
“ apa yang kau lakukan Nathan ? “ kataku mendorongnya untuk menjauhkan dirinya dari diriku
dengan kesal . Aku terus menatap Max yang berjalan kea rah kami dengan tenang dan melewati nya begitu saja .. santai dengan kaleng minuman di tangannya .. Nathan mengabaikan Max dan memegang lenganku dengan cepat
“ Ada yang ingin ku katakan padamu, Freya .. ikut aku .. “ Aku menatap dengan aneh wajah Nathan yang sumringah . Nathan kemudian menarik lenganku .. memaksanya mengikuti langkahnya kembali ke balkon tadi . Aku mengikutinya dengan tergopoh gopoh mengimbangi langkah kakinya yang lebar menengok kea rah belakang .. terlihat jelas punggung Max yang lebar . Max mengabaikanku dan Nathan namun dia menghentikan langkahnya , terdiam dan aku meninggalkannya ..
Nathan memaksaku duduk di sofa yang berada di sana . dia duduk di sebelahku dan mencengkeram bahuku dengan kedua tangannya erat . memaksaku kembali memandanginya dengan kedua mataku
“ Freya .. aku sudah bicara dengan kakek dan di depan Mr. Albert bahwa aku akan menikahimu .. aku melamarmu .. dan aku berjanji akan membuat pesta pernikahan yang indah untuk kita dengan gaun berwarna putih .. kau akan terlihat cantik , Freya … “
Aku lama terdiam mendengar ucapan Nathan yang diucapkannya dengan tiba tiba dari mulutnya untukku..
“ kenapa .. kenapa kau melakukan itu , Nath .. bahkan kita tak memiliki hubungan special selain kau adalah sahabat kakakku dan aku adalah adik dari sahabatmu?” tanyaku bingung
“ kau sepertinya tak perlu menahan dirimu lagi, Freya .. aku sudah membaca buku harianmu . kata
demi kata untukku , bahkan banyak puisi yang kau tuliskan untukku .. membuatku sangat bahagia … “ kata Nathan panjang lebar
“ kau sepertinya salah paham , Nath .. “ kataku berusaha menjelaskan
__ADS_1
“ maafkan aku Freya .. aku tak memahami perasaanmu selama ini , kau memendamnya untukku . aku
akan menebusnya mulai saat ini .. “
“ Nath.. dengarkan aku .. itu hanyalah masa lalu .. aku tak tahu dari mana kau mendapatkan buku harianku .. ahhh aku ingat aku menyimpannya di perpustakaan di rumah kebun diantara buku novel using . kau mungkin menemukannya .. namun, saat ini .. itu hanya masa lalu dan aku sudah melupakannya .. “
“ Aku tahu, Freya .. sebagai seorang wanita bangsawan .. terlalu memalukan jika kau harus mengungkapkan cintamu duluan . tak apa .. tak perlu kau ungkapkan Freya .. aku mengerti sekarang .. “ kata Nathan antusias
Dasar buku harian sialan .. kenapa dia harus tahu tentang buku itu sih .. kenapa ngga aku bakar aja itu buku .. ahhhh .. aku pun sudah melupakannya .. dan .. karena aku melupakannya itu membuat masalah baru untukku ..
Aku memandang mata Nathan .. mata yang penuh harapan . Aku terdiam dan tak dapat berkata apa
– apa ketika Nathan menceritakan tentang rumah di Australi yang sudah dia beli untukku dan rencana bulan madu yang mewah . Nathan anak tunggal , ayahnya adalah pemilik bisnis transportasi yang terkenal . Kepalaku mendadak pening .. memikirkan bagaimana caranya keluar dari situasi ini . Namun, saat aku tersadar
“ Aku mengagetkanmu, Maaf .. “ kata Nathan dengan cengirannya yang khas ..
Aku berdiri dan ingin melarikan diri darinya
“ Aku akan kembali ke ruangan kakek , Nathan .. kita bahas ini di lain waktu .. “ kataku berbalik dan meninggalkannya .. Namun, Nathan meraih kembali tanganku . membuatku jatuh terduduk lagi di sofa . Nathan mendekatiku dan membelai rambutku . aku merasa sangat tidak nyaman dengan ini .. namun, apa yang harus
__ADS_1
ku lakukan ?
“ hei .. hei .. apa aku mengganggu kalian yang sedang berpacaran? “ kata Max bersandar di tembok
“ oh ,. Max .. aku akan ke kamar kakek sekarang “ aku memanfaatkan kesempatan itu dan kabur .. aku meliriknya sekilas , dia memasang wajah keras nya lagi. Wajah yang mengerikan .. dengan cepat aku kembali ke kamar kakek .
\~\~\~
Jauh di belakangku .. Max berjalan kembali ke ruangan kakek dan Nathan pun mengekor di belakang
Max menyusulnya dan berkata dengan suara datar
“ Jangan coba halangi pernikahanku dengan Freya .. kau bahkan tak punya perasaan apapun
terhadapnya .. “ kata Nathan melewati Max begitu saja yang berjalan di depannya
Max menyusul Nathan dan berdiri menghalangi jalannya berkata dengan suara berat tanpa memandang wajah sahabatnya. “ aku tak akan pernah melepaskan Freya .. jika kau merasa bisa merebutnya dariku, cobalah dan aku akan membuat segala cara agar dia bisa melupakanmu dengan mudah “
" kau tahu, Max kau seorang monster .. bahkan saat Freya memiliki ingatannya kembali dia akan meneriakimu seperti saat itu .. kau, tak akan bisa menjadi seorang yang akan di pilihnya untuk dia cintai.. ingat itu baik baik Max .. " kata Nathan dengan penuh emosional .. meninggikan suaranya walaupun tak dapat berteriak keras
__ADS_1
Max mengabaikan perkataan Nathan berjalan dengan cepat dan pergi dari tempat, dia tidak kembali lagi ke ruangan kakek .. berusaha menenangkan hatinya yang kalut .