Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 38


__ADS_3

aku benar benar tak memperhitungkan semua kemungkinan terburuk , umurku baru beranjak 14 tahun dan pikiranku sangat dangkal dengan pengalaman nol dan aku tak tahu apa apa dengan dunia luar.. aku hanya berencana untuk kabur tanpa perencanaan matang . dan semua berjalan tak seperti yang aku inginkan .


malang , aku salah mengambil jalan .. aku tiba di sebuah perkampungan kumuh . pakaian dan bawaan ku menarik perhatian banyak orang di tempat itu yang segera mengerubungi ku .. mengambil barang barang kepunyaan ku .. merampas semua yang ku punya . aku di tinggalkan begitu saja dan menjadi gelandangan sama seperti mereka . makan dari mengais makanan yang kotor bersama para gelandangan yang kasar dan tidur di bawah bintang di langit malam yang dingin beralaskan kardus. ini benar benar hal yang tak kuinginkan .sedikit merindukan kasurku yang hangat dan makanan yang hangat yang disiapkan bibi Jane .. aku begitu menderita .. menagisi diriku .. membenci Mom tapi merindukannya juga .. menyimpan senyum terakhir yang bisa kuingat .. membayangkan masakan yang dia siapkan.. membayangkan mendengar suara nya membangunkanku tidur untuk segera bersiap sekolah .. menangis dengan semua kenangan yang sebenarnya sudah memudar

__ADS_1


seminggu kemudian .. orang suruhan Dad dengan mudahnya menemukanku .. aku di seret pulang dengan paksa .. berusaha kabur dengan caraku .. tapi apa yang bisa di lakukan anak kecil melawan delapan orang berbadan besar dan tegap dengan tampang yang sangat garang? aku tertangkap dengan mudah setelah membuat banyak keributan .. selama dalam perjanan pulang, aku mengatupkan rahangku dengan rapat , memikirkan segala konsekuen yang akan kutanggung, aku duduk terdiam bersama dengan orang orang garang dan tak berperasaan ini. tapi, tak ada rasa takut sedikitpun dalam hatiku ..


Dad menungguku di depan pintu .. menyeretku setelah beberapa detik menginjakkan kakiku di depan rumah, menyeret dan memukuliku dengan tongkat bambu .. hingga patah menjadi dua. . kepala ku berlumuran darah .di tendang , di pukuli hingga puas. suaranya yang tegas dan kejam terasa sampai ke dalam tulang .

__ADS_1


... malam itu Dad menyeret ku lagi dan lagi tanpa perasaan tanpa menanyakan dan menoleh ke belakang melihatku yang sudah kepayahan dan lemah.. Dad membawaku ke belakang rumah , aku sama sekali tak mengeluarkan suara bahkan air mata . ku rasakan tiap senti rasa sakit yang membakar kulit dan tubuhku , Dad memasukkanku dan membiarkanku tidur bersama Jager .. , anjing pemburu kesayangan Dad .. di kurung dan di perlakukan seperti anjing . di beri makan bersama hewan ke sayanganya . itu hal paling buruk yang bisa ku bayangkan saat itu


tapi tuhan menolongku , esoknya Tuan Brawijaya datang .. dia membebaskan ku , ketika dia datang berkunjung.. diam diam bibi Jane memohon padanya menceritakan tentang keadaanku . beliau teringat cucu kesayangannya yang mengalami rasa sakit akibat kehilangan orang tuanya .. Kakek Brawijaya membebaskanku dari tempat ini ... membawa dan memberi kesempatan padaku untuk memilih apa yang ku rencanakan untuk masa depanku .aku memilih sekolah di sekolah berasrama .. tiap akhir semester .. aku akan berlibur di rumah Arthur atau rumah kakek Alosius Brawijaya .. rumah yang memberiku kenyamanan walaupun tanpa kasih sayang . dan ku rasa aku tak lagi merasakan perasaan apapun itu . tertawa, menangis, bersedih, simpati .. aku tak merasakan itu dalam waktu yang cukup lama . sampai aku bertemu gadis kecil yang baik hati , dia Freya ...

__ADS_1


__ADS_2