Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
Episode 129


__ADS_3

MAX DIANDRA TJANDRAWIJAYA


          Udara dingin di kota Hongkong malam ini . Aku pergi bersama Sofia .. akhir tahun terasa sangat panjang dan menyiksaku .. teringat saat aku harus menghindari Freya dan berada di Amerika  .. Akhir tahun adalah ulang tahun nya .. Aku selalu terbang kembali ke Indonesia .. meletakkan hadiahku untukknya di buffet sebelah tempat tidurnya .. menatapnya atau bahkan sekedar membelai rambutnya kemudian aku akan berangkat kembali dengan penerbangan tercepat .. AKu selalu melakukannya setiap tahun dan memberi tahukan kepada pelayan agar jangan mengatakan pada Freya jika aku melakukannya sendiri .


          Julius sering mengomeliku dengan semua hal yang ku lakukan .. AKu bisa saja menyuruh orang yang berada di kantorku untuk mengirimkan hadiah yang mahal untuknya .. namun, aku merindukannya .. sangat merindukannya hingga seluruh urat dan nadi di tubuhku ikut merasakannya bagaimana sakitnya saat aku harus meninggalkan orang yang paling aku inginkan di dunia ini . aku bahkan tak merasa lelah .. semua itu hilang saat aku melihatnya .. tidur dengan tenang dan terlihat damai . Aku selalu mendengar kabarnya dari orang lain dari orang yang ku sewa untuk memberikan informasi padaku bagaimana keadaannya .. dan saat akhirnya aku tahu


perasaannya yang tersakiti selama ini .. aku ingin membuatnya terus berada disisiku .. aku ingin menikahinya bagaimanapun caranya .. aku ingin menebus semua kesalahanku .. semua yang aku lakukan karena telah menyakitinya


           Aku menyesap kopiku dan kembali ke meja kerjaku saat telepon selulerku berbunyi . Aku tak mengenal nomornya .. aku mengangkatnya dengan enggan .. namun betapa terkejutnya aku saat Sani yang berbicara di ujung sana


            “ Halo Tuan Tjandra ?"


            “ Ya .. “


            “ Saya Sani tuan .. “


            “ Sani? Kau menelepon dengn telepon rumah? Kemana ponselmu?”


            “ Tak ada sinyal di sini tuan .. saya menggunakan telpon klinik di ruangan dr Valencia “


            “ Apa yang mau kau sampaikan Sani .. apa terjadi hal buruk dengan Freya ? “


             Sani menceritakan bagaimana kondisi Freya di sana ketika ada seorang pasien , seorang anak kecil yang mempunyai luka dan harus di tangani secara intensif ..  Aku menghawatirkannya

__ADS_1


             “ Tuan .. tuan .. apakah anda masih disana ?”


             “ Ya sani .. maaf , roaming .. “ kataku beralasan


             “ saat ini nona sudah tenang .. saya ingin meminta bantuan anda tuan agar mengirim seseorang untuk menjemput nona .. nona tinggal di tempat yang kurang layak dan itu membuat saya sedih, tuan “


              “ Jagalah Freya jangan melepaskan pandanganmu walau sebentar .. Aku akan mengurusnya .. “


                Telepon terputus dan aku menggenggam ponselku dengan kedua tangan dan menyandarkan


kepalaku pada kepalan tanganku .. aku berfikir .. Aku kemudian menelepon Sofia di saluran 5 . ruang sekertaris yang letaknya disebelah ruangan ini untuk mencarikan tiket penerbangan tercepat hari ini


               Sofia menerobos masuk kedalam ruang kerjaku dengan tergesa gesa dan meletakkan kedua tangannya di meja kerjaku membuat tubuhnya membungkuk di hadapanku


               “ Apa maksudnya kau akan kembali ke Indo besok ? “


               “ kau tak bisa melakukan ini , Max kau tahu besok kita harus rapat dengan para pemegang saham .. ini rapat penting tentang kelangsungan perusahaan kita “


