dia keluar dari sini. tapi perhatianku teralihkan sejenak ketika pandangan mataku melihat sekelebat baju berwarna biru . aku penasaran .. memastikan kalau rombongan Mr Frank benar benar sudah keluar dari sini , aku berkata pada wanita ini


" Nadine .. sadarlah .. aku tahu kau tak se mabuk itu . kau kan gadis party " aku melepaskannya . Nadine sempoyongan yang kemudian tertawa


" Max .. aku bosan dengan pembicaraan orang tua itu . dengan pembicaraan kalian . kalau keluarga kami tak bekerja sama dengannya aku ga akan mau ikut acara membosankan begini ... makanya aku pura pura mabuk berat ."


wanita ini berusaha mendekatiku lagi , berusaha mengambil kesempatan . sampai aku melihat dengan jelas , Freya berjongkok di antara rak botol botol minuman. saat Nadine memelukku dari samping , aku mematung


" Freya ... berdiri "


Freya memandangku dengan tatapan yang sulit ku percaya . aku menepiskan Nadine , tak menggubris lagi apa yang dia katakan selanjutnya , tapi terlambat .. Freya salah paham dengan apa yang di lakukan Nadine padaku

__ADS_1


Aku mengejarnya .. sampai ke kamarnya banyak hal yang ingin aku sampaikan .. tapi sepertinya semua tak berjalan seperti yang kuharapkan


__ADS_2