
Udara pagi hari yang sejuk dan kabut yang masih menggantung menghalangi jarak pandang mobil menuju ke klinik dr Valencia .. Mobil melaju dengan perlahan .. terguncang tak beraturan karena jalan yang kita lewati sama
sekali tak rata . Aku baru sadar bahwa perjalanan menuju desa terpencil tidaklah mudah . membuatku sedikit merasa mual .. aku membuka kaca jendela mobilku
“ kau baik baik saja Freya ? “ Tanya Max khawatir
“ ya Max .. aku hanya perlu sedikit udara segar .. Ku dengar Arthur dan Jessica akan kembali ke kota sore ini “
“ Ya, Ada banyak pekerjaan untuk mereka .. mereka tak bisa mengikuti jejakku sebagai pengangguran .. “ kata Max sembari tersenyum
“ Bagaimana dengan Julius dan Nathan ? “
“ kenapa kau terus menanyakan Nathan ? apa kau mulai merindukannya? “ Tanya Max wajahnya berubah menjadi abu
“ heiii aku juga menanyakan Julius .. “ kataku
“ Julius akan kembali ke kantor menggantikanku “
“ Bukankah ada Sofia ? “
“ Sofia mengajukan cuti “
“ ya.. bahkan agak lama .. aku agak merasa aneh selama ini dia adalah seseorang pekerja keras yang bahkan mendahulukan pekerjaannya dari pada urusan pribadi,. dia bahkan tak pernah absen ataupun mengambil cuti . dia benar benar perja teladan “ kata Max mengemudikan mobilnya dengan sebelah tangan memegang kemudi
dan tangan yang satunya bertumpu pada stir mobil dan seraya menempelkan ibu jarinya ke ujung bibir ,, hatiku meleleh melihatnya
“ kalau kau merasa Shofia begitu sempurna .. kenapa tak kau jadikan kandidat sebagai istrimu saja ? “ tanyaku kesal membuang wajahku ke luar jendela
“ sebenarnya jika aku benaran di tolak oleh dirimu aku akan mempertimbangkan dirinya sebagai calon mrs Tjandrawijaya “
__ADS_1
Aku merengut kesal dan Max tertrawa renyah .. kami berbincang mengabaikan Sani yang duduk di kursi belakang dan di sisa perjalanan aku lebih banyak terdiam dan mengikuti pemandangan di sepanjang jalan . tampak diujung sana banyak kepulan asap asap tebal membumbung tinggi di angkasa
“ itu apa .. yang seperti asap mengepul ? “ tanyaku pada siapapun yang dapat memberikan jawaban padaku segera
“ kau tak tahu Freya .. di sana .. itu kawah belerang .. ada banyak .. tapi kau harus mendaki sampai ke atas sana dank au akan menemukan banyak kawah dengan pasirnya yang berwarna putih
“ kenapa aku tak tahu ? Dan kenapa kau tak memberitahu ada tempat seindah ini Max ? “ tanyaku berpaling memandangnya sejenak dan kembali memandang ke luar jendela
“ kau .. kau memilih tempat ini namun kau tak mencari tahu tentang wisata alam di tempat ini ?? Sungguh tak dapat di percaya “ kata Max sinis dan aku melipat ujung bibirku merengut mendengar perkataannya .
Max menepi sejenak dan berkata
“ Kau lihat bangunan putih kecil diatas sana ? “
“ Yang Mana Max ? “ tanyaku mengikuti ujung jari Max yang menunjuk ke arah atas .. aku melihatbya sebuah titik kecil berwarna putih
“ itu .. iya aku melihatnya .. ada apa dengan bangunan itu Max .. “
“ lalu ? “
“ mitosdi dalam masyarakat sini percaya jika seseorang mendaki menuju kuil tersebut saat bulan menjadi penuh atau saat bulan purnama , dan sampai disana saattengah malam .. keinginannya pasti terwujud “
“ Serius ? “
“ itu hanya mitos Freya .. kata Max menepuk kepalaku dan mengacak acak rambutkusebelum kemudian mebali dengan kemudinya dan mulai melaju di jalanan yangberbatu .. menuju klinik dr Valencia .
Klinik tampak ramai dan aku dapat melihat jaden di ruang tindakan bagian dewasa , terlihat sibuk namun senyumannya masih menghiasi wajahnya ,,. Semyumannya yang dapat membius siapapun yang berada di hadapannya
“ Jaden .. sibuk kah ? “
__ADS_1
“ Freya .. maaf ibu boleh tunggu disini sebentar ? “ jaden bangkit dan berjalan menghampiriku
“ Kau baik baik saja Freya ? “
“ ya .. aku bisa membantumu hari ini walaupun tak banyak waktu yang Max berikan padaku untuk tetap berada disini , kami harus segera kembali ke kota .. Sani, kau pergilah ke ruang administrasi .. sangat sibuk disana “ kataku pada Sani yang berdiri di belakangku
“ Baik Nona .. “
“ Dimana dr Valencia ? “
“ beliau ada di dalam ruangannya Frey .. sebaiknya aku kembali ke dalam .. snagat sibuk disini .. dan seperti nya pacarmu tak menyukaiku “ kata Jaden dengan cengirannya yang Khas .. dia meninggalkanku untuk kembali ke dalam ruangannya dan aku , menengok sekilas kea rah Max yang bersandar di pinggir mobilnya yang
berkilat berwarna hitam .. bersandar pada pintu mobilnya dengan kedua belah tangannya yang terlipat di dadanya dan menatap tajam ke arahku .. snagat menyeramkan .. aku mencibir tanpa suara dan segera pergi menuju ruangan dr Valencia
Aku mengetuk pintunya perlahan dan terdengar suara berat di dalam ruangan .. aku membuka pintunya perlahan dan menampakkan wajahku di hadapan dr Valencia
“ selamat pagi dr ? kabar anda baik ? “ tanyaku basa basi seraya mengambil kursi terdekat dan duduk di hadapannya “ maafkan aku yang menghilang tanpa member kabar pada anda “
“ Pacarmu datang kemari beberapa waktu yang lalu .. dia yang mengijinkanmu .. jangan kuatir “
“ Max ? “
“ ya .. anak tunggal keluarga Tjandra .. aku sudah membaca artikel tentang kalian Freya .. dia terlihat lebih tampan daripada di dalam artikel yang ku baca “ kata dr Valencia tertawa renyah
“ dia menyuruhku untuk menyerah namun aku memutuskan untuk terus berusaha dr .. “ kataku serius
“ Freya .. sesuatu yang kau paksakan tidak akan baik .. kau tahu penyakitmu tidak dapat diobati dengan ilmu medis darimanapun .. dia bukannya melarangmu dia hanya ingin memberikan alterrnatif untuk mu .. cobalah berfikir dengan kepala dingin dan memcerna apa maksud tersembunyi dari perkataanya .. “
“ aku tak mengerti dr Valencia .. ‘ tanyaku bingung
__ADS_1
“ kiu tak harus memegang pisau bedah di tanganmu .. tak harus menjadi dr bedah bagaimana dengan dr Anak .. selama disini kau banyak membantuku di ruang anak sebagai dr Anak .. bagaimana menurutmu ? “
Akuterdiam beberapa saat dan mulai mencerna semua yang dikatakan oleh dr Valencia dan semua yang telah aku lalui selama berada di tempat ini