               “ Kau bisa mewakiliku Sofia .. kau sama kuatnya dengan keputusanku . itu gunanya aku mengajakmu kemari bukannya Julius “


               “ Julius sudah kembali ke indo hari ini .. “


               “ harusnya dia ke Hongkong .. tapi aku mempercayai kemampuanmu Sofia dan aku menyuruhnya kembali ke Indo setelah pekerjaannya di kantor cabang kita beres “

__ADS_1


               “ aku tak percaya ini Max .. kau bukan orang yang akan lari dan meninggalkan semua dengan sangat tidak bertanggung jawab , Max .. “


              “ Plis Sofia .. aku tak butuh berdebat dengan mu saat ini . bawakan apa yang kuminta “


                Sofia berdiri dan memperlihatkan ponselnya padaku


              “ Tak ada penerbangan mala mini .. penerbangan pertama besok jam 5 pagi “


              “ Aku ambil .. “ kataku berdiri dan mengambil mantel milikku dan meninggalkan Sofia , kembali ke apartemenku untuk bergegas mengemasi barang barangku


              “ dia sudah dewasa Max .. dia bisa mengurusi dirinya sendiri .. “ kata Sofia menghalangi jalanku “ Perasaanmu hanya sebatas kakak dan adik , jangan membodohi dirimu sendiri dengan menganggapnya kau mencintainya .. jadi serahkan  semua pada Julius .. “ kata Sofia seraya memegangi Jas luaranku dan menelusuri


kancingnya ,, merapihkannya .. dan tangannya membelai wajahku


              “ Singkirkan tanganmu Sofia .. aku menghargaimu sebagai partner bisnisku .. “ kataku tanpa memandang ke arahnya


              “ Lihatlah aku Max .. aku .. disini yang selalu setia bersamamu membangun bisnis ini , dan aku selalu menjaga hatiku untukmu .. lihatlah aku .. “ katanya dan tangannya di kalungkan ke belakang leherku .. dia berniat ingin menciumku


              “ lupakan aku Sofia , aku bukan orang yang pantas bersamamu .. hatiku .. entah ini perasaan kasih sayang kakak dan adik .. atau perasaan cinta .. biar aku yang mengaturnya .. aku akan melupakan kejadian ini .. kerjakan saja pekerjaanmu .. dan jangan ikut campur urusanku “


               Aku melepaskan diri darinya dan pergi meninggalkannya begitu saja . Tak ada waktu bagiku untuk memikirkan apa yang baru saja terjadi . aku hanya focus .. ingin sampai secepatnya ke indo


                Aku berada di jalanan padat kota metropolitan ini . memandang orang yang lalu lalang, pohon pohon yang dihiasi aneka lampu berwarna warni .. Aku berjalan kaki menuju apartemenku yang hanya berjarak dua blok dari sini .. wajahku membeku .. aku tak menonton berita perkiraan cuaca hari ini .. aku berharap

__ADS_1


salju tak membuat penerbangan menjadi terhambat .. Aku sampai di loby apartemenku dan memandang sekali lagi , pohon natal yang besar berada di sana .. Aku mengingat Freya .. dia pasti akan menyukai hal ini. Dia tak pernah jalan jalan keluar negeri .. dia .. selalu terkurung dengan keadaan , dengan kekayaan , dia tak pernah benar benar hidup dan bermasyarakat . dan aku .. dengan kekhawatiranku .. aku melakukan hal yang sama dengan kakek , memberinya rumah mewah .. kekayaan .. uang yang tak terbatas .. tapi, tak pernah memberikannya


kasih sayang .. Aku menyesal dan akan melakukan banyak hal untuk menebusnya . aku tak ingin menjadi orang bodoh yang akan mengulang kesalahan berulang kali .. Aku rela menukar semua ini untuk kebahagiaannya


__ADS_2