
aku tiba di teras depan rumah .tak banyak barang yang kubawa ketika aku berkunjung ke villa kakek tadi . pak Anton masih menungguku hingga masuk ke dalam rumah sebelum beliau memarkirkan kembali mobilnya di garasi belakang .
langkahku gontai memasuki halaman rumah. terasa berat kaki ini harus melangkah. semua hal rumit ini . aku tak menyesali diriku kalau harus bertunangan dengan Max . aku tak mengenal siapa tungangan nya saat ini .
apakah dia anak kota yang cantik dan modis apakah dia orang yang di cintai Max . apakah aku menghancurkan hubungan mereka? banyak hal yang berkecamuk di dalam kepalaku. tak masalah jika aku harus menderita seumur hidupku .yang harus berakhir menikah dengan orang dingin seperti Max . yang hatinya tak akan pernah berubah jadi hangat untukku . tapi , aku akan menyelamatkan Arthur dari penjara itu sudah cukup selama ini Arthur berusaha untuk menjadi dinding ajaib untukku dan semua orang yang hidupnya bergantung padanya
" freya .. freya . . " lamunanku buyar , suara tante yeni memanggilku ,beliau dari arah ruang keluarga
" ya tante .. maaf freya nglamun " kataku menghampiri tante yeni dan memeluknya hangat
" ayo minum teh di kamar tante sambil bercerita bagaimana pertemuanmu dengan kakek . " kata tante yeni sambil tersenyum . ingin sekali aku menolak . aku merasa sangat lelah tapi aku tak tega melihat tante yeni. maka aku mendorong kursi roda itu menuju kamarnya
__ADS_1
" bagaimana kabar ayah? " tanya tante yeni lembut sambil menuangkan segelas teh untukku hari ini tante Yeni memakai rok berwarna hijau , dengan bunga bunga kecil di bagian bawah rok nya dan bagian kerah depan . aku dengan dibantu bibi mary memindahkan tante yeni ke atas kasur
" baik tante . kakek terlihat segar dan berbeda . ga segarang dulu "
" Ayah orang yang baik , Freya . beliau seperti itu semenjak mama meninggal."
"nenek?" tanyaku penasaran
" ya , saat itu umur tante sekitar 10 tahun . mama meninggal karena sakit keras "
" tanteee .. " kataku memeluknya memberi kekuatan . aku takut hal sedih akan mempengaruhi moodnya . tapi sepertinya hari ini berbeda .
__ADS_1
" sebenarnya kemarin tante melihat Arthur keluar dengan terburu buru ,Freya . wajahnya terlihat kesal . apa kalian bertengkar? " tanya tante Yeni pelan
" itu .. errr " kataku ragu
" tante baik baik saja freya, tante sudah minum obat anti depresi agar lebih tenang "
" tanteee ... maafin freya harus cerita ke tante .. " kataku melihat perubahan mood tante yeni sebelum melanjutkan bicara. tante yeni benar benar terlihat tenang aku memutuskan untuk melanjutkan perkataannku
" arthur sedang bersiap siap akan menikah tante . tapi aku ingin menggagalkan nya " kataku menunduk menatap karpet lantai yang terasa lembut di kaki
" Arthur?? lalu kenapa kau ingin menggagalkannya ? " tante yeni memegang tanganku, aku tak berani megangkat wajahku untuk memandangnya
__ADS_1
" karena dia terpaksa menikah , terpaksa menikah dengan orang yang tidak dia cintai karena uang. hanya untuk menyelamatkan perkebunan ini dan menyelamatkan kehidupan kita " kataku dengan mata berkaca kaca
tante yeni memelukku , aku bergeser duduk di sebelahnya . menyenderkan kepalaku ke pundaknya . kemudian tante yeni mulai bercerita diantara isak tangisnya tapi berusaha tetap kuat . kata demi kata , cerita yang selama ini dia sembunyikan. cerita yang terpendam 14 tahun lalu