Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 52


__ADS_3

" aku berjalan di dalam kegelapan menuju sebuah ruangan gelap dengan cahaya remang remang yang masuk dari celah celah bangunan yang mulai rusak . aku memandang berkeliling kembali dimana aku .. aku berjalan perlahan .. ada beberapa ruangan di sisi kanan kiri jalan yang ku lalui .. pintunya sudah lapuk aku membukanya .. "


aku membuka mataku . memandang ke arah langit langit kamar yang jauh di atas sana . itu tadi mimpi , mimpi yang terus berulang ulang . ada rasa yang hilang di dalam diriku seperti lubang yang dalam menusuk ke dalam hati . aku merasa sangat takut . aku memanggil Sani


" ada apa nona ? " Tanya Sani wajahnya terlihat sangat mengantuk . aku membangunkannya di tengah malam


" Temani aku Sani , aku bermimpi buruk sudah seminggu ini .. mimpi yang sama dan terus berulang ulang .. aku ga tau kenapa aku terus bermimpi hal yang sama .." kataku sambil bersandar di ranjang ku yang besar dan terasa 4x lipat lebih besar karena aku merasa sangat ketakutan .


" mau saya buatkan segelas coklat panas nona? "


" iya sani .. maaf mengganggumu malam2 tapi temani aku " kataku manja


sani membungkuk dan berlalu .. tak berselang lama dia datang dengan segelas coklat panas diatas nampan perak . asap nya terlihat mengepul keluar dari dalam gelas . baunya sangat enak aku duduk dengan tegak bersemangat menerima gelas nya yang berwarna biru terang .


Sani duduk di tepian ranjang setelah ku suruh , tapi kulihat Sani sangat lelah .. mungkin ini hari yang berat baginya

__ADS_1


" tidur bersamaku Sani, . jika kau merasa ngantuk "


" eh, tidak nona .. "


" aku ga papa .. " aku membuka selimutku .. mempersilahkan Sani untuk ikut masuk ke dalam selimut . aku tidak benar benar mengenal Sani


Sani anak manis bertubuh semampai dengan pinggang yang ramping .. baju seragam pelayan sungguh pas di tubuhnya yang kecil . rambutnya yang berwarna coklat diikat ekor kuda . tatapan matanya selalu tampak waspada, tenang namun penuh kelembutan di sana . Sani anak yang baik dia terlihat masih muda dan pintar . tak banyak kata kata yang keluar dari mulut manisnya kulitnya putih dan halus . dia juga tak banyak memprotes apapun yang ku perintahkan .. dia selalu menemaniku dan melayaniku dengan segenap hati ..dan aku .. aku menyayanginya seperti adikku sendiri . dia salah seorang yang sangat berarti bagiku saat ini


aku memandang Sani yang berdiri mematung di sebelah tempat tidurku .. tatapan matanya memandang kearah karpet bulu berwarna merah di pinggir tempat tidurku . aku bergerak kearahnya .. memegang pergelangan tangannya yang kecil dan ramping. menariknya dengan paksa agar duduk terjatuh di kasur . aku tersenyum lebar ..


" tapi nona .. tapi .. "


" sudahlah .. sekarang aku mau tidur ceritakan padaku sebuah cerita "


" cerita? " kata Sani duduk di sebelahku .. kakinya masih berada di pinggir tempat tidurku .

__ADS_1


" naikkan kakimu Sani .. " kataku kesekian kalinya


Sani mengikuti kata kataku dengan perlahan menaikkan kakinya ke atas tempat tidur . dan memasukkan kakinya ke dalam selimut


" nona maaf saya merasa tak nyaman " katanya sopan


" dulu aku selalu dilarang oleh kakekku " kataku menyandarkan kepala di atas bantal . aku dalam posisi tidur .


" aku punya seorang teman .. anak dari bibi pengurus rumah . suatu hari .. saat kami main bersama .. kakek pulang dan marah besar . kami dilarang bermain bersama " aku memejamkan mataku sejenak untuk melanjutkan kata kataku


" setelah itu .. dapat dipastikan .. tak ada lagi yang mau mendekatiku bahkan bibi tukang masak di dapur belakang tak berani memandang wajahku.. kakek .. dia tak pernah tahu betapa aku menderita dalam kesepian ini .. maka dari itu ,Sani untuk saat ini.. jadilah temanku walaupun hanya sebentar aja ,. "


aku tak memandang Sani . aku memejamkan mataku .. menahan rasa perih di hati ini


" ceritakan sesuatu Sani .. aku mengantuk .. alihkan otakku dari semua mimpi burukku "

__ADS_1


Sani memandangku sejenak dan mulai bercerita .. cerita tentang dirinya ...


__ADS_2