
Aku terbangun ketika suara alarm di handphoneku berbunyi . merogoh saku jaket yang tertimpa
tubuhku sendiri .. bahkan aku melupakan nya .. melepas jaketku sendiri .. aku mematikan Alarm nya .. mengecek handphone sebentar .. cahaya nya membuat mataku terasa pedih .. aku menguceknya dengan ujung jari .. kemudian teralih dengan bau sedap makanan enak yang mendadak membuat perutku keroncongan .. aku melewatkan makan malam semalam .. bahkan aku tak mengingat makan siang .. aku mengucek ucek mataku lagi .. terasa berat dan bahkan kurasa mataku sudah sangat membengkkak luar biasa dari semalam . aku mengecek kembali ponselku .. jam 7 pagi .. alarm yang berbunyi adalah waktu kunjungan dr Abraham atau dokter
senior setiap pagi . Aku menyetelnya agar saat mereka dating tak mendapatiku dalam keadaan yang memalukan karena tertidur di ruangan .
__ADS_1
Aku memaksa membuka mataku dan menengok ke sebelah kiri , mataku terbelalak kaget .. Max .. dia tidur di sebelahku .. tidurnya sangat tenang .. masih memakai setelan kerjanya .. tidurnya menghadap ke arahku dengan lengan yang masih terlipat di dadanya . dia tidur diatas selimutku .. yang membuatnya kedinginan sepanjang malam .. kakinya tertekuk dan sepatunya dilepas begitu saja dan berserakan di karpet dalam
ruanganku . aku terbangun dan melihat kea rah kananku .. sarapan sudah tersedia .. sandwitch daging dengan susu hangat .. aku menjatuhkan diriku di ranjang .. itu berarti pelayan sudah masuk dan melihat kami .. aku menutupi wajahku dengan bantal .. betapa malu nya aku .. apa yang akan mereka pikirkan .. aku melirik pintu kamarku yang sudah tertutup .
Aku menyingkirkan kembali bantal berwarna pink ini dan berusaha melupakan semuanya . semua sudah terjadi dan akan kuhadapi wajah wajah para pelayanku hari ini. Aku akan benar benar menikmatinya bahkan hanya untuk beberapa atau hanya satu jam kedepan . Aku kembali merebahkan diriku .. menatap Max yang tertidur dengan tenang di depanku .. aku berusaha mengingat setiap inci wajahnya yang tak pernah ku teliti dari
__ADS_1
Untungnya aku memejamkan mataku saat Max tiba tiba bergerak .. dia terbangun dengan cepat . mungkin kaget karena terbangun di kamarku . Aku mengintip dan melihatnya duduk membelakangiku . membenamkan tangannya sebentar di wajahnya .. kali ini aku benar benar mengkhawatirkannya , Max terlihat tertekan .. dan aku teringat apa yang ku lihat di tempat parkir .. dia sangat marah .. mungkin malam itu bukan hanya aku saja yang merasa frustasi . Max berbalik .. aku buru buru memejamkan mataku pura pura tidur .. aku tak tahu apa yang dia lakukan namun tiba tiba aku merasa dia menempelkan tangannya di keningku , membelai rambutku perlahan dan beranjak pergi . Aku membuka mataku dan memegangi tangannya .
“ Jangan pergi ,.. “ kataku tanpa membuka mataku karena tak ingin melihatku dalam keadaan mata besar seperti kodok . itu sangat memalukan .. Max tertawa , dan kemudian berkata
“ Aku harus membersihkan diriku Freya,, sejak kapan jadi anak manja ? aku tak akan kemana mana .. aku janji . kita akan mengunjungi kakek bersama .. bersiaplah “
__ADS_1
Aku melepaskan tanganku .. mengintipnya dan melihatnya berlalu dari kamarku . seketika entah kenapa aku merasa kegirangan .. wajahnya yang tampan yang semalam tidur bersamaku terbayang terus di mataku .
Aku mengirim pesan ke bibi Jo agar membawakanku kompres dan obat mata agar menghilangkan bengkakku dengan cepat .. sepertinya Max harus tahu apa yang terjadi padaku . aku tak ingin membuatnya khawatir .. menangis tanpa sebab.