
Kami tiba di sebuah tanah lapang yang luas ,, tak ada pepohonan rindang di atas sini .. hanya sebuah pendapa kayu yang berdiri kokoh dengan satu pohon tinggi yang rindang dan sebuah tempat duduk dari batu .. aku menghampiri kursi batu dan terduduk dengan lemas .. mengecek arlojiku kembali .. pukul 5.25 pagi .. Aku menegadah dan melihat Max yang berdiri di hadapanku dengan botol air mineral di tangannya .. aku tersenyum dan meraihnya
“ MInumlah ,, “
Aku menurutinya dan meneguk isinya dengan cepat
“ kau bisa minum dengan perlahan .. aku tak akan memintanya ,, kau bisa tersedak “
Aku mengabaikannya dan terus meneguk isinya dengan cepat . Max duduk di sebelahku dan meneguk botol mineral yang sama denganku .. aku memandang jauh ke depan ,.. mengelap keringat ku , dan mulai terasa dingin oleh angin yang bertiup . perlahan kabut menipis dan matahari muncul .. sinarnya merekah merah ,
bergoyang goyang dan perlahan naik .. sunset pagi yang terlihat sangat indah
“ Woahhh ,, indah sekali Max akubaru melihatnya pertama kali . . tak sia sia aku berkeringat dan bangun subuh subuh untuk melihat hal yang luar biasa seperti ini “
‘’ Selamat ulang tahun Freya .. “
Aku memandang Max dengan wajah gembira tak terkira ,, Max kemudian berdiri dan mengeluarkan sesuatu dari saku mantel yang dikenakannya .. berjongkok dihadapanku .. menatap mataku ,,
“ Will you marry me ? “ sambil membuka kotak di tangannya , cincing emas dengan dua kepala naga yang saling mengikat ,, ukiran tubuh naga dengan detail yang sempurna terasa sangat indah dilihat . Aku menatapnya dengan bingung ,, bagaimana ,, apa yang harus aku katakan ..
“ kau tak harus menjawabnya sekarang, Freya .. kata Max mengambil cincinnya dan menyematkannya di jariku terasa pas dan indah .. “ Ini cincin kuno milik keluargaku ,, semua menantu keluarga Tjandrawijaya yang akan meneruskan garis keturunan keluarga kami mengenakan cincin ini , sebagai tanda diakuinya dirimu
sebagai bangsawan no 1 di negeri ini, keturunan langsung dan kerabat dekat kerajaan
“ AKu mencintaimu Freya ,, dan berharap dapat hidup bersama denganmu .. menjagamu selamanya “
“ aku mencintaimu Max ,, “ kataku dan melompat ke pelukannya dengan gembira ,, tak ada kata yang tepat yang dapat aku ucapkan untuk menyatakan perasaanku saat ini
Kami piknik ringan .. Max membawakan beberapa sarapan yang sudah dia persiapkan dari rumah .. dia memang berniat dan mempersiapkan semua nya dengan detail dan sempurna .. tak ada yang terlewatkan .. dia benar benar Mr Perfect seperti gossip yang beredar. .
“ Ayo kita kembali .. kurasa orang orang dirumah mulai mencari kita yang menghilang tiba tiba ..
__ADS_1
Max sudah melepaskan mantelnya dan meninggalkannya begitu saja di pendapa .. berdiri di hadapanku dengan sebelah tangannya yang berada di saku celananya dan mengulurkan sebelah tangannya lagi kepadaku mengajakku pergi dari sana .. aku menatapnya .. bagaimana dia bisa bersikap se romantic ini kepadaku .. disaat semua orang memanggilnya monster berwajah batu karena tak pernah menunjukkan senyumnya pada siapapun selama ini
Aku meraih tangannya dan segera beranjak berdiri , sejenak .. Max mengelus tanganku perlahan sebelum melepaskannya ..
“ kita akan melewati jalan yang lainnya Freya akan kutunjukkan kebun bunga indah yang selama ini di rawat dengan baik . Tinggalkan saja barang barang ini disini aku akan menyuruh sesorang untuk membereskannya“
Aku berjalan di sebelah Max , mengobrol tentang banyak hal dan berjalan santai diantara rindangnya pepohonan dan daun daun yang mulai berguguran .. matahari tidak begitu terik memancarkan sinarnya tertutup awan mendung yang menaungi jalan kami ..
Kami sampai di kebun bunga yang id katakana Max ,,. Berjalan di jalan setapak yang membelah kebun bunga .. Max memetik satu tangkai setiap kami melewatinya dan memberikannya kepadaku sehingga ketika sampai di ujung jalan .. aku sudah membawa buket bunga yang besar di tanganku .. dan terakhir bunga berwarna kuning kecil disematkannya di belakang telingaku ..
“
Untuk pengantinku yang cantik “ kata Max dan kembali memandangku .. dengan tatapan sayangnya untukku .. Aku menatapnya dan dia membalas dengan mata sendunya
“ kenapa kau menatapku dengan mata sendu mu .. apakah kau tak bahagia Max “
“ Aku bahagia ,, sangat bahagia .. aku hanya menyesalkan segalanya .. mengapa aku terlambat melakukan ini . Banyak waktu yang terbuang sia sia “
Aku menggandeng tangannya dengan sebelah tanganku .. merangkulnya dan merebahkan kepalaku di dadanya ..sejenak . kemudian terpikirkan Sesuatu yang membuatku kembali berdiri tegak
“
Max menatapku dengan tatapan heran dan aku tak perduli .. aku memasang wajah terbaikku dan memaksanya berjanji . Walaupun dengan ogah ogahan .. dia akhirnya berjanji dan itu membuatku melompat kegirangan
Perjalana pulang memang terasa cepat berlalu .. kami kembali dengan cepat , aku mengecekclagi sepintas kali ini dari layar ponselku .. pukul 10.40 saat kami hampircsampai ke villa milik Max . aku terus memandangi foto foto yang kita ambil berdua .. walaupun aku merasa kurang puas dengan hasil wajahku yang tanpa makeup .. terlihat kusut dan pucat karena kurang tidur .. tapi aku merasa sangat luar biasa bahagia .. ini hari ulang tahun paling bahagia dalam hidupku . sampai membuatku tak sadar kalau kami sudah tiba di parkiran mobil di garasi
“ mau sampai kapan kau memandangi foto itu , Freya ? “
“ aku bahkan tak punya fotomu saat kau meninggalkanku di amerika , aku terus mengawasimu lewat berita namun tak banyak yang kutemukan .. aku hanya dapat menemukan foto foto lamamu “
“ foto lama .. aku penasaran apakah sama tampanya seperti saat ini ? “
__ADS_1
“ kau sama sekali tidak tampan Max ,.. “ kataku lagi
“ Benarkah ? ratusan wanita mengantri bahkan hanya untuk makan siang denganku “
Aku memasang wajah kecut saat mendengarnya dan membuat Max tertawa , aku melepaskan
seatbelt dan bersiap keluar dari dalam mobil ketika aku menyadari ada mobil lain berada di luar garasi
“ sepertinya kita kedatangan tamu “ kataku pada Max
“ ya kurasa begitu .. siapa yang datang ? “ Tanya Max sama bingung dan herannya
Kami bercengkrama dan bercanda saat menuju ke lobby rumah utama .. aku mendekap buket bunga yang kubawa dan tiba tiba seorang wanita cantik dengan rambut panjang , make up yang mencolok , kulit yang sempurna serta parfum yang mahal semerbak keluar dari pintu rumah utama .. wanita itu menatap Max .. mereka
saling bertatapan dan wajah Max mengeras
__ADS_1