Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 34


__ADS_3

MAX DIANDRA TJANDRAWIJAYA


aku sudah mempersiapkan segala keperluan pesta.. brossing .. bertanya pada Julius bagaimana cara menyenangkan hati wanita , dan apapun aku lakukan.. aku ingin pesta pertunangan ku dan Freya berjalan sempurna .


" Max .. Max .. lihat muka mu tu kusam banget .. " aku ga menjawab pertanyaan Julius yang menyerbu masuk ke ruangan ku , berpura pura sibuk dengan dokumen dokumen ini padahal otakku sedang berada di tempat lain . aku mempersiapkan banyak orang terbaik untuk menjadikan Freya sempurna ... sempurna di mataku dan para relasi , terutama media yang akan heboh membahas tentang kami .


" Max .. hei Max .. gimana kalau kita makan siang .. ayohlah bro .. " Julius merangkulkan sebelah lengannya ke pundakku .. kebiasaan dia yang tak bisa dihilangkan dan aku hanya mematung tak bersemangat dengan ajakannya


" duluan aja Bro .. aku sedang tak berselera ."


" ini bukan karena tuan besar Tjandrawijaya kan? "


" pelankan suaramu Julius ini di kantor ."


Julius mendekat dan duduk di hadapanku , memelankan suaranya dan berkata padaku

__ADS_1


" seberapa benci nya sih kamu dan ayahmu itu .. akhirnya kau benar benar duduk dan mengambil alih bisnis perhotelan ayahmu yang terkenal . mencampakkan ibu tiri dan adik tiri mu .. kau memang pantas di juluki serigala es , Max "


" diamlah Julius .. orang tua tak tahu diri itu memang pantas mendapatkan hukuman atas semua yang dia lakukan padaku selama ini "


" okay okay .. aku angkat tangan .. " kata Julius beranjak pergi dari kursinya ," aku akan akan memesankan makan siang untukmu "


" thanks Julius .. "


Julius pergi suara pintu di depanku tertutup pelan . memori ku kembali ke saat penuh derita saat akhirnya aku di terima di keluarga Brawijaya .. saat itu malam .. dengan tubuh penuh luka , kakek Arthur menolongku dari ayah yang ku benci .. aku reflek menggebrak meja . tak ingin mengingat kejadian itu .. aku ingin mengatakan semua pada Freya .. bagaimana pun pada akhirnya dia harus mengetahui bagaimana tentang masa laluku


telpon berdering , aku mengangkatnya ..


" Gila kamu Max .. kamu ngebatalin pertunangan kita gitu aja .. udah siap rugi kamu ya .. "


" aku sudah punya tunangan , dia milikku lagi pula kau tahu .. selamanya .. apa yang menjadi pilihan ayahku tak akan kutepati . burung tua itu sudah tak ada lagi sekarang "

__ADS_1


" aku ga akan tinggal diam .. aku pasti balas semua ini Max .. "


" aku ga perduli apa yang akan kamu lakukan ke padaku Nadine .. kalau kau menyentuh Freya .. kau siap berurusan denganku . akan ku hancurkan semuanya hingga tak bersisa "


aku menutup telponnya .. beranjak dari kursi kerjaku dan berdiri di pinggir jendela .. melihat pemandangan di bawah dari ketinggian kantor lantai paling atas ini


hari ini semua nya melelahkan . aku mencoba menghubungi Freya . rindu ini .. tak tertahankan , tapi aku tahu hatinya bukan untukku aku tahu pandangan matanya yang berbeda saat melihat Nathan . Tapi ada rasa tak ingin merelakannya untuk orang lain sampai semua terjadi seperti ini


Freya tak menjawab telponnya . aku menelepon Afsheen . dia petugas penjaga keamanan di rumah


" afsheen bagaimana keadaan Freya? "


" sejauh yang saya lihat beliau baik baik saja . saya menjaga Nona dengan sangat dekat . beliau sangat sibuk dengan persiapan pesta, sir .."


" tingkatkan penjagaan ., kita akan kedatangan tamu yang tak diundang .. aku. khawatir pada keselamatan Freya . jagalah dalam jarak teraman namun tetap membuatnya nyaman"

__ADS_1


" baik , Sir .. "


aku menyimpan kembali ponsel nya memasukkan kedua tanganku ke dalam saku celana . aku harus mencari cara agar Freya tetap berada di sisiku dan bahagia bersamaku


__ADS_2