Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 46


__ADS_3

aku kembali mengendarai mobilku menuju rumah dengan kecepatan tinggi .. aku melewati jalan tempat kecelakaan kedua orang tuaku .. menghentikan mobilku di sana . jalanan gelap di sekitar .. aku satu satunya mobil yang melintasi jalan itu di jam segini .. sudah terlalu larut . aku menyalakan sebatang rokok .. mataku menerawang melihat jauh ke dalam kegelapan malam . banyak hal yang kupikirkan .. banyak hal yang berkecamuk di dalam kepalaku . membuang rokok yang masih separuh kuisap dan masih menyala memberi penghormatan pada dad . aku harus bergegas menemui kakek . . aku memasukkan persneling mobil dan bersiap melaju sampai ada suara keras di belakang ..


" PRANG !!! " kaca mobil sedan milikku bagian belakang pecah .. ada orang yang sengaja melemparkannya ke arah mobilku .. tak berapa lama disusul suara " DUKKK " yang keras . ada yang melemparkan sesuatu yang lain ke mobilku lagi . ini sungguh tak bagus .. benar benar sudah tidak kondusif . ada seseorang yang dengan sengaja ingin mencelakai ku . aku menginjak pedal gas dengan panik .. tapi tiba tiba seseorang menyorotkan lampu jauh tepat di depan mobilku . aku berusaha menutupi cahaya nya dengan punggung tangan .. lalu seseorang menggedor pintu kemudi dengan kasar . seorang pria dengan tubuh besar dan kekar .. rambutnya yang panjang dan terikat terlihat berkibar tertiup angin. sayangnya aku tak bisa melihat wajahnya karena sorotan cahaya yang membuat mataku silau . aku melihatnya berusaha memecahkan kaca pintu di sebelahku dan " PRANK !!! "


aku tak dapat berfikir dengan jernih . ku pacu mobilku .. memindahkan perseneling dengan cepat dan menginjak gasnya dengan sembrono . aku berusaha mengindari cahaya di depanku yang semakin dekat sambil berusaha melihat ke belakang dari kaca spion samping.. tapi sia sia wajahnya tak terlihat dengan jelas. aku kembali menatap ke depan berusaha menyipitkan mataku untuk melihat dengan jelas apa yang ada di depanku dan berusaha untuk menghindar tapi tiba tiba " BRAKKK!!! " aku menabraknya .. sebuah sepeda motor dengan body yang besar terguling terjatuh, aku tak perduli aku pergi dengan cepat dari tempat itu menuju ke rumah . mengutuk di sepanjang perjalanan kenapa areal rumahku sudah tak aman lagi


aku sampai di rumah selanjutnya dengan selamat, memarkirkan mobilku dengan sembarangan di taman depan . biar saja biar di pindahkan supir besok paginya . aku segera berlari dan melompat masuk ke dalam rumah .. membuka pintu depan dengan kasar .. aku menuju dapur mengambil minum dan meneguk isinya dengan tak sabar. berusaha mendinginkan kepalaku dari kejadian yang baru saja terjadi .. tapi,. " PRANGGG !!! " lagi lagi suara pecahan sesuatu . aku berjenggit kaget trauma dengan apa yang baru saja terjadi


" Tuan Kecil .. " bibi Ann menjatuhkan nampan berisi mangkuk dan gelas


" bibi belum istirahat? "


" Tuan kecil kenapa .. itu .. itu .. " katanya sambil menutupi mulutnya yang menganga dengan tangannya


" itu apa bi .. '? "

__ADS_1


" darahh .. " bibi ann tak dapat melanjutkan ucapannya


" darah ? apa si bi? "


aku berjalan mendekatinya


" duduk tuan .. akan saya obati "


aku terpaku kebingungan .. sampai sesuatu terasa perih di pelipisku .. aku memeganginya .. terasa lengket di tanganku .. aku melihatnya .. itu darah .. seperti yang bibi Ann bilang


bibi Ann menghilang .. sepertinya beliau menuju ruang keluarga tempat kotak p3k berada . aku menyeka kepalaku dengan handuk yang kuisi dengan es . darahnya mengecap di handuknya berwarna merah ..


" Tante .. belum istirahat? " tanyaku basa basi sambil menyeringai padanya


" Tante baru saja selesai berbincang dengan kakek .. tante ingin pesan ke bibi Ann untuk membawakan teh ke kamar tante... sini tante yang bersihkan lukamu "

__ADS_1


aku berpindah duduk di depan kursi rodanya .. menyeringai ketika Tante Yeni mengobatiku . bibi Ann mengambil es dan membungkusnya dengan handuk kecil berwarna putih . beliau melakukannya dengan cepat


" kemana Bibi Mary? "


" beliau pulang untuk sementara waktu , Arthur .. anaknya sakit keras ." kata Tante yeni menerima Antiseptik dari tangan Bibi Ann yang di tuangkan ke atas saputangan berwarna putih . " kau kenapa Arthur? " tanya nya sambil menyeka lukaku . sebenarnya aku ingin melakukannya sendiri tapi aku tak tega melihat ketulusan Tante Yeni


" ada seseorang yang menghadang ku di jalan, Tante ..mereka sangat berbahaya . berusaha mencelakakan ku .. mereka bahkan merusak kaca jendela mobilku "


tante Yeni meletakkan antiseptik di tangannya ke atas meja dan termenung kaget


" apa itu orang suruhan Joseph? "


" akan ku cari tahu besok , tante .. aku akan berganti pakaian dulu .. dan aku akan istirahat . aku lelah .. maaf , permisi "


aku kembali ke kamarku ..memghindari Tante Yeni .. semenjak kejadian di rumah sakit waktu itu saat aku berumur 10 tahun yang tak dapat ku lupakan .. aku berusaha sebisa mungkin menghindari beliau. tapi kurasa akhir akhir ini , dia sudah lebih bisa mengendalikan dirinya .. mungkin karena dokter baru itu ..dokter muda yang sungguh efektif . direkomendasikan langsung oleh pak Robert

__ADS_1


aku memegangi pelipis kepalaku .. lukanya terasa nyut nyutan dan mulai bengkak . aku memutuskan menunda pertemuanku dengan kakek . masuk ke dalam kamarku dan berganti pakaian yang ternyata sudah bersimbah darah .


aku duduk di tepian jendela menaikkan kedua kakiku , menekuknya dan aku bersandar di balkonnya . sambil masih memegangi handuk berisi es yang ku bawa dari dapur . aku mengingat kejadian yang baru saja terjadi .. mungkin kepalaku terkena pecahan kaca yang di lakukan preman itu tepat di samping kanan tempatku memegang kemudi .. tapi, siapa mereka apa benar orang suruhannya Joseph .. aku sedang mengusut kematian kedua orang tuaku dan menemukan nama itu siapa sebenarnya orang itu . kenapa punya pengaruh kuat diantara preman preman seberapa kaya nya dia sanggup membayar semua itu . aku sibuk bertanya tanya


__ADS_2