Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
Episode 110


__ADS_3

            Semua orang sudah berkumpul di ruang keluarga .. Mr Albert bersiap membacakan surat wasiat kakek . Aku akhirnya memutuskan untuk bersiap dan turun ke bawah walaupun ini sudah terlambat. Tapi mungkin aku bisa mendengar beberapa bagian terakhirnya ..


            Aku menapaki tangga menuju lantai satu . Rumah ini tidak seluas rumah mewah Max yang memasukkan separuh lapangan bola di dalam rumahnya dan mempunyai taman labirin di depan rumahnya . Rumah


kebun ini mungkin hanya seperempat bagian dari rumahnya .. namun rumah ini memiliki kebun yang sangat luas . bahkan bisa dibilang .. bukit ini semua milik kakek ..


            Aku mendengar dengan jelas suara Mr .Albert yang berat , namun aku tak mampu melangkahkan kakiku lagi saat aku mendengar dengan jelas Mr Albert yang sedang membacakan wasiat tentang diriku


            “ Freya .. dia akan mewarisi sebagian kebun dan pabrik yang akan di berikan rinciannya oleh asisten saya


besok dalam beberapa dokumen yang akan beliau tandatangani .. Tuan Brawijaya berpesan jika nona Freya ingin mewarisi semua asetnya dia harus menikah sebelum berusia dua puluh lima tahun . jika dalam batas waktu yang di tentukan nona Freya belum menemukan pasangannya , semua harta akan disumbangkan .. untuk itu Tuan Brawijaya sudah menyiapkan dua kandidat untuk nona Freya .. Mr Hadiwijaya .. “


            “ Sebentar Mr Albert … “ suara Arthur seketika meledak di dalam ruangan “ Apa apaan ini .. Nathan .. kenapa kau tiba tiba menjadi kandidat dan ikut campur dalam pernikahan Freya ?  jelaskan padaku sekarang “ Arthur bangkit dan mendekati Nathan


            Aku masih bersembunyi di belakang dinding .. tak ada yang menyadari keberadaanku saat ini , bahkan aku menekuk tanganku di dada dan menempel pada dinding .. kertas dindingnya yang mulai usang menempel jelas di atas gaun malam yang ku kenakan tanpa jaket .


            “ Anda harus menahan emosional anda Mr Brawijaya ..” kata Mr Albert dengan tenang seakan tahu jika hal ini pasti terjadi “ Saya akan menjelaskannya .. “


            Arthur kembali ke tempat duduknya . wajahnya memerah dan seisi ruangan terdiam .. ada hawa tak mengenakkan disana . semua orang menunggu dengan tegang apa yang akan di katakan Mr Albert pada seluruh orang yang hadir disana .

__ADS_1


            “ Tuan Brawijaya menyetujui lamaran yang diajukan Mr Hadiwijaya kepada beliau ketika beliau di rumah sakit . Setelah Mr Hadiwijaya pergi.. saya dan Tuan Brawijaya mendiskusikan hal ini karena .. sebelum Mr Hadiwijaya mengajukan lamarannya .. Mr Tjandrawijaya telah lebih dulu mengajukan lamaran pernikahan jauh sebelum Tuan Brawijaya sakit parah . saat itu tuan Brawijaya ingin mendiskusikannya terlebih dahulu dengan nona Freya .. namun .. kondisi beliau memburuk dengan cepat . “


            Kakiku mendadak gemetar dan tak mampu lagi menopang berat tubuhku .. Apa apaan dengan semua ini . Apa maksud kedua orang itu yang sama sekali melakukan sesuatu di belakang punggungku dan sama sekali tak mengkonfirmasi apapun padaku . Aku merosot dan duduk di anak tangga ketika salah satu pelayan datang dan menyadari keadaanku yang mencurigakan .


            “ nona .. anda baik baik saja ? “ katanya sambal berusaha membantuku berdiri dari tempatku saat ini . Aku


menempelkan telunjukku di depan mulut mengisyaratkan padanya agar diam .


