Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
Episode 74


__ADS_3

FREYA ALEXIA BRAWIJAYA


    Aku terkesiap beberapa saat , terdiam di depan pintu dengan kotak bekal di tanganku , aku memandang wajah Nathan yang tersenyum di hadapanku ,, bahkan sangat dekat dengan tubuhku ,, tapi, dengan cepat aku kembali ke kehidupan nyata dan aku menempelkan tubuhku pada pintu utama memberikan ruang padanya untuk masuk ke dalam rumah


    " Kau akan keluar Freya? "


    " Yah ,, emmm ,, aku ingin berkunjung ke Pabrik .. sudah lama sekali terakhir kali aku ke sana "


    " Mau kuantar? " tanya Nathan padaku


    " kau datang sendiri , Nathan? "


    " seperti yang kau lihat Freya ,,, kalau kau mau , biarlah aku antar "


      Nathan merebut bekal makan siang yang kubawa untuk Arthur ,, memaksa dirinya untuk mengantarku ke pabrik . aku mengekorinya ke mobil pribadi Nathan .. dengan gentle nya dia membukakan pintu untukku .. memastikan aku nyaman dan dia beralih ke kursi pengemudi ,dan tak lama kami sudah melaju di jalanan kecil berbatu menuju Pabrik utama


    " bagaimana kabarmu , Freya " tanyanya basa basi memecah keheningan

__ADS_1


    " seperti yang kau lihat ,, aku baik baik saja " kataku datar berusaha ramah , aku memang mengagumi Nathan . tapi itu dulu .. tidak untuk saat ini


    " aku mendengar tentangmu yang bersekolah di sekolah kedokteran ,, selamat , Freya ,, maaf aku tak bisa muncul saat kau mendapat penghargaan beberapa waktu lalu "


    " Penghargaan? bagaimana kau tahu, Nathan "


    " aku melihatnya di berita waktu aq berada di Australia ,, "


    " jadi , apa yang kau lakukakan selama ini , Nathan? "


    " patah hati ? " aku bertanya keheranan


    " kau tak mendengar beritanya , Freya ? "


    " tidak ,, " kataku singkat . aku berusaha mencerna apa yang sebenarnya dia katakan ,


    " kau mungkin terlalu sibuk belajar , Freya " kata Nathan tertawa dengan tawa khasnya yang kuingat .. tangannya menyentuh kepalaku , mengacak acak rambutku ,, pandangannya sesekali melihat ke arahku dan ke arah jalan yang tak rata yang kami lalui

__ADS_1


    " aku di campakkan ,, "


    " maksudnya ,, " kataku bingung


    " itu ,, Alleya ,, dia mencampakkanku dan kabur ke Australia di hari pertunangan kami ,, aku mengejarnya karena kurasa aku sudah cinta mati padanya, tapi, aku tak pernah menemukannya .. sampai saat ini " katanya tersenyum getir


    aku memandangnya kelihalangan kata kata  tak tahu harus menghiburnya atau bagaimana , aku hanya memandanginya dengan tatapan tak percaya


    " setelah itu .. " katanya melanjutkan " aku memilih berkeliling dunia untuk mengobati rasa sakit itu .. dan saat aku sudah benar benar melupakannya ,, aku kembali , and here we go "


    aku terdiam dan memandangi jalan dengan pikiran yang kacau , bagaimana bisa hanya empat tahun tapi, aku tak tahu banyak hal yang sudah terjadi . aku merasa bodoh


    aku memandangnya lama dan Nathan hanya melemparkan senyum manisnya padaku , untunglah, aku terselamatkan dengan sampainya kami di pabrik kakak ,, aku keluar dari mobil memandangi bangunan besar di hadapanku .. Nathan, setelah dia memarkirkan mobilnya ,, dia menggandeng tanganku dan mengajakku masuk ke dlaam pabrik


    halaman pabrik sangat luas ,, kami harus berjalan cukup jauh untuk sampai ke areal utama , pabrik ini pabrik kayu lapis ,, tempat kakak tiap hari datang untuk ngantor . karena disini banyak mesin besar . sedangkan pabrik tembakau dan teh ,, sangat jauh tempatnya .. biasanya ber puluh puluh trek mengantri untuk mengantarkan tembakau dan daun teh yang sudah panen ... karena pabrik ini yang terdekat dari rumah , maka dari itu Arthur lebih sering berada disini .. aku memandang berkeliling , melihat bangunan besar di depanku , aku tak dapat mengingat ingatan masa kecilku jadi aku akan menikmatinya saat ini , Aku, di temani Nathan yang berjalan disebelahku ... membuatku sangat besemangat


 

__ADS_1


__ADS_2