            Ruangan mendadak panas ketika Arthur tiba tiba menggebrak meja dengan keras


            “ Apa apaan kalian berdua . siapa yang mengijinkan kalian untuk menikahi adikku? Aku mengijinkan kalian datang kemari … kuundang dan mengajak kalian kerumahku bukan untuk membuat otak kalian akan memangsa adik kesayanganku satu satunya . Mr Albert .. aku sangat tidak menyetujui gagasan ini “ kata Arthur murka


            “ Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan Tuan Brawijaya , Mr Brawijaya …” kata Mr Albert lagi .. Mr Albert memanggil kakek dengan sebutan tuan dan memanggil Arthur dengan sebutan Mr . Karena Arthur sudah resmi menjadi penerus keluarga Brawijaya semenjak kepergian kakek


            “ Bagaimana mungkin kakek dengan mudahnya .. astagaaaa .. aku tak menyangka kalian teman temanku .. berlaku seperti ini padaku .. “ katanya .. Arthur mondar mandir di dalam ruangan dengan tak sabar . tangannya memijit keningnya perlahan dan wajahnya memerah “ Aku ingin mendengarnya .. Mr Albert apa alasan kakek .. umur Freya tak lama lagi dua puluh lima tahun . sudah tak ada banyak waktu yang dia punya kecuali dia memang


mau menyumbangkan semua hartanya .. “


            “ Pertama .. Tuan Brawijaya melihat bahwa Mr Hadiwijaya adalah anak tunggal yang akan mewarisi perusahaan ayahnya .. Tuan Hadiwijaya yang merupakan perusahaan transportasi terkemuka di dalam

__ADS_1


dan luar negeri . jadi , Mr Hadiwijaya tak mempunyai alasan untuk menguasai harta yang akan di wariskan kepada nona Freya . Kedua , Mr Hadiwijaya adalah teman baik Mr Brawijaya sendiri . Tuan Brawijaya telah melihat dan


memperhatikan kalian semenjak kalian remaja .. dan ketiga, ketika melamar .. Mr Hadiwijaya memberikan alasan bahwa nona Freya menyukainya semenjak lama .. dengan itu Tuan Brawijaya mempertimbangkan lamaran tersebut dan memasukkan Mr Brawijaya agar menjadi kandidat dalam menjadi pasangan Nona Freya .. “


            Arthur menjadi semakin gusar dengan penjelasan Mr. Albert . menatap Nathan seakan ingin melahapnya


            “ Lalu kenapa kakek juga masih mempertimbangkan Max ? bukankah dia kandidat utama karena Freya dan Max sudah bertunangan … “


            “ Beberapa alasan dapat memberatkan Mr Tjandrawijaya .. beliau adalah kandidat paling baik yang di inginkan Tuan Brawijaya namun , fakta masa lalu, latar belakang Mr Tjandrawijaya dan tentang diri pribadi Nona Freya membuat Tuan Brawijaya menimbang kembali memikirkan kebahagiaan nona Freya .. “


            “ Aku akan membahagiakan Freya , James .. percaya padaku . Aku bukan orang yang akan di benci oleh Freya .. tidak mempunyai masa lalu kelam dan temperamen menyebalkan seperti Max “ kata Nathan


            “ Diam kau Nath .. sialan kau .. selama ini kau mengincar adikku .. di mataku kau punya kekurangan karena selama ini yang kutahu kau mengejar Alleya .. dan aku tahu betapa playboy nya kau .. aku tak akan menyerahkan adikku dengan mudah “ katanya menunjuk ke depan wajah Nathan


            “ Aku yang akan memutuskan kak , siapa yang akan aku pilih .. aku menyetujuinya Mr . Albert .. Aku tahu .. tak ada gunanya berdebat lagi , karena itu adalah surat wasiat kakek “


            “ Freya …. “ Arthur berbalik dan menatapku yang berjalan memasuki ruang keluarga, mengabaikan semua orang yang menatapku dengan tatapan aneh yang tak dapat ku artikan lagi .


            “ Dan .. disini , akan ku jelaskan pada semua yang hadir … aku .. sudah mengingat semua hal yang terjadi di masa lalu .. aku mengingatnya sekarang “ . kataku tajam

__ADS_1



__ADS_2